
Episode 8
"Owh...jadi nama mu framono.. Ok baiklah fram gue mau nanya sesuatu."
Bukan nya menjawab pertanyaan ranhi fram malah terdengan merintih seolah dia kedinginan padahal sekarang ini sedikit panas.
Ranhi yang tadi mau menanyakan sesuatu pada fram mengurungkan niatnya dan menoleh memperhatikan fram. Ranhi terkejut melihat fram yang menggigil kedinginan tapi badan penuh keringat. Ranhi memberanikan diri memegang dahinya ternyata fram demam, mungkin akibat luka dan kelamaan pas waktu lagi di air tepisungai tadi.
Ranhi dengan segera mengambil air hangat yang tadi dimasak nya lalu handuk kecil di tas nya. Dio melihat kepanikan ranhi yang mengambil air hangat tergesa-gesa, namun dio tidak mempermasalahkan nya dan kembali bernyanyi riang dengan yang lain menghangatkan suasana.
Ranhi dengan segera kembali ke tenda setelah mendapatkan yang dia perlukan untuk menurunkan demam fram. Ranhi perlahan mengelap keringat fram dan mengompres dasi fram agar bisa cepat turun panas yang mengakibatkan fram demam. Berulang ranhi mengompres sampai teman nya yang lain masuk ke tenda nya yang sekarang hanya ada ranhi dan fram. Mereka memang membuat satu tenda yang didalamnya terdapat ayunan yang ditingkat 3 agar mereka bisa tidur dengan nyaman dan terhindar dari hewan melata.
Ramon, Dio, eva, dan Risty masuk dan tercengang ketika mendapati ranhi yang sedang memberi kompresan dengan handuk pada fram.
"Ran kenapa dengan fram ??" eva yang sudah ada di sebelah ranhi menanyakan keadaan fram yang memejamkan mata namun menggigil kedinginan.
"Fram kena demam va, mungkin dia terlalu lama mandi di sungai." terang ranhi pada eva dan yang lain yang sudah ad di dekat nya.
"Aku bawa obat penurun demam di tas, untuk jaga-jaga" Risty menyodorkan obat penurun demam.
"Untunglah dari tadi gue udah bingung karena tidak menemukan obat penurun demam, makasih Risty."
"Iyah sama-sama, segera minum kan obat nya ran.."
"Baiklah.." ranhi mengambil air minum untuk fram lebih mudah makan obat dan demam nya bisa secepatnya turun.
Namun ketika itu juga ranhi merasa kebingungan karena fram tidak bangun dan tidak bisa minum obat meski sudah dibantu duduk oleh ranhi.
Sialnya semua teman-teman nya tidak mau bantu malah terus menyuruh ranhi meminumkan nya. Ranhi merasa jengkel dn akhirnya tanpa pikir panjang dan memperdulikan yang lain ranhi memasukan obat ke mulut nya sendiri dan meminum airnya dengan cepat ranhi memberikan obat yang ada di mulutnya ke mulut fram dan sedikit mendorong nya dengan lidah agar fram mau menelan obat dan air nya.
Semua teman-teman nya tercengang melihat apa yang ranhi lakukan kepada fram yang memberikan obat dengan lewat ciuman. Kalau dijabarkan melongo nya sampai dagu mereka terjatuh ke tanah.
__ADS_1
Sampai eva merasa kesal karena cemburu karena ranhi berani mencium sang pujaan hatinya.
"Hey...apa lo sudah tidak waras ranhi ??" eva yang kesal sampai keubun-ubun nya.
"Kenapa?? Emang nya gue salah ngasih obat sama fram?? Kalau tidak dia makin parah.." ranhi menjawab pertanyaan eva tanpa tau kesalahan nya.
"Memberi obat memang tidak salah ran, cuma caranya yang salah.." Risty menerangkan dengan lembut berharap ranhi bisa langsung mengerti.
"Yasudah gue minta maaf voy, teman-teman..tadi gue panik dan tidak tau harus bagaiman agar fram bisa minum obat sementara dia tidak mau membuka mulutnya.."
Ranhi melihat eva yang sudah cemberut memonyongkan bibirnya karena kesal. Sedangkan Dio dan Ramon hanya terkekeh dan menggelengkan kepala dengan semua kejadian didepan mata mereka. Namun berbeda dengan Risty dia meninggalkan mereka untuk tidur di ayunan nya.
"Voy..maaf gue kaga punya maksud apapun, gue cuma ingin fram bisa cepat sembuh hingga besok bisa melanjutkan prjalann dan bisa pulang dengan selamat hanya itu."
"Sudah lah ran, lo kaga usah muna..kalau suka juga gak papa asal lo jujur itu lebih baik."
"Tidak voy..bukan seperti itu..gue lebih seneng kalau lo bisa bareng fram, gue gak punya rasa apapun ko ma dia."
Seketika suasana menjadi hening, kemudian eva dan yang lain meninggalkan ranhi ditempatnya. Ranhi tertunduk merasa bingung harus bagaimana bersikap. Ketika ranhi hendak beranjak meninggalkan fram seketika langkahnya nya terhenti ketika tangan nya dicegah tuk meninggalkan nya. Fram memegang tangan ranhi setelah sadar dari demam tinggi tadi. Ranhi langsung berbalik memperhatikan fram apakah dia sudah baik-baik saja atau takutnya ada apa-apa.
"Aku sudah mendingan ranhi..tenanglah..jangan kau membangunkan singa yang sedang tidur."
"Apaa...memang nya di hutan ini masih ada singa juga ya???" ranhi menjawab begitu polos, dia kira beneran ada singa dihutan itu.
"Iyah dan singa nya ada didepan kamu sekarang yang sedang memegangi tangan mu.." fram menjawab sekenanya.
"Hadeuhhh...aku fikir singa beneran, kalo sama kamu sih ngapain musti takut?"
"Benar kamu tidak takut ??" fram beranjak turun dari ayunan dan langsung memeluk ranhi seraya menunduk dan mencium pipi ranhi dengan lembut penuh perasaan.
Ranhi terkejut sampai badan nya tegang mematung seketika itu. Dan segera memalingkan muka dari pandangan fram.
__ADS_1
"Oke..oke..aku beneran takut sekarang cepat lepaskan aku.." dengan berbisik ranhi menjawab karena takut membangunkan teman yang lain hingga dia ketahuan sedang dipeluk oleh fram.
"Diamlah sebentar saja, aku merasa kedinginan.."
"Tapi...
"Suutttttt.....diam atau aku bungkam dengan bibirku.." fram dengan seringai licik nya.
Ranhi pun hanya bisa terdiam dengan posisi nya sekarang di pelukan fram. Perlahan ranhi menyenderkan kepalanya ke dada dan membalas pelukan fram. Setelah merasa nyaman fram merenggangkan pelukan nya dan menelisik ke arah ranhi.
"Terimakasih ya sayang..tetaplah disampingku.."
"Sayang kepalamu..lepas..aku mau tidur." ranhi melepaskan diri dari pelukan fram meninggalkan nya dan segera naik ke ayunan.
Fram hanya menatap ranhi dan langsung naik kembali ke ayunan karena badan nya masih terasa lemas.
"Hisss...menyebalkan sekali orang itu..dan kenapa aku harus terjebak disini terus sihh.??"
Ranhi mendumel sendiri karena kesal kenapa terjebak dalam mimpi nya sendiri.
Tanpa terasa ranhi terlelap dalam tidur nya. Dan semua terhanyut dalam mimpi masing-masing.
............
********
Makasih banyak sayangku semua nya udah mau like dan komen novel rhe yang acak kadul 😉😉
Tapi semoga kalen semua bahagia selalu dan sehat terus ya..amin..
Aminin readers..itu do'a lhoo...
__ADS_1
Rhe mau nnya nih..pernah kaga kalian dalam mimpi terus mengalami mimpi lagi didalm impian itu ?? Kalo bingung sama pertanyaan rhe tinggalkan jejak di komen ya..wkwkwk
Yu kita masuk dalam mimpi ketika berada dalam mimpi..