Kekasih Mimpiku

Kekasih Mimpiku
Episode 22


__ADS_3

Episode 22


Fram hanya terkekeh melihat mereka berdua yang sedang berdebat, baginya itu suatu hiburan tersendiri. Fram akhirnya melerai mereka yang masih saja saling mengumpat.


"Sudahlah..kalian berdua itu berisik kapan makan nya ini??"


Sekarang terbalik ranhi dan Jordi yang menertawakan fram.


"Heiii...kenapa sekarang malah kalian yang tertawa??" fram terlihat mulai kesal.


Jordi memberikan bubur yang tadi dia beli kepada fram dan ranhi kemudian mereka pun langsung memakan nya sampai habis hanya bungkus nya saja yang tersisa.


Selesai makan malam ranhi memutuskan untuk pamit pulang, namun fram tidak mengizinkan ranhi untuk pulang apalagi sudah malam seperti itu. Meski ranhi sudah merengek dan meminta Jordi mengantar nya pulang tapi fram tetap tidak mengizinkan karena dia ingin berduaan saja dengan ranhi sekarang ini. Hingga karena kesal nya ranhi hanya duduk di sopa dengan bibir yang mengerucut.


Jordi merasa jika tuan nya ingin selalu ditemani oleh ranhi dia pun berpamitan untuk pulang.


"Tuan karena nona ranhi ada disini untuk menemani tuan lebih baik saya kembali ke rumah utama keluarga tuan, baru saja saya menerima pesan jika nyonya besar mau datang ke Indonesia setelah mendengan kabar anda kecelakaan."


"Baiklah..kamu boleh pergi tapi tidak dengan kamu ranhi.." fram memberi peringatan pada ranhi yang sudah mau beranjak dari sofa yang ada diruangan itu.


"Hiss...menyebalkan, bahkan aku yang sedang sakit seperti ini bukan nya dirawat malah disuruh merawat orang sakit." ranhi menggerutu sampai fram yang mendengar perkataan ranhi tertawa dengan puas.


Jordi membungkuk dan segera meninggalkan fram dan ranhi di ruangan itu. Ranhi berbaring di sofa karena merasa lelah dan terlalu malas untuk menanggapi fram yang sekarang terus saja menatap nya. Beberapa menit kemudian fram merasa ingin ke kamar mandi untuk buang air kecil, ketika itu fram berniat meminta bantuan ranhi namun dia urungkan karena fram mengira kalo ranhi sudah terlelap tidur. Karena tidak mau mengganggu ranhi yang beristirahat fram memutuskan pergi sendiri namun sayang ketika fram hendak melangkah kepalanya tiba-tiba terasa pusing sehingga fram ambruk terduduk.


"Bruakk...."


Tiang penggantung infusan yang fram pakai untuk menopang ternyata tidak kuat hingga ikut terjatuh. Sontak ranhi langsung bangun terduduk melihat suara apa yang membuat dia kaget, ketika ranhi menemukan fram yang sudah ambruk dilantai dan sedang memegangi kepalanya ranhi panik dan langsung memapah membantu fram untuk kembali ke tempat tidurnya, dengan susah payah menahan sakit di kaki nya ranhi berusaha sampai akhirnya fram bisa didudukan ke tempat tidur.


"Maaf aku membangunkan mu, aku hanya ingin ke kamar kecil namun naas ternyata kepalaku begitu terasa pusing." fram meminta maaf pada ranhi karena menyesal sudah membuat ranhi kerepotan.


"Bodohh..." ranhi dengan sinis menjawab.


"Apa ??"


"Aku bilang kamu itu bodoh..apa susah nya kamu meminta tolong padaku hehh?" ranhi penuh penekanan memarahi fram.

__ADS_1


"Maaf..."


"Maaf kamu bilang?? Kenapa kamu meminta maaf.."


"........." fram tidak bisa menjawab perkataan ranhi dia benar-benar tidak menyangka kalo ranhi akan semarah itu padanya.


"Sudahlah akan ku panggilkan suster untuk menolong mu karena kaki ku juga belum sembuh" ranhi dengan tongkat ditangan nya berjalan tertatih hendak memanggil suster untuk membantu sekaligus membenarkan jarum infusan fram yang terlepas.


Fram hanya memejamkan matanya karena kepalanya yang begitu terasa pusing jika membuka matanya. Tak lama kemudian ranhi kembali bersama suster baru yang langsung membantu fram untuk ke kamar mandi dulu lalu setelah keluar dari kamar mandi suster itu memasang kan infusan nya kembali ditangan fram yang sebelah karena tangan yang tadi bekas infusan nya sedikit terluka hingga sedikit diberi perban kecil.


................


Diparkiran rumah sakit tempat Jordi memarkirkan mobilnya dia melihat sosok seorang wanita yang begitu membuat Jordi terpesona dengan kecantikan nya. Jordi memberi kelakson dan menghentikan mobil nya didepan suster asisten dokter beni. Jordi menurunkan kaca mobilnya dan menyapa suster cantik itu.


"Anda suster yang tadi ikut menangani tuan fram bersama dokter beni kan??" dengan senyuman maut nya Jordi berniat mengajak suster itu pulang bersama.


"Iyah betul..anda asisten pribadi pa fram kan?"


Suster bianka membungkuk menyetarakan pandangan menatap Jordi yang berada di dalam mobil.


"Apa anda mau pulang suster, mari saya antar kebetulan saya juga berniat pulang." Jordi menawarkan jasa untuk mengantar pulang suster bianka.


Bianka tersenyum melihat Jordi yang langsung to the poin langsung menawarkan diri untuk mengantar nya pulang.


"Ah..terima kasih tuan atas tawaran nya tapi saya sudah memesan taxi online barusan, lagipula nanti saya merepotkan anda."


Bianka menolak karena memang dia sudah memesan taxi online.


"Tolong Jangan menolak suster..ini sebagai tanda terimakasih saya karena anda sudah mau membantu tuan saya, batalkan saja taxi yang anda pesan biar saya yang antar anda pulang." Jordi menunjukan wajah memelas agar bianka mau dia antar pulang.


Karena Jordi yang bersikeras ingin mengantar pulang, akhirnya bianka mengiyakan Jordi untuk mengantar dia pulang.


"Baiklah tuan saya mau anda mengantar saya pulang, tapi sebelum itu saya cancel dulu taxi yang tadi saya pesan." dengan sopan dan lembut bianka menyetujui.


Dengan cepat Jordi membukakan pintu mobil sebelah supir dan bianka pun segera masuk mobil dan duduk dengan nyaman di kursi penumpang sebelah supir. Setelah bianka masuk jordi pun menutup pintu mobil dan segera ikut masuk mobil di bang ku kemudi.

__ADS_1


Jordi merasa begitu gugup sampai dadanya begitu berdebar menggila seakan orang yang mau menghadapi persidangan. Perlahan Jordi pun melakukan mobilnya dengan kecepatan yang sangat rendah membuat sedikit kemacetan, bianka yang merasa Jordi sedang gugup tertawa kecil dan membuka percakapan.


"Dari tadi sepertinya anda terlalu tegang tuan.."


"Owh..tidak hanya saja saya merasa gugup berdampingan dengan wanita secantik anda."


Bianka merona ketika Jordi memujinya dia cantik.


"Tapi anda membuat kemacetan dengan kecepatan sekarang tuan, dan iyah sebelumnya kita belum memperkenalkan diri masing-masing. Perkenalkan nama saya bianka, anda bisa memanggil saya bian atau bianka." dengan senyuman manis nya bianka menyodorkan tangan nya.


Jordi menepikan mobil nya dipinggir jalan sebentar karena dia juga sebenarnya bingung hendak mengantarkan bianka kemana.


"Hm...nama saya Jordi cukup panggil jordi." Jordi membalas uluran tangan dan bersalaman untuk yang pertama kalinya dia berkenalan dengan seorang wanita di umurnya yang sekarang ini.


"Baiklah bianka dimana alamat rumah mu agar saya bisa mengantar kamu ke tujuan."


"Sebenarnya aku hendak membeli bahan makanan dulu tadi, namun kamu menawarkan tumpangan jadi aku tidak jadi pergi berbelanja. Jadi antarkan saja aku ke jalan angsana no.9 nanti ada gang kecil aku turunkan sja disana."


"Kalo kamu mau ke mini market terlebih dulu saya juga bisa antar ko..tenang saja tidak akan saya tarif ongkos juga..hee" Jordi nyengir kuda menampakan deretan gigi putihnya.


Bianka hanya membalas senyum karena ternyata disisi lain dari seorang asisten yang tegas dan kaku seperti Jordi ini bisa berperilaku normal bahkan lucu jika tidak dalam keadaan bertugas. Akhirnya Jordi mampir ke mini market terlebih dulu dan segera memarkirkan mobil nya didepan mini market tersebut. Dengan sigap Jordi turun dan membukakan pintu mobil mempersilahkan bianka tutun, lalu mengekori bianka yang masuk mini market untuk membeli apa yang bianka butuhkan.


Jordi membawakan keranjang bianka berisi belanjaan dari belakang mengikuti langkah bianka. Karena dari awal Jordi meminta dia yang membawa keranjang nya agar bianka bisa mengambil apa yang di butuhkan. Setelah semua dirasa cukup bianka mengajak Jordi ke tempat kasir berada. Pelayan kasir melihat betapa serasi dan romantis Jordi bersama bianka.


"Anda berdua sangat serasi dan pasangan teromantis mba, jarang lho suami yang baik hati mau mengantar istrinya berbelanja di malam begini.." sang kasir mengomentari mereka berdua.


*


*


**********


Gimana kabarnya nih reader tersayang...🤭🤭


Pada sehat kahh...aku udh pulang dari liburan nii...tpi baru bisa up satu dulu ya..besok aku usahain up banyak deh...

__ADS_1


Happy valentine day dari ku ya 🎉🥂😘😘😘😘


__ADS_2