Kekasih Mimpiku

Kekasih Mimpiku
episode 2


__ADS_3

Episode 2


Sampai malam hari ranhi dan suaminya hanya membisu tidak bertegur sapa karena sibuk dengan masing-masing pikiran nya untuk menyelesaikan masalah yang sedang ada sekarang.


Tanpa ranhi sengaja dia mendengar suara suami nya yang parau seperti menangis.


Ternyata dimas sedang menelpon ibu nya dikampung untuk bisa membantunya mencarikan uang sebesar 20 juta untuk mengembalikan pada pak Broto.


Ranhi pun begitu pilu mendengar suaminya menangis padahal selama bertahun-tahun hidup bersama suaminya itu dia tidak pernah melihat langsung suaminya bisa serapuh itu.


"Aku harus memberi semangat pada suami ku.."dalam hati ranhi bertekad sedikit memberi ketenangan pada suaminya yang sedang gelisah.


Ranhi : "yehhh...abi nangis ?? Kirain kenapa..bisa nangis juga tohh..."ejeknya pada dimas


Dimas : " siapa yang nangis..orang abi aja kaga tau air mata tiba-tiba maen keluar aja, rasanya dada nyesek ampe kaga bisa napas tadi terus keluar air mata."


Ranhi : " jiah..ngeles aja kaya bajai abi mah..sma aja itu namanya nangis haha..."


Akhirnya dimas pun bisa ikut tersenyum karena diejek sang istri dan merasa malu karena ketahuan menangis.


"Sukur lah..akhirnya suamiku bisa sedikit tersenyum meski hatiku sekarang ikut menangis.."gerutu ranhi dalam hatinya.


.............


Beberapa jam kemudian


Karena lelah dengan semua aktifitas seharian tadi dengan tragedi yang cukup menguras energi nya ranhi pun beranjak ke kamar untuk istirahat dan menidurkan putranya.


Berbeda dengan dimas dia berangkat ke bengkel nya karena dimas memang mempunyai usaha kecil-kecilan yang dia rintis dari nol bersama patner kerja nya.


Dimas menggeluti bidang machining karena memang kemampuan nya di bidang itu sejak dia lulus STM.


Tidak butuh waktu lama akhirnya ranhi pun ikut terlelap bersama putranya yang lelah karena seharian dia asik main bersam teman-teman nya.


"Tunggu dimana aku berada sekarang??kenapa aku berpakaian seperti anak sekolahan yang mau berangkat pramuka, tapi indah sekali taman ini.."


rani melihat sekeliling yang memang terlihat taman yang begitu indah dengan rerumputan hijau bagai permadani dan bunga mawar serta melati yang berwarna putih dan kuning saja.


Tidak lama kemudian dia melihat banyak orang mulai berdatangan dan diantara orang-orang itu dia mengenali seorang teman dekat nya eva yang menghampiri dirinya.


"Ran..ranhi..hei bebz kau kemana saja? Dari tadi gue cari ternyata lo disini..ayo buruan kita masuk kelas nanti kita telat terus bisa kena hukuman kakak kelas."


eva menarik ranhi tuk segera masuk kelas. Dengan rasa bingung ranhi cuma ternganga dan mengikuti eva yang dari tadi menarik tangan nya untuk segera masuk kelas..

__ADS_1


Ranhi : "voy kita ada dimana sih..? Ko kita sekolah lagi ??


Eva : " iih...kamu kenapa si ran ? Kita kan memang masih sekolah..terus sekarang kita masuk kelas buat pramuka untuk mengikuti acara Camping yang diadakan oleh pihak sekolah bersama pihak sekolah lain, apa kamu lupa."


Ranhi : "what..tapi voy bukan nya kita sudah..." pembicaraan ranhi pun terputus dengan eva karena kakak kelas sudah memasuki ruangan kelas nya.


"Baiklah adik-adik sekalian kita bagi kelompok masing-masing beranggota 5 orang setiap kelompok nya akan didampingi dengan seorang kakak pembimbing disetiap kelompoknya jadi setiap anggota 6 orang jangan lupa kakak pembimbing lah yang bertanggung jawab kepada setiap anggotanya dalam setiap kegiatan yang ada."


Seorang ketua pramuka mengumumkan apa yang harus kami laksanakan.


"Siap kak.."dengan serempak semua menjawab pernyatan kakak ketua pramuka.


Ranhi dibuat semakin bingung karena dia tidak mengerti kenapa berada ditempat nya yang sekarang terlihat aneh.


Ranhi satu kelompok dengan eva, risty dan 2 laki-laki dari sekolah yang berbeda yaitu Ramon dan dion tak lupa kakak pembimbing yang sama sekali mereka tidak kenali dan belum sempat bertemu karena dia akan datang terlambat menurut keterangan ketua yang lain.


"Liat ketua macam apa yang bakal memimpin kita nantinya..masa datang saja dia terlambat seperti ini.


Apa seperti itu pantas dijadikan ketua kelompok tuk membimbing kita selama kegiatan?" Ramon dengan sinis nya berkomentar.


.........


Ditengah kegiatan


Ada panggung kecil yang terdapat beberapa alat instrumen terpasang dan beberapa orang yang sedang memasang kabel dan ada juga yang mencek alat instrumen nya fungsi dengan baik atau tidak.


Sehingga tanpa disadari eva yang memanggil dirinya pun tidak ranhi hiraukan karena terpaku dengan apa yang ranhi liat.


"Woyy...lo kenapa bengong mulu..bantu kami selesaikan semua nya.."Dio melemparkan patok pada ranhi hingga ranhi mengaduh krena patok yang dilempar Dio mengenai pundak nya.


"Rese lo Dio.."ranhi pun meneruskan kerjaan nya.


Eva hanya terkekeh dan menggelengkan kepalanya melihat ranhi yang kesal pada Dio.


Setelah selesai dengan tenda nya kelompok ranhi pun beristirahat sambil ditemani secangkir kopi yang Risty buatkan.


Langit pun mulai sore menampakan warna merah layung yang begitu indah..ranhi merasa ada orang yang selalu memperhatikan gerak geriknya dari tadi namun ranhi tidak mau memperdulikan nya karena tidak mau mengganggu ketenangan nya sendiri saat ini.


Namun dalam fikiran nya dia selalu penuh pertanyaan dan sedikit gelisah karena teringat dengan suami dan putranya sekarang yang entah ada dimana.


"Sebenarnya ada apa dengan yang aku alami apa aku sedang bermimpi ?? Tapi ini begitu nyata dan kenapa aku tidak bisa cepat terbangun dalam tidurku.."


..........

__ADS_1


Malam berlalu ditempat perkemahan ranhi sekarang semua pun beristirahat untuk kegiatan besok di pagi hari.


............


Menjelang pagi


"Pramuka semua siap berkumpul dilapangan dalam 20 menit."


pembina setiap kelompok membangunkan semua anggotanya..


Kami semua bergegas bersiap untuk kegiatan pagi setelah berbenah diri masing-masing.


Semua anggota pramuka pun sekarang sudah berada dilapangan untuk menerima tugas masing-masing kelompok.


Semua kelompok merencanakan semua yang akan dilakukan setiap anggota untuk mengikuti mata cakap perjalanan menyusur hutan.


Kelompok ranhi pun kini sedang berkumpul di suatu ruangan kelas yang dipakai untuk merencanakan semua nya.


Pembimbing kita pun menjelaskan dengan detail setiap langkah yang harus dilakukan setiap anggota nya.


Ranhi selalu memperhatikan kakak kelas yang jadi ketua pembimbing nya di anggota yang sedang menjelaskan tugas dan posisi mereka masing-masing nanti.


Ranhi merasa begitu akrab dengan ketuanya itu, tapi dia tidak kenal siapa.


"Baik teman-teman semua nya sudah mengerti dengan semua yang saya jelaskan barusan bukan, berhati-hatilah selama kita dalam hutan karena jika kita tidak memperhatikan arahan yang saya berikan maka kalian bisa saja dalam bahaya.


"Perkenalkan nama saya..."perkataan fram terputus karena semua kelompok diminta berkumpul kembali kelapangan.


Dia adalah framono bastian kakak kelas ranhi beda satu angkatan yang dari dulu memang selalu memperhatikan ranhi dari semenjak dia tinggal di kota perantauan.


Namun tanpa sepengetahuan ranhi dia selalu memperhatikan nya.


Entah mengapa laki-laki yang akrab dipanggil fram itu bisa masuk dalam mimpi ranhi saat ini.


Ketikan ranhi masih gelisah fram dengan perlahan mendekati ranhi ketika yang lain sudah keluar ruangan. fram mendekati ranhi dan perlahan mengulurkan tangan nya untuk meraih tangan ranhi.


"siapa sebenarnya kamu..? kenapa aku merasa begitu akrab dan nyaman ada di dekat nya..tapi kenapa tangan nya berasa dingin dalam genggaman ku.."gerutu ranhi dalam hati, namun seketika pandangan nya mulai buram nampak tidak jelas..


"umi bangun solat subuh dulu gih sekalian ambilkan abi minum.."dimas membangunkan ranhi yang masih belum sadar sepenuhnya dari alam mimpi.


Dengan masih terbaring di kasur nya ranhi memperhatikan tangan nya sendiri yang masih terasa dengan genggaman tangan laki-laki tadi dalam mimpinya.


"Jadi tadi beneran hanya sebuah mimpi..tapi kenapa begitu nyata dengan segala apa yang aku sentuh dan rasakan."

__ADS_1


__ADS_2