Kembalinya Raja Tentara

Kembalinya Raja Tentara
Episode 16 Restoran


__ADS_3

Daniel pun di ajak oleh Jack untuk masuk ke dalam ruang VIP. "Silahkan duduk." ucap Jack. lalu Daniel pun duduk dan di ikuti oleh Aurel dan managernya.


Jack pun lalu keluar karena tidak ingin menganggu Percakapan dari bosnya.


"Aurel berapa lama kamu akan tinggal disini" ucap Daniel.


" mungkin aku akan tinggal disini selama 3 hari karena aku masih sangat betah disini" ucap Aurel.


"Kamu akan tinggal dimana nanti?" ucap Daniel.


"mungkin aku akan tinggal di hotel" ucap Aurel.


Daniel pun khawatir jika Aurel tinggal di hotel maka banyak sekali yang mengincarnya dia pun memikirkan supaya Aurel bisa tinggal di tempat yang aman.


"bagaimana kalau kamu tinggal bersama kakakku kebetulan dia sedang membutuhkan seorang teman." ucap Daniel.


"Kakak memangnya kak Daniel punya kakak" ucap Aurel.


"iya aku bertemu kembali dengan kakakku setelah beberapa tahun berpisah." ucap Daniel.


"jadi apa kamu mau tinggal bersama kakakku" ucap Daniel.


"baiklah kak aku menurut apa katamu" ucap Aurel.


"baik tapi sebelum itu aku akan membawamu ketempat yang indah" ucap Daniel.


"sungguh kakak akan membawaku ketempat yang indah" ucap Aurel.


"iya sungguh" Ucap Daniel.


Daniel lalu memesan makanan begitu juga dengan Aurel dan managernya.


singkat Cerita setelah makan Daniel mengajak Aurel untuk pergi ke taman bermain. disana Aurel sangat senang sekali. setelah puas bermain di Taman bermain Daniel mengajak Aurel untuk Pergi ke sebuah Danau yang ada di White City.


"Apa kamu suka tempat ini" ucap Daniel.


"Suka kak dari mana kakak Tahu tempat ini" ucap Aurel lalu menoleh ke Daniel.


"Saya Tahu tempat ini dari kecil dulu tempatnya tidak seperti ini sekarang malah lebih bagus dari yang dulu." ucap Daniel.

__ADS_1


"oh ya bagaimana kabar ayahmu" ucap Daniel.


"ayahku baik-baik saja katanya dia ingin bertemu denganmu begitu pula dengan ibu dia juga kangen dengan kamu" ucap Daniel.


Setelah puas melihat Danau Daniel lalu mengajak Aurel bertemu dengan Kakaknya. Daniel pun telah sampai di kantor milik Kakaknya. Ketika dia masuk resepsionis yang mengetahui bahwa Daniel adalah adik dari bosnya langsung menunduk dengan hormat. lalu Daniel pun menghampiri resepsionis tersebut dan berkata "maaf mau nanya apa kakakku ada di kantor atau sedang keluar." ucap Daniel. lalu resepsionis itu pun menjawab " maaf Tuan muda nona muda sedang keluar" ucap resepsionis tersebut.


"aku kira dia sedang di kantor oh ya nanti ketika kakakku datang tolong bilang di cari sama adiknya" ucap Daniel.


"Baik tuan muda nanti akan segera aku sampaikan." ucap resepsionis tersebut.


Daniel lalu keluar dari kantor milik kakaknya di ikuti oleh Aurel dan sang managernya. Daniel menghentikan langkahnya dan berkata "bagaimana kalau kamu tinggal di tempatku dulu" ucap Daniel sambil membuka pintu mobil lalu mempersilahkan Aurel dan managernya untuk duduk.


Aurel pun langsung salah tingkah ketika Daniel menyuruhnya untuk tinggal di tempat milik Daniel dia ingin melihat seperti apa tempat tinggal milik orang yang dicintainya. managernya pun penasaran bagaimana bentuk rumah dari Daniel. lalu mereka bertiga pun masuk ke dalam mobil. Daniel belum merasa ada tanda-tanda musuh yang akan menyerangnya. Sampailah mereka di Villa megah milik Daniel. Aurel yang melihat Villa megah milik Daniel dari dalam kaca mobil merasa sangat kagum bahkan Managernya pun sampai diam tak bisa berkata apa pun lagi. Lalu mereka pun keluar dari mobil dan Daniel pun mempersilahkan Aurel dan managernya untuk masuk ke dalam rumahnya. lalu para pelayanan pun menyambut kedatangan Daniel dan mereka berdua.


lalu Daniel pun mengajak Aurel dan managernya untuk menuju ke ruang makan Daniel pun memanggil pelayannya untuk membuatkan makanan "Bibi tolong buatkan makanan" ucap Daniel.


"baik tuan muda" ucap Pelayan tersebut sambil melangkah ke dapur.


" Aurel Kapan kamu akan mengadakan konser" ucap Daniel.


"Besok aku akan melakukan konser" ucap Aurel.


"Terimakasih kak" ucap Aurel.


"Apa kamu mempunyai lagu baru untuk konser besok" ucap Daniel.


"belum kak aku belum sempat membuat lagu untuk besok" ucap Aurel. Saat mereka sedang asyik berbincang-bincang Alena Pun Datang.


"Bos kamu sudah pulang" ucap Alena.


"sudah dari tadi" ucap Daniel.


"Aurel apa kamu masih kenal dia" ucap Daniel. Aurel lalu melihat wajah wanita yang berada di hadapannya dan Aurel pun mengenali si prempuan itu. "bukankah dia Kak Alena" ucap Aurel lalu berlari memeluk Alena lalu Alena pun membalas pelukan dari Aurel.


"Sudah lama tidak bertemu ya Alena dan kamu sudah tambah besar" ucap Alena.


"Ya kak kita sudah lama ngga ketemu dan Kakak makin Cantik saja" ucap Aurel.


"makasih Sayang" ucap Alena.

__ADS_1


"Alena apa tadi kamu Pergi dengan Kakakku untuk meninjau Proyek real estes" ucap Daniel.


"Ya bos tadi saya pergi dengan Nona Qingyi." ucap Alena.


"sekarang dia dimana apa dia tidak ikut dengan kamu untuk ke sini" ucap Daniel.


" katanya dia masih ada urusan di kantor bos" ucap Alena.


Sementara itu di kantor Qingyi. Qingyi yang baru masuk kantor langsung dihampiri oleh Resepsionisnya "Maaf Nona muda tadi Tuan Muda datang ke sini mencari Nona muda." ucap resepsionis tersebut


"apa? Adikku mencari ku" ucap Qingyi.


"iya nona muda tapi nona muda sedang keluar dan dia pun menyampaikan pesan supaya bertemu dengan Tuan muda" ucap resepsionis tersebut.


"dia mencari ku ada urusan apa?" gumam Qingyi.


"baiklah nanti aku akan hubungi dia" ucap Qingyi lalu berjalan menuju ke ruangannya. saat sampai di ruangannya Qingyi pun langsung menghubungi Adiknya.


ponsel dari Daniel pun berbunyi dan dia pun langsung mengangkat telfonnya.


[halo adikku ada apa tadi ke kantorku]


[oh aku tadi mencari kakak tapi kakak sedang berada di luar oh ya kak bisakah kakak datang ke tempatku]


[ datang ke tempatmu?]


[iya kakak datanglah ke tempatku ada hal yang ingin aku tanyakan]


[Baik lah nanti kakak akan datang ke tempatmu].


lalu mereka berdua pun mengakhiri panggilannya. Qingyi sekarang bekerja sendirian karena sudah beberapa hari asistennya tidak masuk kerja terakhir asistennya mengatakan akan pulang kampung karena ingin bertemu dengan orang tuannya.


Qingyi pun memberikan libur selama 3 hari tapi sudah hari ke 4 Stella belum datang ke kantor sama sekali. bahkan Qingyi Sudah menghubungi Stella tapi ponsel Stella tidak bisa di hubungi sama sekali.


"Stella kamu kemana" gumam Qingyi.


Stella merupakan sahabat dari Qingyi dan Qingyi pun sudah menganggap Stella adalah adiknya sendiri jadi wajar saja jika Qingyi sangat mengkhawatirkan Stella.


"mungkin adikku bisa membantuku untuk mencari keberadaan Stella" gumam Qingyi.

__ADS_1


__ADS_2