Kembalinya Raja Tentara

Kembalinya Raja Tentara
Episode 21 Aura


__ADS_3

Daniel yang sudah Pulih pun di perbolehkan untuk Pulang. Daniel sudah bersiap-siap untuk pulang ke Villanya. Qingyi lalu membayar biaya administrasi adiknya awalnya adiknya menolak tapi Qingyi tetap memaksanya dan Daniel pun dengan terpaksa mengangguk setuju.


Kini Daniel tinggal melangkah keluar dari rumah sakit di sana dia di temani oleh Aurel dan Qingyi sementara Managernya Aurel sudah berada di Villa milik Daniel.


Singkat Cerita mobil jemputan untuk Daniel pun telah datang kini Daniel Qingyi dan Aurel masuk ke dalam mobil lalu mobil pun pergi menuju tempat Villa milik Daniel. sampailah mereka di sana. Saat dia membuka ponselnya sudah ada panggilan lebih dari sepuluh kali dan penelfonnya adalah Jack. lalu Daniel pun menghubungi Jack.


[halo Jack ada apa kamu tadi menelponku]


[maaf bos menganggu katanya bos sedang terluka apa bos tidak apa-apa]


[ya aku sekarang sudah tidak kenapa-kenapa].


[baguslah kalau bos tidak kenapa-napa dan maafkan aku bos karena aku sekarang tidak bisa di samping bos].


[jangan meminta maaf aku menyuruhmu untuk menjaga istrimu itu juga termasuk perintahku aku ingin kamu bisa terus bersama dengan orang yang kamu cintai].


[baik bos aku pasti akan menjaga perintah bos dengan baik].


Daniel dan Jack mengakhiri panggilan telfonnya. lalu Daniel pun masuk ke dalam Villa. Daniel Masuk ke dalam Kamar dan dia pun pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka karena lukanya baru saja sembuh Daniel tidak di perbolehkan untuk mandi.


Setelah mencuci muka Daniel menuju ke ruang makan di sana dia sudah di tunggu oleh Kakaknya dan Aurel dan juga managernya Aurel


"Sini Kak Kita makan bersama-sama"ucap Aurel


"baik"ucap Daniel.


lalu Daniel pun melangkahkan kakinya ke meja makan dan dia menarik kursi dan kemudian duduk.


"Kak Daniel silahkan di makan"ucap Aurel.


"Makasih Aurel" ucap Daniel.


"Kak Daniel aku ingin tanya satu hal" Tanya Aurel


"apa yang ingin kamu tanyakan"ucap Daniel

__ADS_1


"Siapa Aura" ucap Aurel.


Deg jantung Daniel langsung berdegup kencang ketika Aurel mengatakan Siapa Aura.


"dari mana kamu tahu nama itu?" ucap Daniel.


"Waktu di rumah sakit saat kamu tidur kamu menginggau dan memanggil namanya dan kamu terus meminta maaf ada hubungan apa antara kamu dengan Wanita bernama Aura." tanya Aurel.


"tidak ada apa-apa itu hanyalah Masalalu ku saja dan aku tidak ingin membahas tentang masalalu ku lagi" ucap Daniel.


"Kenapa padahal kamu tadi terus memanggil namanya dan kamu terus meminta maaf" ucap Aurel.


"Aku sudah mengatakan kepadamu bukan aku tidak mau ceritakan masalalu ku dengannya lagipula walaupun aku sudah meminta maaf dia tidak akan bisa hidup lagi" ucap Daniel.


"maksudmu" ucap Qingyi yang masuk ke dalam Pembicaraan.


"baiklah aku akan ceritakan siapa Aura" ucap Daniel


"orang yang bernama Aura adalah temanku dan dia mati karena di bunuh apa kamu tahu siapa yang membunuhnya" ucap Daniel.


"Siapa?" ucap mereka berdua.


mereka berdua pun langsung kaget dan tidak bisa berkata-kata.


"jika tidak ada urusan aku akan pergi ke kamar dulu" ucap Daniel lalu berdiri dan menuju ke kamar.


"apa benar adikku telah membunuh temannya sendiri" ucap Qingyi.


"aku tidak tahu dan aku tidak percaya bahwa Kak Daniel telah membunuh temannya sendiri"


"itu memang benar Daniel lah yang telah membunuh Aura" ucap Managernya Aurel.


"darimana kamu tahu" ucap Qingyi.


"Daniel yang bercerita kepadaku waktu di tempat latihan konser dia mengatakan bahwa dia memiliki seorang teman waktu di culik oleh geng Falcon waktu Daniel akan kabur dari para penculik itu bareng Aura Daniel dan Aura malah tertangkap oleh anggota Geng Falcon lalu mereka berdua di bawa ke tempat interogasi di sana mereka berdua di hukum dan hukumannya adalah membunuh satu sama lain. Daniel dan Aura sudah mengambil masing-masing satu pistol dan mereka berdua tinggal menembak satu sama lain saat Daniel akan menembakkan pistolnya Aura hanya tersenyum dan itu membuat Daniel merasa kebingungan Saat Daniel menarik Pelatuknya. Aura tidak menarik pelatuknya sama sekali dia malah mengatakan Terimakasih kepada Daniel" ucap Managernya Aurel.

__ADS_1


"Dan dia pun mengatakan bahwa Nona Aurel sangat mirip dengan Aura dan Juga kalian mempunyai suatu kesamaan yaitu menyanyi" ucap Managernya Aurel.


"jadi aku sangat mirip dengan Aura" ucap Aurel.


"iya kamu sangat mirip dengannya bahkan saat pertama kali kita ketemu aku kira Aura masih hidup ternyata itu adalah orang lain" ucap Daniel yang tiba-tiba kembali ke ruang makan.


"Kenapa kamu kembali lagi" ucap Qingyi.


"aku bosan di kamar terus" ucap Daniel.


"Kak Daniel apa kamu masih menganggap aku sebagai Aura" ucap Aurel.


"Dulu aku menganggap kamu sebagai Aura tapi sekarang tidak aku menganggapmu sebagai Aurel yaitu seorang wanita Cantik dan Kuat" ucap Daniel.


"apa kamu masih belum bisa melupakan Aura" ucap Aurel.


"aku masih belum bisa melupakannya. mana mungkin aku akan melupakannya wanita yang telah merubah hidupku wanita yang telah rela berkorban untukku dan apa kamu bisa melupakan seorang sahabat yang kamu bunuh dengan tanganmu sendiri" ucap Daniel.


.


"tapi ini bukanlah salahmu yang salah adalah geng Penjahat itu" ucap Aurel.


"iya betul sekali adikku ni bukanlah salahmu kakak yakin Aura melakukan semuanya demi kamu dan aku yakin dia pasti sedang tersenyum di surga"ucap Qingyi.


"ini memanglah salahku andai saja waktu itu aku menolak untuk kabur bersama dia pasti masih hidup sampai sekarang" Ucap Daniel.


"tapi apa yang di katakan oleh kalian berdua juga ada benarnya dia melakukan semuanya untukku dan mempercayaiku mungkin Aura ingin aku menjadi orang yang kuat dan bisa melindungi orang-orang yang berharga bagiku" ucap Daniel.


Saat mereka sedang berbincang-bincang tiba-tiba Daniel mendapat Pesan Dari Cobra.


"bos kami semua sudah menemukan dimana markas Black Spider" tulis Cobra di pesannya.


"tolong kirimkan lokasinya kepadaku aku akan ke sana" ucap Daniel.


"Baik Bos" ucap Cobra lalu mengirimkan lokasi dimana markas Black Spider.

__ADS_1


Setelah mendapat Pesan dari Cobra Daniel lalu meninggalkan ruang makan dan langsung keluar dari Villanya Daniel lalu menggunakan mobilnya untuk menuju ke tempat markas Black Spider yang telah di kirimkan oleh Cobra. Kini Saatnya Daniel membalas dendam kepada geng Black Spider dalam benaknya Daniel hanya ingin satu kalimat yaitu membunuh semua anggota Black Spider.


"Awas Kalian Black Spider aku akan membunuh Kalian semua aku tidak akan membiarkan satu anggota pun tersisa" gumam Daniel.


__ADS_2