
Daniel pun telah sampai di villanya Daniel sangat Senang bisa bertemu Dengan orang tuanya walaupun dia tidak memberitahu bahwa dia adalah anaknya. Daniel pun lalu turun ke ruang kumpul bersama dengan Evans, Cobra dan William. mereka berkumpul dan berbincang-bincang.
"Cobra apakah kamu sudah mencarikan pelayan untuk bekerja disini" ucap Daniel.
"Sudah bos besok mereka akan datang kesini" ucap Cobra.
"baguslah kalau besok sudah ada pelayan" ucap Daniel.
tiba-tiba Daniel pun mendapat pesan dari Alena.
[bos aku akan datang besok ke kota White City tolong jemput aku di bandara]
[Baiklah besok aku akan suruh Evans Menjemputmu]
[aku tidak mau di jemput sama si bodoh itu bos aku hanya ingin di jemput sama mu bos]
[oke baiklah aku akan menjemputmu besok kalau kamu sudah sampai di bandara hubungi saja aku]
[baik bos].
Hari Semakin malam mereka pun akhirnya Pergi beristirahat. Keesokan paginya Daniel bangun mandi dan sarapan. Karena tidak ada pelayan maka mereka membuat makanan sendiri-sendiri.
Daniel dan Evans pun pergi ke kantor. Sesampainya di sana Daniel langsung di sambut oleh Karyawan lainnya. Daniel pun hanya tersenyum ketika para karyawan menyambutnya. semua karyawan wanita pun terpesona dengan senyuman Daniel. Daniel pun berjalan ke ruangan CEO di ikuti oleh Evans.
sampai di depan ruangan CEO Daniel dan Evans pun langsung masuk. Daniel lalu duduk di kursi miliknya.
mereka pun langsung mengerjakan pekerjaannya masing-masing lalu resepsionis dari Daniel pun masuk dan memberi undangan untuk Daniel.
"maaf menganggu bos ada kiriman undangan dari Nona Qingyi" ucap resepsionis.
Daniel lalu menerima undangan tersebut lalu dia membacanya ternyata Undangan itu dari Qingyi. Qingyi mengundang Daniel untuk menghadiri pesta ulangtahunnya. Daniel pun tersenyum saat mendapatkan undangan dari Qingyi.
"Evans jika perempuan ulangtahun hadiah apa yang harus di berikan" ucap Daniel.
"memangnya siapa yang ulangtahun bos" ucap Evans dengan penasaran.
"kakakku Qingyi dia mengadakan pesta ulang tahun." ucap Daniel.
"kalau hadiah paling bagus sih kalung bos atau bos berikan hadiah yang spesial bos" ucap Evans.
"hadiah spesial? hadiah spesial yang seperti apa?".
"Kenapa Bos tidak mengungkapkan identitas bos ya sebenarnya di hari ulang tahun nona Qingyi mungkin bagi Qingyi ini adalah hadiah terbesarnya karena di pertemukan oleh adiknya sendiri di hari ulangtahunnya.
"aku setuju dengan saranmu" ucap Daniel.
Daniel pun lalu menghubungi William untuk memberikan hasil Tes DNA Kak Qingyi.
__ADS_1
ponsel William pun berbunyi.
[bos ada apa?]
[tolong nanti kamu berikan hasil tes DNA Kak Qingyi kepadaku]
[baik bos nanti akan aku siapkan]
selesai menghubungi William tiba-tiba Daniel mendapat pesan dari Alena.
[bos aku sudah tiba di bandara tolong jemput aku]
[baiklah aku akan menjemputmu]
"Evans kamu jaga kantor ini aku ingin pergi" Ucap Daniel.
"memangnya kamu pergi kemana bos" ucap Evans
" mau jemput Alena di bandara" ucap Daniel.
"oh cewek menyebalkan itu?" ucap Evans.
"dari dulu sampai sekarang kamu masih belum akur sama dia?" ucap Daniel.
Daniel lalu berdiri dan berjalan keluar sesampainya di luar kantor dia langsung menuju ke mobil lalu pergi ke bandara.
"Bos aku kangen denganmu" ucap Alena.
"Aku juga" ucap Daniel sambil membalas Pelukannya.
Semua orang tidak mengenali Alena karena dia tidak memperlihatkan wajahnya. dia memakai masker kemudian memakai topi.
mereka lalu masuk ke dalam mobil. mereka pun berbincang-bincang di dalam mobil.
"Alena katanya kamu datang untuk menghadiri pesta ulangtahun temanmu memangnya siapa temanmu?" ucap Daniel.
"dia itu wanita cantik namanya Qingyi" ucap Qingyi.
"Qingyi? dari mana kamu kenal wanita
itu?" ucap Daniel.
"aku kenal dengannya dua tahun yang lalu dan aku bertemu dengannya ketika di paris dia mengatakan kepadaku bahwa dia sedang mencari adiknya yang hilang bertahun-tahun karena sering bertemu akhirnya kami jadi sahabat" ucap Alena.
"Alena aku ingin memberitahukan rahasiaku?" ucap Daniel.
"Rahasia apa bos?" ucap Alena dengan penasaran.
__ADS_1
"adiknya temanmu adalah aku?" ucap Daniel.
"apa?maksudmu apa bos?".
"Aku adalah adiknya Kak Qingyi yang telah menghilang selama bertahun-tahun aku sudah bertemu dengannya tapi aku belum memberitahu identasku yang sebenarnya." ucap Daniel.
"memangnya kapan kamu akan memberitahu identitasmu yang sebenarnya bos" ucap Alena.
"aku akan memberitahukan identitasku yang sebenarnya saat dia mengadakan pesta ulangtahun." ucap Daniel.
"kamu juga di undang bos" ucap Qingyi.
"iya aku juga di undang oleh kak Qingyi" ucap Daniel.
"memangnya kamu tahu Qingyi itu adalah kakakmu dari mana bos" ucap Alena
"aku bertemu lagi dengan kakakku waktu ada perampokan di hotel disana aku melihat seorang wanita yaitu Kak Qingyi ketika aku bertemu dengannya aku merasa sangat akrab seperti aku sudah bertemu berkali-kali dengannya. saat aku menyelamatkan Kak Qingyi lalu aku mengantar dia ke kantornya dan dia berkata bahwa dia telah kehilangan adiknya itu mirip sepertiku aku juga kehilangan kakakku. saat aku pulang kembali aku menemukan sebuah rambut di mobil ternyata rambut itu milik kak Qingyi. setelah aku menyuruh William untuk melakukan tes DNA ternyata benar bahwa aku dan Alena memiliki hubungan Saudara.
"oh jadi gitu ceritanya bos" ucap Alena.
"akhirnya kamu bisa bertemu dengan kakakmu juga ya bos aku ikut senang bos" ucap Alena.
"Sama-sama Alena ngomong-ngomong kamu akan tinggal di mana apa kamu mau tinggal di Villaku" ucap Daniel.
"aku akan tinggal di Villamu bos" ucap Alena.
Daniel lalu menghubungi Cobra.
[halo bos]
[Cobra apa Pelayan yang kamu cari sudah datang]
[sudah bos mereka sudah datang]
[bagus suruh mereka untuk menyiapkan makanan]
[Baik bos]
Daniel pun menutup telfon nya lalu berbicara kembali dengan Alena.
"Alena bagaimana kondisi perusahaan Nexus Grup".
"Nexus grup sekarang dalam kondisi baik bos bahkan kita berhasil merebut perusahaan musuh kita yaitu Albara Grup sesuai dengan instruksi yang kamu berikan bos.
Albara Grup adalah musuh perusahaan dari Nexus Grup Sejak pertama berdiri perusahaan itu ingin sekali menghancurkan Nexus grup dan menjadikan Albara grup menjadi perusahaan terkenal di dunia. Tapi mereka selalu kalah dengan Nexus grup karena Nexus mendapatkan dukungan dari Daniel Grup bahkan bos Albara Grup tidak mengetahui bahwa bos dari Nexus Grup juga merupakan bos dari Daniel Grup.
"bagus akhirnya kita bisa menyingkirkan musuh kita" ucap Daniel sambil tersenyum.
__ADS_1
"hancurkan setiap musuh yang berurusan dengan kita siapapun mereka jika dia ingin menjadi musuh Tim Serigala maka kita harus hancurkan".