Kembalinya Raja Tentara

Kembalinya Raja Tentara
Episode 88 mimpi buruk


__ADS_3

Setelah semuanya beres mereka pun langsung masuk ke markas utama Salah satu Pemimpin dari Organisasi tersebut pun tidak menampakan wajahnya tapi ada sebuah sistem komunikasi yang menghubungkan ke seluruh Pimpinan Organisasi pembunuh.


mendengar ada sebuah keributan di Markas utama seluruh Pimpinan anggota pun bertanya-tanya


"Siapa yang berani membuat masalah di markas utama?"


lalu Para Pemimpin utama Organisasi pun berkumpul di suatu tempat mereka membahas perihal tentang penyerangan markas utama.


"Markas utama kita telah di serang oleh sekelompok orang kita tidak tahu siapa mereka" ucap salah satu Pemimpin organisasi pembunuh dengan Code Name First.


"Mungkin menurutku mereka adalah Pasukan khusus Black Dragon bukankah mereka selalu menggagalkan rencana kita." ucap Four.


"aku rasa setuju apa yang di katakan oleh Four bukankah kita sudah mendengar bahwa Six telah mati di tangan anggota Black Dragon"


"lalu apa yang akan kita lakukan selanjutnya" ucap Second.


"apa kita akan pergi ke markas utama" ucap three


"kita akan pergi ke markas utama dan kita harus mencari semua data informasi tentang anggota Black Dragon setelah itu kita hancurkan mereka."


Para Pimpinan Organisasi Pembunuh pun segera berangkat ke kota Red City.


Sementara itu Alvero dan anak buahnya tidak menghancurkan markas utama Organisasi Pembunuh Karena Alvero yakin bahwa Para Pemimpin Organisasi Pembunuh akan datang ke Markas Utama.


Mereka semua pun kembali ke markas utama Black Dragon. Alvero sudah menyadap seluruh Markas Utama Organisasi Pembunuh.


dan Alvero juga telah menyiapkan kamera pengintai di Markas tersebut.


Qia pun sangat cemas dengan suaminya karena dirinya baru saja bermimpi buruk dia melihat suaminya mati di depan matanya er


sendiri karena melindungi dirinya. Qia benar-benar merasa takut sekali dia tidak ingin kehilangan suaminya jika mimpi itu benar Qia akan merasa sangat terpukul.


Alvero pun sangat kangen dengan Istrinya lalu dia pun memutuskan untuk kembali Alvero sekarang sudah sampai di mansion lalu dia pun masuk ke dalam dan berjalan masuk ke kamar. dia pun melihat Qia yang belum tidur sama sekali.


"Sayang kamu belum tidur?"


mendengar suara Suaminya Qia pun langsung beranjak dari ranjangnya kemudian berlari dan langsung memeluk Suaminya.


melihat sikap aneh Istrinya Alvero pun menjadi bertanya-tanya.


"Sayang kamu kenapa?"


"Hubby apa kamu akan meninggalkanku selamanya"


"apa yang kamu katakan sayang"


"hubby jangan pernah tinggalkan aku.aku benar-benar takut kehilanganmu kumohon tetaplah di sampingku"


"heh apa yang kamu bicarakan bukankah suami kamu ada di depanmu mana mungkin aku akan meninggalkanmu"


"hubby apa kamu tahu aku tadi mengalami mimpi buruk dalam mimpi itu aku melihat kamu mati bersimbah darah karena melindungi diriku jika itu menjadi kenyataan aku benar-benar sangat takut"

__ADS_1


Alvero pun memeluk Istrinya dia menghibur istrinya.


"tenanglah sayang aku tidak akan meninggalkanmu aku janji kita akan bersama selamanya sekarang tidurlah"


Qia pun mengangguk.


"hubby ketika aku tidur tolong peluk aku"


"aku pasti akan memelukmu"


"Sayang setelah semuanya berakhir kita akan menjalani hidup dengan damai kita akan menghabiskan waktu kita sampai Maut memisahkan kita" gumam Alvero.


Kini Alvero pun tidur sambil memeluk Istrinya.


Keesokan harinya Qia sudah berangkat ke kantor dan Alvero sudah kembali ke markas utama sementara itu Elizabeth dan juga Alma melamar kerja di perusahaan milik Qia supaya mereka berdua bisa melindungi Istri Bosnya.


Alvero pun kini sudah sampai di Markas Black Dragon Alvero kemudian mengawasi Markas Organisasi Pembunuh.


Para Pemimpin organisasi Pembunuh pun akhirnya telah sampai di kota Red City Alvero sudah mengawasi gerak-gerik mereka melalui kamera tersembunyi.


"umpan sudah datang"


Sementara itu Para Pemimpin Organisasi pembunuh di buat kaget masalahnya Seluruh Anggotanya yang menjaga markas terbunuh.


"dasar brengsek Black Dragon aku akan membunuh kalian semua' ucap First.


Sementara itu Alvero di Markas Black Dragon sedang tersenyum seperti iblis.


Sementara itu Antonio sudah meretas Data milik Organisasi Pembunuh seluruh perusahaan di bawah naungan Organisasi pembunuh telah lenyap semua saham sudah berpindah tangan menjadi milik Alvero.


Semua Anggota Organisasi pembunuh yang di tugaskan bekerja di Perusahaan tersebut pun sangat Panik lalu menghubungi Bos Organisasi Pembunuh.


[Halo Bos]


[aku ingin mengatakan ada berita buruk]


[Berita apa yang kamu bawa]


[Perusahaan kita telah di hancurkan dan seluruh sahamnya telah hilang semua]


Four yang mendengar hal itu pun tampak kaget dirinya tidak menyangka bahwa perusahaan yang di bangun bersama dengan Pimpinan Organisasi pembunuh telah lenyap.


"Dasar Sialan kau Black Dragon tunggu saja aku akan membunuhmu" teriak Four.


"Four ada apa?" ucap Second.


"Perusahaan milik Organisasi Pembunuh telah hancur"


"Pasti yang melakukannya adalah Black Dragon kan mereka sudah berani melawan kita" ucap Three.


"Malam ini kita akan mencari di mana Markas utama Black Dragon kita hancurkan mereka"

__ADS_1


"Kalian tidak usah datang ke sini aku yang akan datang ke sana" gumam Alvero yang sedang mengawasi Para Pemimpin Organisasi pembunuh.


Lalu Alvero pun mengumpulkan anak buahnya.


"hari ini kita akan melawan Para Pemimpin Organisasi pembunuh Jangan sampai Kalian tidak Siapa"


"Kami siap Bos"


Sementara itu Andy sudah menemukan orang yang telah mencelakai Istrinya Alvero dia Sekarang sedang di interogasi di ruang bawah tanah.


Alvero pun datang untuk mengintrogasi orang tersebut.


Orang tersebut pun sudah diikat oleh Andy.


"Apa kamu Orang yang telah mencelakai seorang perempuan 5 tahun lalu"


"aku tidak tahu apa-apa kumohon lepaskan aku"


"aku akan melepaskan mu jika kamu berkata jujur"


"Aku benar-benar tidak tahu aku berkata yang sebenarnya"


Andy buat dia berbicara jujur.


"baik Bos"


Andy pun mulai menyiksa Orang tersebut Supaya Orang tersebut mau berbicara.


Andy Menyiksa orang tersebut dengan menyiram air ke tubuhnya hingga dirinya merasa kedinginan.


"Cepat jawab pertanyaan bos tadi" bentak Andy.


Karena dirinya tidak mau lebih tersiksa akhirnya Orang tersebut pun berkata dengan jujur.


"aku akan mengatakan yang sebenarnya. aku lah yang melakukan semua itu aku yang mencelakai seorang perempuan 5 tahun yang lalu"


lalu Alvero pun menunjukan foto perempuan tersebut.


"apa ini perempuan yang kamu tabrak dulu"


melihat fotonya Orang tersebut pun kaget.


"benar dia dia adalah Perempuan yang aku celakai.


Alvero seketika itu langsung marah dan memukul Orang tersebut hingga berdarah.


"Katakan siapa Orang yang menyuruhmu melakukan hal itu"


"aku tidak akan mengatakannya aku takut di bunuh oleh mereka."


"Jika kamu tidak mengatakannya aku akan menyiksamu lebih kejam"

__ADS_1


__ADS_2