Kembalinya Raja Tentara

Kembalinya Raja Tentara
Episode 72 Sadar


__ADS_3

...*aku tidak menyangka bahwa kita akan menjadi pasangan suami istri walaupun kamu telah melupakan janji kita waktu kecil dulu tapi aku merasa sangat bersyukur akhirnya kamu menjadi istriku. walaupun kamu sudah melupakan semuanya aku akan tetap berada di sampingmu dan walaupun kamu membenciku aku akan berusaha membuatmu nyaman denganku. karena kamu adalah satu-satunya wanita yang menjelaskan apa artinya cinta. sayang jika suatu saat nanti kamu menemukan surat ini aku sangat bersyukur bahwa kamu sudah membaca surat cinta dariku aku berharap kita akan terus bersama hingga menua nanti kita akan bersama sampai selamanya kita akan memiliki anak yang banyak. bermain dengan anak kita nanti dan Kita akan saling memegang tangan satu sama lain dan kita tidak akan terpisahkan hingga maut memisahkan kita...


~Alvero Dewantoro~


Qia langsung menangis setelah membaca surat tersebut dirinya sangat menyesal karena tidak bisa menerima cinta tulus dari seorang Pria yang Paling baik hati.


 


Seminggu sudah berlalu tapi Belum ada tanda-tanda Alvero sadar Qia terus menemani suaminya bahkan dia tinggal di rumah sakit demi menemani sang suami.


Sambil memegang tangannya Qia pun mengatakan Perasaanya.


"bangunlah Suamiku Aku Kangen sama kamu aku janji jika kamu bangun aku akan menerima cintamu dan aku akan berusaha menjadi istri yang baik dan aku akan menurut sama kamu" ucap Qia.


"bangunlah suamiku aku rindu sama kamu aku sekarang tahu bahwa aku benar-benar sangat mencintai kamu Aku sekarang benar-benar takut kelihangan mu"


"apa kamu tahu aku sudah membaca surat cinta yang kamu tulis untukku aku sangat senang sekali akhirnya aku mengetahui bahwa kamu benar-benar tulus mencintaiku dan sekarang giliran aku yang akan tulus mencintaimu. bangunlah suamiku"


Sementara Itu Daniel dan Bella yang melihat Menantunya menangis merasa sangat sedih Akhirnya Bella pun mendekati Qia.


"Sayang kamu yang sabar Si Al pasti akan bangun"


"mah aku salah aku benar-benar salah jika waktu itu aku tidak kabur dari rumah aku dia pasti tidak akan seperti ini" ucap Qia yang masih menyalahkan dirinya sendiri.


"sayang kamu jangan salahkan dirimu ini bukan kesalahanmu tenang sayang dia pasti akan bangun mamah sangat yakin."


Kini Perlahan tangan Alvero pun mulai bergerak melihat tangan dari Alvero bergerak dia pun langsung berteriak.


"mah mah tangan Suamiku tadi bergerak" ucap Qia.


"Benarkah Kalau begitu Cepat panggilkan dokter"


"akhirnya sang dokter pun datang dan memeriksa Pasien"


"bagaimana dengan Anakku dok?" ucap Bella


"tenang saja Nona anak nona sudah melewati masa Kritisnya sebentar lagi dia akan terbangun tapi saya harap Kalian tidak menganggu pikirannya" ucap sang dokter.


"baik Dok".


Sementara itu Daniel sedang bersama dengan Jack.


"bagaimana keadaan anakmu Bos"


"dia sekarang sudah baik-baik saja"

__ADS_1


"Syukurlah kalau dia baik-baik saja dan aku ingin meminta maaf bos"


"kamu tidak Perlu meminta maaf itu juga sudah menjadi tugas Alvero untuk melindungi Qia tapi aku kecewa denganmu kenapa kamu menyimpan Chips tersebut di tubuh Qia."


"aku terpaksa melakukan semua itu bos saat aku dan Bella di kami membawa Qia yang masih kecil saat penyerangan Kami mengalami Sebuah Kecelakaan beruntungnya Kami langsung di bawa kerumah Sakit tapi Aku dan Istriku yang selamat sementara itu Qia mengalami luka yang sangat serius Karena musuh yang masih mengejar Kami. Aku pun terpaksa untuk memasukan Sebuah Chips ke tubuh Anakku dengan bantuan dokter" ucap Jack.


"lalu kenapa mereka mengetahui Chips nya ada di tubuh anakmu"


"aku juga tidak tahu mungkin ada mata-mata yang sedang mengawasi ku"


Sementara itu Alvero sudah membuka matanya kata pertama yang dia ucapkan tentu saja Nama istrinya.


"Qia" ucap Alvero lirih.


mendengar Suaminya memanggil namanya Qia Pun langsung berlari ke pelukan Suaminya dia kemudian menangis tersedu-sedu.


"Maafkan aku" hiks hiks


"kenapa kamu meminta maaf dan kenapa kamu menangis."


"maafkan aku aku benar-benar sangat menyesal karena waktu itu aku pergi dari rumah jika saja aku tidak pergi dari rumah Kamu pasti tidak akan terluka seperti ini"


"Sayang kamu tidak perlu menyalahkan dirimu sendiri seharusnya akulah yang seharusnya meminta maaf karena aku telah membuatmu takut."


"iya aku percaya maafkan aku karena telah meragukan cintamu"


"tidak apa-apa kita sekarang saling memaafkan. istriku bisakah kita mulai kembali dari awal"


"iya" ucap Qia sambil mengangguk setuju


melihat Istrinya mengangguk setuju Alvero pun langsung memeluknya.


"terimakasih sayang kali ini aku pasti akan melindungimu dengan baik"


"aku juga akan tetap berada di sampingmu Aku takut kehilanganmu lagi" ucap Qia.


Alvero pun langsung mencium bibir mungil milik istrinya. Qia pun langsung kaget ketika Bibirnya di cium oleh Suaminya tapi Qia tetap diam dan menikmati ciuman dari istrinya.


"Sayang aku ingin......"


"nunggu kamu sembuh dulu" ucap Qia.


"tapi sayang aku udah nggak tahan"


"pokoknya Aku ingin kamu sembuh terlebih dulu"

__ADS_1


"baiklah jika itu mau mu nanti setelah aku sembuh jangan harap kita bisa main satu ronde saja" ucap Alvero sambil terkekeh.


hubungan Alvero dan Qia pun semakin Harmonis kini istrinya pun sedang menyuapi Suaminya.


"Sayang aku bisa makan sendiri" ucap Alvero.


"tidak hubby biar aku saja yang menyuapi kamu" ucap Qia.


Singkat Cerita Daniel dan Jack yang mendengar bahwa Alvero telah sadar langsung beranjak masuk ke rumah sakit. karena sebelumnya dia berada di kantin yang sangat dekat dengan rumah sakit.


Daniel dan Jack pun langsung pergi ke ruangan Alvero saat Daniel dan Jack akan masuk dia pun langsung di hentikan oleh Bella dan Adelia.


"kau jangan masuk dulu jangan ganggu mereka yang sedang bermesraan" ucap Bella.


"tapi sayang aku sangat merindukan anakku"


"iya aku tahu aku juga merindukan anak kita tapi kamu lihat dulu situasinya apa kamu tega akan merusak keromantisan mereka berdua."


mendengar ribut-ribut di luar Qia pun langsung berjalan Keluar saat Qia membuka pintu semua nya pun langsung kaget.


"Kenapa kalian tidak masuk ke dalam dan malah ribut diluar bukankah kalian sangat merindukan Suamiku"


Kini Daniel Jack Bella dan Adelia langsung masuk ke ruangan Alvero.


"Sayang bagaimana keadaanmu" ucap Bella.


"aku baik-baik saja mah hanya ada rasa pusing saja"


"Alvero maafkan papah yah karena papah kamu terlibat dalam situasi seperti ini" ucap Jack.


"kenapa papah melakukan semua ini kenapa papah malah harus menyimpan chips nya di tubuh Istriku"


"baiklah aku akan menjelaskan kenapa aku melakukan semua itu."


akhirnya Jack menceritakan secara perlahan-lahan kenapa dirinya memasukan chips ke dalam tubuh Qia.


"jadi papah melakukan semua itu karena terpaksa"


"iya aku terpaksa melakukan semua itu"


"pah aku ingin minta satu permintaan" ucap Alvero.


"apa yang kamu inginkan"


"aku ingin Papah mengambil Chips dari tubuh Qia."

__ADS_1


__ADS_2