Kembalinya Raja Tentara

Kembalinya Raja Tentara
Episode 92 Bertemu kembali


__ADS_3

Kini Alvero sudah hendak pergi tapi dia meminta Kepada Kakek Tersebut untuk ikut dengannya dan memperkenalkan kepada anggota keluarganya.


Awalnya Kakek tersebut menolak tapi pada Alvero terus memaksa akhirnya Kakek tersebut pun mau pergi dengannya ditemani dengan Nisa cucunya kini Mereka Semua sudah mulai pergi ke kota Red City.


Kini mereka sudah di dalam mobil mereka semua pun segera berangkat ke kota Red City. Alvero kembali mengingat semua kenangan yang berada di Red City.


"Andy bagaimana dengan Organisasi Pembunuh"


"mereka semua sudah di hancurkan Bos"


"terus bagaimana dengan Istriku"


"dia baik-baik saja Bos dia sudah menjadi wanita yang kuat dan dia juga telah membuat sebuah perusahaan untuk mengenang Kamu"


"Perusahaan?"


"benar sekali selama lima tahun Nona Qia awalnya menjalankan dua perusahaan tapi Nona Qia berpikiran untuk menggabungkan ALD Grup dan Qia Grup dan Sekarang sudah berganti nama menjadi AlQia Corporation."


"Andy boleh aku minta foto anakku"


"Andy pun menunjukan Foto kedua Anaknya Alvero ketika di gendong Kania dan dirinya"ini adalah foto Anakmu Bos dia Bernama Aldwin dan Alvera"


Alvero pun tak henti-hentinya meneteskan air mata.


"maaf kan aku andai saja aku bisa mengingat lebih awal aku pasti akan kembali kepada kalian. selama lima tahun ini kamu hidup tanpa seorang ayah kali ini aku akan menebus kesalahanku aku akan melindungi kalian semua" gumam Alvero di dalam tangisannya.


Andy pun melihat Bosnya menangis sambil memandangi foto anaknya.


Sampailah mereka di kota Red City. Alvero tidak langsung pulang Ke rumah Sekarang di tinggal di Villa milik Antonio.


Sampailah mereka di Villa milik Antonio.


"Setelah menata semua barang-barangnya Alvero pun mulai menyusun rencana untuk mengejutkan istri dan anaknya."


Alvero pun menyuruh Kania untuk Membawa Qia dan anaknya ke sebuah Taman Kania yang sudah di beritahu bahwa Tuan Alvero masih hidup dirinya langsung kaget karena mendengarkan penjelasan dari Andy Akhirnya Kania pun paham dia langsung menghubungi Qia untuk bermain di taman bersama dengan anaknya.


Qia pun akhirnya setuju untuk Pergi ke taman dia ingin anak-anaknya merasa sangat Senang Kini Andy sudah menentukan dimana lokasi taman yang akan mempertemukan Nona Qia dan Bos Kembali.


"Andy Siapkan Piano aku ingin membuat sebuah pertunjukan di sana"


Qia pun kini telah sampai di Sebuah Taman bermain dia dengan Senangnya Bermain dengan Anak-anak sementara itu Alvero baru sampai di Taman tersebut.

__ADS_1


Kini Alvero sudah menyiapkan Pianonya dan dia memakai sebuah Topi dan Menutupi Wajahnya dengan menggunakan Masker.


Alvero pun mulai memainkan Pianonya Suara indah Yang dibawakan Oleh Alvero menyihir Semua Orang.


Qia pun yang mendengar lagu Piano tersebut meneteskan air matanya.


"Nona kenapa?"


"Kania lagu ini berjudul First Love Lagu ini di bawakan oleh Suamiku untuk diriku mana mungkin aku tidak merasa sedih"


"bagaimana Kalau kita melihat lebih dekat"


Kania pun mengajak Qia untuk melihat pertunjukan piano lebih dekat begitu juga dengan Aldwin dan Alvera dia begitu senang sekali mendengar Suara Piano tersebut.


Sementara itu Queen juga sangat senang sekali dengan Permainan Pianonya.


Alvero pun melihat Qia dan juga anak-anaknya awalnya dia ingin segera menghampiri dan memeluknya tapi karena ini adalah rencananya untuk mengejutkan Qia.


Kini Alvero pun meminta kepada Semua Orang yang menontonnya untuk bermain Piano Bersama dengan Dirinya.


Alvero pun langsung memilih Qia. Qia yang disuruh untuk bermain bersama dengannya Entah kenapa hati Qia merasa gugup. Qia pun bernyanyi sementara itu Alvaro bermain Piano.


Saat sudah sampai ke Pertengahan Lagu Qia tidak bisa melanjutkan nyanyiannya dia menangis meneteskan air matanya. Alvero yang melihat hal itu cukup senang dan terharu Qia masih mengingat lagu tersebut.


"Kenapa Nona menangis?"


"tidak apa-apa aku hanya mengingat masa lalu saja"


"Baiklah jika Nona. tidak apa-apa aku harus bermain Piano lagi."


Alvero pun kembali memainkan Pianonya setelah selesai bermain Piano Alvero langsung berjalan keluar dari kerumunan. dia dengan Sengaja menjatuhkan dompetnya tepat di depan Istrinya.


Kemudian Alvero pun terus berjalan Qia yang melihat Dompet terjatuh pun tidak mengetahui siapa pemiliknya tapi yang dia sadari bahwa dompet tersebut sangat mirip dengan Punya Suaminya.


dia pun membuka Dompet yang terjatuh tadi untuk mengetahui siapa Pemilik Dompet tersebut.


Qia pun langsung kaget ketika dia membuka Dompet tersebut di dalamnya terdapat foto dirinya dan juga Suaminya.


"Kenapa ada foto diriku dan Suamiku di foto ini siapa sebenarnya pemilik Dompet ini" gumam Qia


Qia pun penasaran siapa pemilik Dompet tersebut. tapi dia Penasaran dengan pemuda yang Bermain Piano tadi entah kenapa dari Postur tubuhnya sangat mirip sekali dengan milik Suaminya.

__ADS_1


Qia pun langsung mencari keberadaan Pemuda tersebut. Qia pun akhirnya menemukan Pemuda itu dia sedang duduk di sebuah taman dan sedang memegangi sebuah bunga.


Qia pun langsung menghampiri Pemuda tersebut.


"maaf apa ini Dompet milikmu" ucap Qia.


"Benar ini adalah Dompet milikku tapi kenapa dompetku ada pada kamu"


"Aku tadi melihat ada dompet Yang jatuh dan aku yakin ini adalah Punya Kamu"


"Terimakasih"


Saat Alvero hendak mengambil dompetnya Qia tiba-tiba mengatakan Sesuatu.


"Siapa Kamu Sebenarnya"


"maksud kamu apa Nona?"


"Kenapa Foto Suamiku ada di dalam foto Dompetmu katakan Siapa kamu sebenarnya"


Pemuda itu pun berkata


"Selama lima tahun aku terus mengingat kembali kenangan indah bersama dengan orang yang aku cintai tapi aku tidak bisa mengingatnya sama sekali aku kehilangan ingatanku Selama lima tahun dan Sekarang aku sudah mengingat semuanya."


"apa yang kamu katakan"


Alvero pun langsung membuka Masker dan Topinya Qia yang melihat pun langsung kaget.


"lama tak berjumpa Nona Qia atau aku harus memanggil kamu istriku"


Qia pun tidak percaya bahwa Orang yang berada di hadapannya adalah Suaminya.


Qia pun langsung jatuh ke dalam pelukannya.


"Selama lima tahun aku terus merindukanmu aku terus mengingatmu aku terus mencari mu ketika aku mendengar bahwa kamu sudah mati duniaku seakan hancur hancur."


"maafkan aku aku tidak tahu bahwa kamu sangat menderita selama lima tahun kali ini aku berjanji untuk menebus semua yang terjadi selama lima tahun ini"


"jika kamu masih hidup kenapa kamu tidak datang mencari ku"


"Aku kehilangan ingatanku karena itulah aku tidak bisa mengingatmu sama sekali aku terus mencari tahu siapa aku sebenarnya dari foto yang ada di dompet tersebut."

__ADS_1


"Saat kejadian lima tahun lalu Aku terdampar disebuah Pulau dan Aku di tolong oleh Seseorang"


__ADS_2