
"Sayang perkenalkan dia Qia kamu bisa memanggilnya Mommy dia itu istrinya Daddy"
"Istri Daddy? Mommy?" ucap Queen dengan sangat lucu.
"iya dia itu Mommy kamu sekarang"
"jadi aku punya Mommy"
"iya sayang apa kamu suka sama Mommy Qia"
"Daddy dia sangat Cantik sama seperti Queen aku suka Mommy Qia Daddy"
"Coba Kamu panggil Mommy kamu"
"Apa aku boleh memanggilnya"
"Boleh dong Sayang"
"Mommy" ucap Queen kepada Qia. Qia yang di panggil Mommy pun merasa sangat senang Sekali.
"iya sayang" ucap Queen.
"apa Mommy adalah Mommy Queen"
"iya jelas sayang Sekarang kamu itu anak Mommy"
"Boleh Queen di gendong sama Mommy"
"Sini sayang Mommy gendong kamu"
Akhirnya Queen pun sekarang sudah berada di pelukan Mommy nya.
"Mommy sangat Cantik"
"Makasih sayang. Kamu juga sangat Cantik"
"Makasih Mommy"
"Sayang Aku harus menemui Pimpinan dulu" ucap Alvero kepada Qia.
"baiklah hubby aku juga sekarang ingin bermain dengan Putriku"
Alvero pun kini berjalan ke ruangan Pimpinan.
Kini Alvero pun sudah berada di ruangan Pimpinan.
"Pak Tua lama tak berjumpa" ucap Alvero.
"Bocah Sialan ternyata kamu kembali juga"
"Pak Tua apa ada Tugas"
"belum ada karena sementara ini belum ada pergerakan dari musuh tapi kamu harus tetap waspada karena mungkin musuh sudah mulai bergerak"
"baiklah pak Tua aku akan waspada"
"oh ya dimana Cucuku aku dari tadi tidak melihatnya"
"dia sedang bermain dengan istriku"
"Kamu sudah memberitahukan istrimu bahwa kamu sudah mempunyai anak"
"buat apa aku menyembunyikan semuanya lagipula Istriku sangat menyukai Queen."
"Kamu kesini bukan hanya ingin menemui Queen kan pasti ada maksud lain kamu kesini"
__ADS_1
"Pak Tua apa kamu tahu tentang Chips manusia buatan"
"bukankah Chips itu adalah incaran dari Organisasi pembunuh"
"terus apa yang ingin kamu lakukan"
"aku ingin Pak Tua menyuruh dokter militer untuk mengambil Chips dari tubuh istriku"
"Apa Chips itu ada di tubuh istrimu bagaimana mungkin"
"ayah mertuaku lah yang menyimpan Chips tersebut."
"memangnya siapa ayah mertuamu dan kenapa dia bisa tahu tentang chips tersebut.
"dia adalah mantan anggota dari Tentara bayaran Serigala yang di pimpin oleh ayahku dulu"
"sebelum dia bergabung dengan tim serigala dia adalah mata-mata dari Organisasi Pembunuh setelah dia mendapatkan chips tersebut dia bergabung dengan Tim Serigala setelah itu dia menyembunyikan chips tersebut di tubuh anaknya"
"dia juga pernah melawan manusia buatan tersebut tapi belum tahap sempurna mungkin membutuhkan chips tersebut supaya Organisasi pembunuh bisa membuat manusia buatan lebih sempurna"
"aku ingin Pak Tua bisa mengeluarkan Chips dari tubuh istriku aku tidak ingin dia terlibat dalam hal berbahaya."
"Baiklah aku setuju aku akan memanggil Tim dokter militer"
"Terimakasih Pak Tua"
Kini Alvero pun kembali menemui istrinya ternyata istrinya sangat senang sekali bermain dengan Queen. Kini Alvero ikut bermain dengan mereka berdua. dia pun mengajak Istrinya dan Qia untuk menikmati waktunya di london.
mereka pun menikmati waktunya bermain di London dan setelah mereka bermain mereka pun kembali ke markas.
Saat mereka akan kembali ke markas mereka pun dihentikan oleh Orang tak dikenal.
"Cepat serahkan Wanita itu" ucap Pria tersebut.
"kalau aku tidak mau?"
"baiklah sebelum itu akulah yang akan membunuhmu"
"Sayang bawa Queen pergi dari sini" ucap Alvero.
"baik hubby kamu harus hati-hati"
akhirnya Qia pun langsung pergi bersama dengan Queen sementara itu Alvero melawan organisasi pembunuh.
Satu persatu semua lawan dapat diatasi oleh Alvero tapi dirinya tidak menyadari bahwa dia juga terkena luka akibat sebuah tembakan. walaupun dia terluka dia tetap melawan dengan kekuatan yang dia miliki hingga akhirnya mereka semua pun kalah di tangan Alvero.
Kini darah bercucuran di tubuh Alvero akibat tembakan tersebut.
sementara itu Qia dan Queen telah sampai di markas dia meminta tolong kepada anak buah Alvero.
"tolong suamiku cepat kalian tolong suamiku" ucap Qia.
"ada apa Nona kenapa nona berteriak seperti itu" ucap anak buah Alvero.
"Suamiku sedang melawan musuh dia sedang di kepung"
"Apa?"
"siapa yang menyerang Bos"
"aku tidak tahu yang aku tahu dia mempunyai tato bergambar pistol"
"bukankah itu adalah organisasi pembunuh jadi dia sudah bergerak."
Saat mendengar bahwa Organisasi pembunuh bergerak Pimpinan pun menyuruh semua anggota Black Dragon untuk bersiap-siap melawan mereka.
__ADS_1
lalu Pimpinan pun memanggil Qia.
"apa kamu adalah istri si bocah itu?"
"maksud Tuan adalah Alvero"
"iya apa kamu Adalah istrinya dia?"
"iya benar sekali tuan Alvero adalah Suamiku terus apa yang tuan ingin katakan kepadaku"
"aku dengar dari suamimu bahwa kamu menyimpan Chips manusia buatan dan ini adalah saat yang tepat untuk mengeluarkan Chips tersebut dari tubuhmu"
"apa maksudmu tuan?"
"Suamimu meminta tolong kepadaku untuk mengambil Chips dari tubuhmu dan setelah itu kamu pasti akan aman karena tidak di incar lagi"
"apa Tuan bisa mengambil Chips dari tubuhku ini"
"aku akan menyuruh dokter militer untuk melakukannya dan jangan panggil aku Tuan panggil saja aku Kakek"
"tidak apa-apa?"
"baiklah kek?"
Akhirnya Qia pun di suruh untuk pergi ke rumah sakit militer guna mengambil Chips dari tubuhnya.
Sementara itu Alvero sudah hampir tidak sadarkan diri tapi tiba-tiba anak buahnya menyelamatkannya dan langsung membawanya ke rumah Sakit.
Singkat Cerita Akhirnya Chips tersebut berhasil di ambil dan Kini Alvero juga berada di rumah sakit.
"Maaf Kakek sekarang dimana Suamiku"
"Suamimu sedang di rawat tadi dia tidak sadarkan diri"
"Qia pun langsung berjalan ke ruangan Alvero tidak peduli dia merasa kesakitan atau apa pun"
Saat dia datang ke ruangan Alvero dia pun melihat Alvero telah sadar.
"Syukurlah hubby kamu baik-baik saja"
"tenang saja sayang aku tidak apa-apa lihat suamimu ini kan sangat kuat"
"hubby aku telah mengeluarkan Chips dari tubuhku"
Saat mendengar itu Alvero pun tidak kaget sama sekali akhirnya Chips tersebut berhasil di keluarkan dari tubuh Istrinya.
Kini Queen pun datang ke rumah sakit militer dia pun menghampiri ayahnya.
"Daddy apa Daddy tidak apa-apa?"
"tidak apa-apa sayang Daddy baik-baik saja kan Daddy kuat"
"Queen takut Daddy tidak sadarkan diri aku tidak ingin di tinggal Daddy"
"tenang sayang Daddy tidak akan meninggalkan Kamu percayalah pada Daddy"
Queen pun hanya mengangguk.
kini Alvero sedang dirawat oleh istrinya dan juga anaknya.
Seminggu kemudian Alvero pun telah sembuh total dia kemudian menyuruh anak buahnya untuk berkumpul.
"Kali ini Organisasi Pembunuh sudah mulai bergerak sebelum itu kita harus menyerang mereka terlebih dahulu jangan biarkan mereka berbuat seenaknya"
__ADS_1
"Mulai Besok siapkan senjata kalian masing-masing kita akan melawan mereka dan hancurkan Laboratorium Proyek manusia buatan mereka.
"Baik Bos" ucap mereka semua.