
Qingyi pun mulai mengerjakan pekerjaan yang belum di selesaikan. Sementara itu Daniel masih mengobrol dengan Aurel bersama dengan Alena dan Managernya. lalu Cobra pun datang ikut ke dalam pembicaraan. "sepertinya disini ada tambahan wanita cantik" ucap Cobra. Aurel yang sedang mengobrol pun langsung menoleh keatas dan melihat sosok laki-laki.
"Kak Cobra" ucap Aurel.
"hai Aurel bagaimana kabarmu?" ucap Cobra.
"Saya kabarnya baik Kak" jawab Aurel.
"Kapan kamu datang ke sini"ucap Cobra.
"Saya datang tadi pagi kak" ucap Aurel.
saat mereka sedang berbincang Evans. "Bos siapa dia kenapa ada wanita cantik di sini" ucap Evans.
"Dia Aurel anaknya Dokter Steven"ucap Daniel.
"Apa bos dia Aurel aku tidak menyangka bahwa dia sudah menjadi Wanita Cantik Seperti ini aku ingat kamu pernah menangis gara-gara bos terluka karena melindungi kamu" ucap Evans.
Aurel yang mendengar pun langsung salah tingkah dan merasa bersalah atas kejadian waktu itu. "Kak maafkan aku ya kejadian waktu itu?" ucap Aurel.
"tidak apa-apa itu sudah menjadi tugasku untuk melindungi mu" ucap Daniel.
lalu Daniel pun menatap Evans Evans yang merasa di tatap oleh Daniel pun merasa sangat takut lalu dia meminta maaf kepada Aurel.
"Aurel maafkan kak Evans kak Evans tidak bermaksud untuk berbicara seperti itu" ucap Evans merasa bersalah.
"tidak apa-apa kak" ucap Aurel.
"makannya kalau bicara itu mikir dulu pakai otak"ucap Alena.
"ini lagi wanita bodoh ikut-ikutan aja pembicaraan orang" ucap Evans.
"Kamu mengatakanku wanita bodoh tapi kamu malah berbicara bodoh" ucap Alena.
"Apa katamu wanita bodoh" ucap Evans.
"kamu itu laki-laki bodoh ya berbicaranya tidak menggunakan otak" ucap Daniel.
mereka semua pun yang melihat tingkah mereka berdua tertawa.
"Kenapa kalian tertawa" ucap Evans dan Alena secara bersamaan.
"kalian itu sangat akrab" ucap Daniel.
"iya dari dulu kak Evans dan Kak Alena selalu akrab" ucap Aurel.
"Kalian berdua benar-benar sangat Akrab kenapa kalian tidak berpacaran saja"ucap Cobra.
Evans dan Alena yang mendengar bahwa mereka sangat akrab langsung menyangkalnya.
__ADS_1
"mana mungkin aku akan akrab dengannya" ucap Evans.
"aku juga mana mungkin akan akrab denganmu" ucap Alena.
mereka berdua pun terus mengoceh dan membuat semuanya ikut tertawa managernya yang melihat Aurel tertawa lepas pun merasa sangat heran karena baru kali ini Aurel tertawa dengan riang.
Singkat Cerita Qingyi pun datang ke tempat Daniel.
"selamat malam apa benar ini rumahnya Daniel." ucap Qingyi kepada penjaga Villa
"benar ini adalah rumahnya tuan muda Daniel mohon maaf ada urusan apa ya dengan Tuan muda" ucap penjaga Villa
"Saya Qingyi Kakaknya Tuan muda Daniel saya disini disuruh oleh adikku untuk bertemu dengannya" ucap Qingyi.
"oh ternyata anda Nona Qingyi silahkan nona masuk ke dalam Tuan muda ada di ruang tamu" ucap Penjaga Villa.
Qingyi yang melihat megahnya rumah dari adiknya pun merasa kagum dia tidak menyangka bahwa adiknya yang menghilang selama bertahun-tahun sudah sangat sukses dia benar-benar tidak tahu bahwa apa yang terjadi dengan adiknya beberapa tahun ini. lalu Qingyi pun masuk dan berjalan ke ruang Tamu.
disana sudah Ada Daniel Cobra Evans Alena Aurel dan managernya Aurel. Qingyi yang sudah sampai langsung menyapa mereka semua.
Aurel yang melihat kedatangan Qingyi pun langsung bertanya kepada Daniel.
"Kak Daniel Siapa wanita itu?" ucap Aurel dengan sedikit penasaran.
"dia Kakakku" ucap Daniel.
"Kakak? apakah dia kakak tadi di bicarakan olehmu" ucap Aurel.
"oh ya kak ini kenalin Aurel dan ini managernya.
lalu Aurel dan Qingyi pun berjabat tangan.
"Qingyi" ucap Qingyi sambil menjabat tangan Aurel.
"Aurel" ucap Aurel.
"Sepertinya aku mengenalmu" ucap Qingyi.
"benarkah" ucap Aurel.
"bukankah kamu adalah penyanyi yang Viral di media sosial aku tidak menyangka bahwa kamu akan datang kesini dan kamu juga kenal dengan adikku" ucap Qingyi.
"Aku dan Kak Daniel udah kenal dari kecil Kak makannya aku sangat akrab" ucap Aurel.
Daniel yang melihat Aurel dan kakaknya sangat cepat akrabnya pun sangat Senang
kini Daniel tinggal menunggu kedatangan William
"Daniel apa yang ingin kamu bicarakan" ucap Qingyi.
__ADS_1
"maaf kak besok kan Aurel akan mengadakan konser di kota White City aku ingin dia tinggal di rumah kakak" ucap Daniel.
"tapi dit ini kan hari udah malam kenapa dia tidak tinggal di rumah disini saja" ucap Qingyi.
"iya benar bos kenapa dia tidak tinggal disini saja nanti bisa tidur bareng aku dan Nona Qingyi" ucap Alena.
"memangnya kakak mau tinggal di sini juga" ucap Daniel.
"kalau kamu mengizinkan saya mau" ucap Qingyi.
"baiklah kalian bertiga boleh tinggal disini sampai kapanpun" ucap Daniel kepada Qingyi dan Aurel beserta managernya.
lalu Qingyi pun menghubungi orang tuanya dan mengatakan dia menginap di rumah adiknya dan orang tuanya Qingyi pun mengizinkannya.
lalu William pun datang dia membawa oleh-oleh dia setelah bekerja mengurus perusahaan langsung pergi ke tempat perbelanjaan disana William pun membeli buah-buahan apel. lalu Daniel pun menyuruh Pelayannya untuk dibuatkan Jus Apel.
"ada acara apa kumpul-kumpul begini" ucap William.
"tidak ada acara apa-apa" ucap Daniel.
lalu William pun menyapa Aurel. " kamu Aurel kan" ucap William.
"iya benar kak Aku Aurel" ucap Aurel.
"aku tidak menyangka bahwa kamu sudah sangat Cantik" ucap William.
"makasih kak atas pujiannya" ucap William.
dan William pun hanya membalas dengan tersenyum.
Daniel yang melihat kakaknya seperti kebingungan pun langsung bertanya.
"kakak kenapa kakak seperti orang Kebingungan" ucap Daniel.
"begini adikku akhir-akhir ini aku kepikiran dengan Asistenku Stella katanya dia izin pulang kampung dan aku pun mengizinkan dia pulang selama 3 hari tapi sampai sekarang hari ke 4 dia tidak datang waktu aku hubungin juga hpnya tidak aktif." ucap Qingyi.
"mungkin dia tidak ingin diganggu karena dia sedang temu kangen dengan orang tuanya Atau barang kali dia lupa" ucap Daniel.
"tidak mungkin adikku aku itu tau dengan Stella dia itu hpnya selalu aktif tapi dari hari pertama sampai hari ke empat dia tidak aktif sama sekali" ucap Qingyi.
"bagaimana kalau kita cari saja Nona Stella" ucap Cobra.
"ide bagus tuh" ucap Alena. lalu Mereka semua pun setuju untuk mencari Stella.
Daniel pun lalu membagi tugas kepada anak buahnya.
"besok kamu Alena kamu tetap bersama dengan Kakakku dan Kamu Cobra dan Willian kalian cari Keberadaan Stella dan Kamu Evans kamu urus dulu perusahaan." ucap Daniel.
"bos kalau Jack apa tugasnya" ucap Cobra.
__ADS_1
"aku tadi sudah bertemu dengan Jack di restoran aku menyuruhnya untuk menjaga istrinya karena istrinya seminggu lagi akan melahirkan" ucap Daniel