
"Maaf ya Jack baru sekarang kami menjenguk kamu dan istrimu" ucap Daniel.
"tidak apa-apa bos aku juga berterimakasih karena Kalian telah datang ke sini" ucap Jack.
"oh ya Jack apa kamu sudah tahu jenis kelamin anakmu" ucap William.
"jenis kelaminnya adalah Seorang Perempuan"ucap Jack.
Saat mendengar kata perempuan para Wanita pun hanya senyum-senyum sendiri.
"Kenapa kalian senyum-senyum sendiri" ucap Daniel.
"bukan urusanmu ini adalah urusan perempuan" ucap Qingyi.
"apa kalian senyum-senyum sendiri karena calon anak jack itu perempuan" ucap Daniel.
"itu kamu tahu" ucap Qingyi.
"kalau anak dia perempuan kan bisa bermain dengan kami" ucap Alena.
"Jack aku boleh melihat Istri mu" ucap Daniel.
"Silahkan Bos" ucap Jack.
Daniel lalu masuk ke dalam ruangan dimana Istrinya Jack di rawat.
"Hai bagaimana kabarmu" ucap Daniel.
"aku baik-baik saja terimakasih telah menjengukku" ucap istrinya jack.
"sama-sama" ucap Daniel.
"Jack ada yang ingin aku tanyakan kepadamu dan istrimu"ucap Daniel.
"apa yang ingin bos katakan."ucap Jack.
"Jack jika anakmu sudah lahir apa kamu akan kembali ke Tim serigala atau kamu akan pensiun dan hidup tenang bersama anak dan istrimu" ucap Daniel.
Jack pun sangat kebingungan dengan omongan dari bosnya tapi jack sudah mempunyai jawaban yang pasti jadi jack memberanikan diri untuk menjawab pertanyaan dari bosnya.
__ADS_1
"mungkin aku akan pensiun bos" ucap Daniel.
"sudah kuduga kamu akan berkata seperti itu"ucap Daniel.
"kalau itu memang sudah menjadi keputusanmu jack aku mendukungmu"ucap Daniel.
"bos mengizinkan ku untuk pensiun."
"mana mungkin aku melarangmu kamu pensiun demi anak dan istrimu kamu ingin hidup dengan tenang dengan keluarga kecilmu bagiku kamu adalah sosok suami yang baik dan kamu juga telah menemukan wanita yang sangat hebat dan sekarang akan melahirkan anakmu." ucap Daniel.
"makasih bos aku sudah banyak berhutang budi kepada bos tapi aku tidak tahu bagaimana cara membalasnya" ucap Jack.
"aku tidak mau meminta balasan darimu yang lebih penting adalah tolong kamu lindungi keluarga kecilmu itu" ucap Daniel.
"baik bos aku pasti akan menjaga mereka dengan baik" ucap Jack.
"Jack jika anakmu sudah lahir datanglah ke tempat Villaku ajak anak dan istrimu walaupun kamu sudah pensiun tapi kamu masih dianggap sebagai anggota Tim serigala Karena kamu juga bagian dari keluarga Tim serigala." ucap Daniel.
"baik bos jika anakku sudah lahir aku pasti akan bermain ketempatmu" ucap Jack.
"baiklah aku tunggu kedatanganmu" ucap Daniel.
Daniel lalu pergi ke rumah orang tuanya dia ingin menjemput orang tuannya untuk makan bersama di Villanya.
Sampailah Daniel di rumah orang Tuanya kini Daniel masuk ke dalam rumah orang tuanya. melihat Daniel masuk kedua orang tuanya pun menyambutnya dengan hangat.
Daniel lalu mengajak kedua orang tuanya untuk ke rumahnya. ke dua orang tuanya pun mau datang ke tempat Daniel. Akhirnya Daniel pun mengajak orang Tuanya datang ke tempatnya. sampailah mereka di Villa milik Daniel. saat kedua orang tuanya melihat Villanya mereka sangat kagum.
"Sayang apa benar ini milikmu" ucap Karina.
"benar bu ini semua milikku" ucap Daniel lalu keluar dari mobil begitu juga dengan ke dua orang tuanya. mereka pun masuk ke dalam tak henti-hentinya orang tua Daniel melihat setiap sudut rumah mereka tidak percaya bahwa rumah anaknya bagaikan sebuah istana. Daniel pun mengajak ibunya untuk ke ruang makan disana Daniel sudah di tunggu oleh rekan lainnya. Saat Daniel masuk ke dalam ruang makan dengan kedua orang tuannya. Aurel pun bertanya kepada Daniel karena penasaran.
"Kak Daniel Siapa mereka berdua" ucap Aurel.
"dia ayah dan ibuku" ucap Daniel.
"Dia ayah dan ibumu" ucap Aurel lalu mendekat kepada ke dua orang Tua Daniel dan memperkenalkan kan dirinya.
"maaf om tante saya ngga tahu tante orang tua dari Kak Daniel oh ya perkenalkan aku Aurel aku temannya Kak Daniel." ucap Aurel.
__ADS_1
"kamu temannya Daniel ternyata temannya Daniel Cantik-Cantik"ucap Karina.
Singkat Cerita setelah Aurel memperkenalkan dirinya ke pada Ke dua orang tua Daniel. Daniel pun mengajak semua Yang di Villa untuk makan bersama-sama awalnya Pelayan dari Daniel tidak ingin ikut karena merasa malu tapi Daniel terus memaksanya karena ini adalah sebuah perintah dan akhirnya semua pelayan yang bekerja di tempat Daniel pun ikut makan bersama.
Kedua orang tuanya pun tampak senang ketika melihat Daniel memperlakukan semua Pelayannya seperti keluarganya sendiri.
semua pelayannya pun juga merasa senang karena Daniel memperlakukan mereka dengan sangat baik.
mereka pun makan bersama-sama menikmati hidangan yang ada dengan lahap. Setelah selesai makan mereka berbincang-bincang sementara semua pelayannya kembali ke dapur.
"Sebentar lagi Jack akan mempunyai seorang putri tadi Jack mengatakan akan pensiun dan aku pun menyetujuinya." ucap Daniel.
"jika keputusan Jack akan pensiun aku juga sangat setuju bos karena jack harus menikmati sisa hidupnya dengan keluarga yang dia cintai."ucap Cobra.
"iya jack juga telah melakukan banyak hal dengan kita walaupun berat untuk merelakan dia pensiun tapi ini sudah tekad dia untuk pensiun aku pun hanya mendukungnya" ucap Evans.
"Jack pasti akan menjadi ayah dan suami yang baik dia pasti akan melindungi keluarga kecilnya karena waktu dulu sebelum Jack gabung dengan Tim kita Jack berani melawan bosnya demi orang yang dia cintai hal itulah yang membuatku sangat kagum dengan Jack" ucap Daniel.
"bagiku Jack adalah sosok teman yang sangat luar biasa" ucap William.
"aku tidak sabar bagaimana anaknya jack kalau sudah melahirkan apa dia akan cantik seperti aku" ucap Alena.
mendengar kata cantik Evans pun seperti ingin muntah.
"Evans kamu kenapa" ucap Daniel.
"ngga papa bos aku tadi ingin muntah ketika mendengar kata cantik keluar dari mulut wanita ini"ucap Evans.
"jadi maksudmu aku ngga cantik aku bertanya pada kamu memangnya kamu Tampan" ucap Alena.
"ya tampan lah masa orang seperti aku ngga tampan dan memangnya kamu juga cantik"ucap Evans.
"ya jelas cantik lah bahkan banyak pria yang ingin berpacaran denganku"ucap Alena.
melihat keributan antara Evans dan Alena kedua orang tua Daniel pun tampak heran lalu dia bertanya kepada Qingyi.
"Sayang apa mereka sering seperti ini" ucap Karina.
"mereka memang selalu seperti ini bu bahkan kata Daniel dari kecil memang sudah sering ribut seperti ini tapi bagi kami mereka memang sangat akrab" ucap Qingyi.
__ADS_1