Kembalinya Raja Tentara

Kembalinya Raja Tentara
Episode 37 kebenaran tentang Kecelakaan


__ADS_3

"Siapa kamu sebenarnya" ucap Toni.


"oh aku lupa memperkenalkan diri Perkenalkan. aku Daniel Pemilik dari perusahaan Daniel Grup dan Nexus Grup


Jeger seperti di sambar petir mereka pun langsung kaget ketika mereka Tahu siapa yang mereka singgung.


"kamu adalah CEO dari dua perusahaan dunia kenapa kamu datang ke kota kecil seperti ini" ucap Edwin.


"Tentu saja aku datang ke sini karena aku ingin menemui pacarku yaitu Bella" ucap Daniel.


"Tuan apa Tuan tidak tahu bahwa perempuan ini adalah J**ng" ucap Farah. Daniel yang marah pun langsung menampar Farah


Plak "tutup mulut busukmu itu jika kamu masih berani menghina Bella aku akan membuat kalian lebih menderita." ucap Daniel.


"Bella apa kamu ingin tahu siapa yang telah membuat ayahmu tewas" ucap Daniel.


"siapa siapa yang telah membuat ayahku tewas" ucap Bella.


"orang yang membuat ayahmu tewas adalah saudara ayahmu sendiri" ucap Daniel.


"apa? Om Edwin yang membuat ayahku meninggal" ucap Bella dengan kaget.


"om Edwin apa benar kamu yang telah membunuh ayahku" ucap Bella.


"bukan aku tidak membunuhnya sama sekali" ucap Edwin.


"kamu jangan pernah berbohong Di hadapanku"


ucap Daniel.


"aku aku tidak berbohong sama sekali aku benar-benar tidak membunuhnya" ucap Edwin.


"kalau kamu tidak membunuhnya kenapa wajahmu begitu panik" ucap Daniel.


"wajahku memang seperti ini aku tidak panik sama sekali jika aku membunuh Adikku dimana buktinya" ucap Edwin.


"oh kamu ingin bukti?" Daniel pun mengeluarkan sebuah ponsel dalam ponsel tersebut terdapat percakapan antara Edwin dan orang yang tak di kenal dalam percakapan tersebut Orang tak di kenal itu menagih uang kepada Edwin dan Edwin pun memberikan uang tersebut dan mengatakan bahwa rencanamu bagus sampai sekarang belum ada yang tahu bahwa akulah yang telah membunuh Max adikku.


"bagaimana apa masih kurang buktinya"ucap Daniel.


"tidak itu tidak mungkin itu fitnah" ucap Edwin.

__ADS_1


"apa kamu bilang fitnah biar aku perjelas penyebab k kecelakaan itu dan aku pun telah menyelidiki hasil kecelakaan itu. kecelakaan itu terjadi 15 tahun yang lalu waktu itu Om Max tante Vera dan Bella sedang melakukan perjalanan liburan dalam perjalanan tersebut mobil yang dikendarai oleh om Max mengalami rem blong dan tiba-tiba sebuah mobil melaju dengan kecepatan tinggi menabrak mobilnya om max dari samping mobilnya om max pun terpental hingga jauh beberapa kilometer. yang menyebabkan Om max meninggal. Polisi yang menyelidiki hal tersebut mengatakan bahwa kecelakaan itu karena rem blong tapi ketika Tante Vera mengatakan kepadaku bahwa Om max suka merawat mobilnya hal itu membuatku semakin curiga.


kenapa orang yang selalu merawat mobilnya bisa ceroboh dalam mengecek kendaraanya" ucap Daniel. ucapan Daniel pun membuat


.


"mungkin dia lupa mengecek mobilnya" ucap Edwin dengan panin


"Daniel kenapa kamu tahu tentang kecelakaan 15 tahun yang lalu apa kamu menyelidikinya.


"iya benar aku menyelidiki kecelakaan lima belas tahun yang lalu dan aku juga telah menangkap pelaku yang menabrak ayahmu" ucap Daniel.


"apa kamu sudah menangkapnya sekarang dia dimana" ucap Bella.


"tenang sekarang dia berada di tanganku" ucap Daniel.


lalu Daniel pun menunjukan sebuah video dan video tersebut terdapat seseorang yang mengakui bahwa dia telah membunuh orang yang bernama Max atas perintah Edwin.


dia mengatakan bahwa Edwin lah yang telah membunuh Max, Edwin pertama-tama memutuskan rem mobilnya Max, Max yang sudah mengecek mobilnya tidak mengetahui bahwa rem mobilnya sudah di rusak oleh Edwin dan Edwin pun menghubungi Pembunuh tersebut Seolah-olah itu adalah kecelakaan.


"bagaimana kamu kaget bukan kenapa pembunuh yang kamu bayar ada di tanganku" ucap Daniel.


"Kenapa Om tega membunuh ayahku apa salahnya ayahku" ucap Bella.


akhirnya Edwin pun mengakuinya dan dia pun menjawab perkataan Bella dengan tertawa seperti orang gila.


"hahaha ya aku lah yang telah membunuh ayahmu alasan aku membunuhnya karena aku ingin menguasai seluruh perusahaan milik ayahmu" ucap Edwin.


"aku sangat iri dengan ayahmu ayahmu sangat pintar dalam berbisnis dan dia mendirikan perusahaan dari kecil hingga sampai besar dan ayahmu selalu mendapatkan pujian kenapa aku tidak bisa seperti Max padahal aku lahir lebih dulu dari Max tapi kenapa aku tidak bisa menjadi pintar seperti Max" ucap Edwin.


"kembalikan Perusahaan ayahku" ucap Bella.


"Hahaha perusahaan ayahmu telah aku jual dengan harga yang murah" ucap Edwin.


"kenapa kamu malah menjual Perusahaan milik ayahku" ucap Bella.


"aku menjualnya karena perusahaan itu akan bangkrut dan aku menjualnya karena untuk menutupi hutangku" ucap Edwin.


Bella yang marah pun ingin sekali memukul Edwin dia benar-benar sangat marah dan ingin sekali membuat om Edwin mati.


tapi dia langsung di tenangkan oleh Daniel.

__ADS_1


"tenanglah perusahan ayahmu sekarang berada di tanganku" ucap Daniel.


"apa maksudmu" ucap Bella.


"Edwin menjual perusahaannya ke seseorang dan orang itu adalah anak buahku sendiri" ucap Daniel.


"jadi kamu yang telah membeli perusahaan ayahku" ucap Bella.


"iya aku membelinya karena perusahaan ini adalah milikmu bukanlah milik si bajingan itu" ucap Daniel.


mendengar bahwa perusahaan Aston Grup di beli oleh anak buah Daniel membuat Edwin langsung kaget.


"habis sudah sekarang aku tidak mempunyai apa-apa lagi" ucap Edwin.


Farah pun menjadi gila ketika dia tahu bahwa sekarang tidak mempunyai harta apa pun.


"Semua ini gara-gara kamu Perempuan sialan" ucap Farah.


tiba-tiba polisi pun datang ternyata Angel yang telah menelfon polisi atas Perintah Daniel.


Singkat Cerita mereka semua pun di tangkap oleh Polisi kini Daniel dan Bella pun keluar dari tempat tersebut.


"Bella aku akan menyerahkan kembali perusahaan milik ayahmu" ucap Daniel.


"bukankah perusahaan milikmu karena kamu telah membelinya dan jika aku mengambilnya berarti aku harus membeli lagi Perusahaannya ke kamu" ucap Bella.


Daniel pun langsung menyentil Dahinya.


"bodoh! aku membeli Perusahaan ayahmu karena aku ingin kamu yang mengelolanya dan aku juga telah menanamkan modal sebesar 1 triliun ke perusahaan ayahmu" ucap Daniel


"1 triliun bukankah itu terlalu mahal" ucap Bella.


"tidak apa-apa bagiku uang bukanlah segalanya karena bagiku yang penting aku bisa melindungi orang yang aku sayangi" ucap Daniel.


"Daniel aku ingin bertanya dan kamu jujur padaku" ucap Bella.


"apa yang ingin kamu tanyakan" ucap Daniel.


"Siapa nama orang yang kamu sukai yang telah meninggal dan kenapa dia bisa meninggal dan kenapa nama kamu bisa berubah menjadi Daniel bukankah namamu itu Kak Deny" ucap Bella.


"Nanti aku akan ceritakan secara perlahan-lahan dan aku juga akan menceritakan tentang masa laluku kenapa namaku bisa berubah menjadi Daniel

__ADS_1


__ADS_2