
Singkat Cerita di pagi hari Daniel dan anak buahnya sudah bersiap-siap untuk menjalankan tugasnya masing-masing Cobra dan William sudah siap untuk mencari Stella sementara Daniel akan menjadi bodyguard dari Aurel.
mereka semua pun akhirnya pergi dan Kini Daniel menemani Aurel untuk ke tempat Konser. lalu Daniel dan Aurel beserta managernya pun masuk ke dalam mobil dan Daniel melakukan mobilnya menuju ke tempat konser. sampailah mereka di tempat konser tersebut. lalu Aurel pun langsung di sambut oleh para Panitia Konser tersebut.
"Selamat Datang Nona Aurel saya adalah penanggung jawab di konser Nona Aurel" ucap Penanggung jawab yaitu seorang wanita.
lalu Aurel pun juga memperkenalkan diri dia juga memperkenalkan Daniel dan Managernya.
"terimakasih aku harap konser ini bisa berjalan dengan baik" ucap Aurel.
dan Aurel pun langsung masuk ke dalam ruang latihan untuk melatih vokalnya. Daniel pun melihat Aurel yang sedang latihan tampak tersenyum. lalu managernya pun ikut duduk di samping Daniel.
"Maaf tuan Daniel aku ingin tanya?" ucap manager.
"Apa yang ingin kamu tanyakan"ucap Daniel.
"Apa kamu menyukai nona Aurel" ucap Managernya.
"maksudmu"ucap Daniel.
"aku tadi melihat kamu tersenyum kepada Nona Aurel apa kamu menyukainya" ucap managernya.
"aku hanya menganggap dia sebagai adikku sendiri" ucap Daniel.
"aku kira kamu menyukainya tapi aku lihat Nona menyukaimu" ucap Managernya.
"Jika dia memang menyukaiku biarkan dia menyukaiku tapi dalam hatiku aku hanya menganggap dia sebagai adikku sendiri"ucap Daniel.
__ADS_1
"kenapa kamu tidak menyukai Nona Aurel dan kamu menganggap Nona hanya seorang adik." Tanya managernya.
"karena aku tidak ingin mengingat masalaluku" ucap Daniel.
"maksudmu?" ucap managernya.
"aku melihat Aurel karena dia sangat mirip dengan seorang perempuan yang aku kenal." ucap Daniel.
"perempuan yang kamu kenal siapa?" ucap Managernya.
"dia adalah Aura. Aura adalah temanku sebelum aku bertemu dengan Aurel kami dulu adalah korban dari penculikan geng Falcon waktu itu aku seperti anak yang tidak punya tujuan pikiranku kosong dan tidak mengingat apapun bahkan aku tidak mengingat namaku sendiri. tiba-tiba ada seorang perempuan bagaikan malaikat menemui ku dia berkata maukah kamu bermain denganku aku pun hanya mengangguk di sana dia bercerita bahwa dia ingin sekali keluar dari tempat itu dan jika dia berhasil keluar dari tempat itu maka dia ingin menjadi seorang Penyanyi.
dia mengajakku untuk kabur dari tempat itu tapi saat aku dan dia kabur kami ketahuan oleh Anggota geng Falcon kami disana disiksa kami hanya memiliki satu kesempatan kami harus membunuh satu sama lain. waktu itu tanganku sangat gemetar apakah aku harus membunuh seseorang yang telah merubah hidupku atau aku harus mati demi dirinya. dan kami pun mulai mengambil pistol yang berada di bawah lalu kami mengambilnya aku dan dia mulai mengarahkan pistol nya satu sama lain. saat aku dan dia mulai menembak aku kira dia menembakku juga tapi ternyata tidak dia tidak menembakku sama sekali akhirnya peluru yang aku tembak tepat mengenai jantungnya. sejak saat itu aku tidak mau dekat dengan siapapun bahkan banyak sekali wanita yang berada di penculikan itu ingin sekali bermain denganku tapi aku selalu menutup diriku karena aku tidak ingin kejadian waktu itu terulang kembali."
Sejak pertama kali aku bertemu dengan Aurel aku pikir Aura hidup kembali karena wajahnya sangat mirip dengannya dan sampai saat ini pun aku masih menganggap Aurel adalah Aura" ucap Daniel.
"jadi kamu memiliki masa lalu yang menyedihkan dan apakah kamu tidak bisa melupakan dia" ucap Managernya.
"apa kesamaan ya"ucap managernya.
"dia ingin sekali menjadi seorang penyanyi begitu pula dengan Aurel dia juga ingin menjadi seorang penyanyi, dia itu adalah anak yang keras kepala walaupun aku baru bertemu dengannya waktu itu tapi sifat keras kepalanya sangat mudah di tebak begitu pula dengan Aurel dia juga mempunyai sifat keras kepala. dan yang ketiga adalah dia sama-sama seorang wanita yang sangat kuat." ucap Daniel.
"jadi kamu melihat sosok Nona Aurel adalah Aura apakah kamu tidak merasa kasihan dengan Nona Aura karena dia mencintaimu" ucap managernya.
"buat apa kalau aku mencintainya karena dia sangat mirip dengan Aura aku tidak mencintainya sebagai Aurel." ucap Daniel.
"Semakin kuat kamu mencintai seseorang semakin kuat pula kamu akan kehilangan seseorang yang kamu cintai. aku tidak ingin kejadian waktu itu terulang kembali dan aku hanya ingin melindungi orang-orang yang aku sayangi karena mereka semua adalah orang yang sangat penting bagiku" ucap Daniel.
__ADS_1
"ternyata Nona Aurel tidak salah mencintaimu kamu melakukan segalanya demi orang-orang yang kamu lindungi aku berharap kamu bisa melindungi nona Alena pada saat konser nanti." ucap managernya.
"tenang saja aku pasti akan melindunginya dengan baik karena itu sudah menjadi tugasku" ucap Daniel.
"baiklah aku percaya denganmu" ucap managernya lalu mereka berdua pun tersenyum.
Singkat Cerita Konser pun segera di mulai tiket konser pun terjual habis banyak sekali antusias dari kota White City untuk melihat penampilan dari Aurel. Daniel tidak menyangka bahwa Aurel sangat terkenal. semua pun bersorak ketika Aurel memasuki panggung dan bernyanyi saat lagu yang dia nyanyikan telah selesai dia ingin mengajak penonton untuk naik ke atas panggung tiba-tiba lampu sorot mengarah kepadaku dan aku pun disuruh untuk naik ke atas panggung. aku dan Aurel di suruh untuk berduet semua orang menganggap aku tidak bisa bernyanyi tapi setelah aku mengeluarkan suaraku semua orang terdiam dan mereka pun mulai menikmatinya.
Saat aku dan Aurel sedang bernyanyi aku melihat ada penembak jitu dari kejauhan aku pun langsung menyuruh semuanya untuk menunduk.
"Kalian Semua menunduk" Teriak Daniel.
Semua orang pun sangat heran kenapa laki-laki yang berada di atas panggung menyuruh semua mereka semua untuk menunduk lalu Daniel pun mulai memegang Kepala Aurel dan memaksanya untuk menunduk dan sebuah peluru pun melintas dan mengenai tembok.
Semua orang berhamburan keluar Daniel mengajak Aurel dan managernya untuk pergi ke tempat yang aman karena Aurel di tutupi oleh kerumunan Penembak jitu itu pun tidak menemukan jejaknya.
"Sial aku kehilangan dia" ucap Penembak jitu tersebut.
lalu Daniel pun mengajak Aurel dan managernya ke sebuah gudang di sana Daniel menyuruh mereka berdua untuk bersembunyi.
"kalian tunggu disini jangan sampai keluar" ucap Daniel.
"kalian akan keluar ketika aku sudah masuk kesini" ucap Daniel.
"Kak Daniel kamu mau kemana?" ucap Aurel.
"Aku hanya ingin membersihkan seorang sampah" ucap Daniel.
__ADS_1
"membersihkan seorang sampah maksudmu?" ucap Aurel.
"kamu tidak perlu tahu intinya kamu harus