Kembalinya Raja Tentara

Kembalinya Raja Tentara
Episode 89 Aku mencintaimu!


__ADS_3

Alvero seketika itu langsung marah dan memukul Orang tersebut hingga berdarah.


"Katakan siapa Orang yang menyuruhmu melakukan hal itu"


"aku tidak akan mengatakannya aku takut di bunuh oleh mereka."


"Jika kamu tidak mengatakannya aku akan menyiksamu lebih kejam"


Alvero pun mengambil sebuah alat untuk menyiksa Orang Tersebut.


Orang tersebut pun merasa sangat kesakitan akibat Siksaan yang di lakukan oleh Alvero.


"Cepat katakan siapa yang menyuruhmu jika tidak aku akan membunuhmu"


"baik aku akan katakan tapi aku ingin kamu membantuku"


"apa yang bisa saya bantu?"


"tolong selamatkan anak dan istriku aku melakukan semua ini karena terpaksa Istriku dan Anakku ada di tangan Organisasi Pembunuh"


"baiklah aku akan menolong Istri dan anakmu. katakan apa yang kamu ketahui tentang Organisasi Pembunuh."


"Organisasi Pembunuh merupakan Organisasi paling berbahaya di dunia setiap tahunnya Organisasi tersebut selalu bertambah anggota Organisasi tersebut Sering melakukan teror di berbagai negara."


"mereka menciptakan manusia buatan dan bertujuan untuk menguasai dunia."


"lalu berapa banyak manusia buatan yang mereka ciptakan"


"kalau hal itu aku tidak mengetahuinya sama sekali."


"terus dimana Istri dan anakmu di Sandra"


"dia berada di kota A di sana adalah tempat di buatnya manusia buatan banyak Orang yang di bawa ke sana."


"baiklah aku pasti akan menyelamatkan Istri dan anakmu"


"Andy dan David Aku perintahkan kamu untuk Pergi ke kota A selamatkan semua Sandra yang berada di sana."


"aku dan yang lainnya akan menuju ke markas utama Organisasi pembunuh saatnya kita melakukan bersih-bersih"


Sementara itu Elizabeth dan Alma sekarang telah menjadi pengawal Qia.


Saat Qia akan melakukan pertemuan dengan Klien tiba-tiba ada sekelompok orang yang menyerangnya.


Elizabeth dan Alma pun langsung melindungi Qia.


"Siapa kalian apa yang kalian inginkan?" ucap Elizabeth


"Perempuan cantik lebih baik kamu serahkan wanita itu jika tidak aku akan menyiksamu"


"apa kamu bisa mengalahkan Kan ku"


"hahaha apa kamu bercanda Cantik jika aku bisa mengalahkan mu terus apa yang akan kamu lakukan"


"jika kamu bisa mengalahkan kan ku aku bisa menjadi pengikut setia mu dan kamu juga bisa melakukan apa saja padaku tapi jika kamu kalah aku akan membuatmu hilang dari dunia ini"


"Hahaha berani sekali kamu"

__ADS_1


para pria tersebut pun langsung menyerang Elizabeth dan juga Alma. bagi Elizabeth dan Alma menghadapi musuhnya adalah seperti menghadapi seekor semut tidak ada apa-apanya.


Semua musuh pun berhasil di kalahkan Oleh Elizabeth dan juga Alma. tapi karena Elizabeth dan Alma melawan banyak Musuh salah satu musuh pun langsung menangkap Qia.


"lepas cepat lepaskan aku"


"diam kamu!"


"Nona" ucap Elizabeth dan Alma.


"jangan mendekat jika kamu mendekat aku akan bunuh dia"


Elizabeth dan Alma pun tidak berani mendekat dia tidak ingin Istri Bosnya terluka.


akhirnya Qia pun di bawa oleh Kelompok Organisasi pembunuh.


Alvero yang mendengar hal itu sangat marah sekali lalu dia pun mengerahkan seluruh anak buahnya untuk menyerang markas Organisasi Pembunuh.


Sementara itu Elizabeth dan Alma mengikuti kemana mobil yang membawa Qia.


dan Qia pun di bawa oleh Orang tersebut ke sebuah dermaga.


di sana sudah banyak kelompok pembunuh


bayaran beserta pemimpinnya.


lalu Alvero pun mendapat kabar dari Elizabeth bahwa Istrinya di bawa ke sebuah dermaga.


Alvero pun langsung Pergi ke sebuah dermaga di sana dirinya sudah di sambut oleh Para Pimpinan Organisasi Pembunuh. di sana Alvero melihat Istrinya sudah di ikat dengan tali.


Alvero pun turun dari mobil dia langsung menghampiri para Pimpinan Organisasi Pembunuh tersebut.


"Serahkan terlebih dahulu Chipsnya dan kembalikan perusahaan seperti semula lalu serahkan nyawamu padaku"


"baiklah aku akan serahkan Chips tersebut tapi cepat lepaskan dia terlebih dahulu"


"melepaskan dia? aku tidak akan melepaskannya sebelum kamu menyerahkan Chips tersebut."


Saat Alvero sudah memberikan Chips tersebut sebuah peluru melintas dan mengarah ke Arah Istrinya Alvero pun langsung berlari dan melindungi Istrinya.


Alvero pun langsung tertembak di bagian bahunya.


"hubby"


"tenang saja aku tidak apa-apa"


"aku tidak menyangka bahwa Perempuan ada kelemahan mu Bos"


Mendengar Suaranya Alvero pun langsung kaget.


"Siapa kamu kenapa Suara kamu sangat mirip sekali dengannya."


Orang tersebut pun langsung membuka topengnya.


"lama tak berjumpa Bos"


Deg Alvero pun langsung kaget ketika sudah melihat wajah itu.

__ADS_1


"Kamu Caesar."


"benar sekali ini Aku Caesar aku datang untuk membalaskan dendam ku"


"jadi kamu adalah Pemimpin dari Organisasi Pembunuh"


"benar sekali aku adalah pemimpin mereka semua aku datang untuk membalaskan dendam kepada kalian semua"


"kenapa harus membalas dendam bukankah semuanya sudah berakhir."


Caesar pun langsung menembak Alvero sekali lagi.


"berakhir? balas dendam ini tidak akan berakhir sampai kamu dan Orang-orang terdekatmu mati"


"apa yang sebenarnya kamu inginkan"


"aku ingin sekali membunuhmu dan juga aku akan membalas kematian adikku"


"jika Kamu ingin membalas kematian adikmu tapi kenapa kamu bergabung dengan Organisasi Pembunuh bukankah merekalah yang telah membunuh Adikmu"


"Kelompok Organisasi bayaran bukanlah yang telah membunuh adikku tapi kamu lah yang telah membunuh adikku jika saja kamu datang lebih awal dia tidak akan mati."


"Saatnya aku akan membunuhmu"


Alvero terus di hujani tembakan dan Istrinya pun terus menangis.


"lompat lah ke dalam bawah nanti akan ada orang yang menyelamatkanmu"


"lalu bagaimana denganmu aku tidak ingin kehilanganmu"


Alvero pun menyuruh Seluruh anak buahnya melakukan serangan habis-habisan.


"bunuh mereka semua" teriak Alvero kepada seluruh anak buahnya.


lalu Alvero pun langsung melemparkan Qia ke bawah laut di bawah sada sudah ada anak buahnya Alvero yang menunggunya.


tapi sebelum Alvero melempar Qia dia mengatakan sesuatu.


"aku sangat senang sekali bisa bertemu denganmu mencintaimu bahkan menikah denganmu dan maafkan aku karena aku belum bisa menepati janjiku bahwa kita akan memiliki seorang anak. jaga dirimu baik-baik"


"sekali lagi aku mengatakan kepadamu bahwa aku sangat mencintaimu"


"hah aku juga sangat mencintaimu jadi kumohon bertahanlah demi diriku"


"maafkan aku" ucap Alvero kemudian langsung melemparkan Istrinya kebawah laut.


tiba-tiba sebuah Bom pun meledak di dekat Alvero.


Istrinya meneteskan air mata dan Seluruh anak buahnya pun ikut menangis. walaupun Seluruh Kelompok Organisasi pembunuh telah di hancurkan tapi mereka semua menangis karena kehilangan Pemimpinnya.


Seminggu kemudian sejak kejadian itu Qia hanya bisa memandangi foto suaminya. walaupun dirinya belum mengetahui apakah Suaminya masih hidup atau sudah mati.


"Sayang makanlah" ucap Adelia.


"aku tidak lapar mah"


"Sayang kamu harus makan ini demi bayi kamu kamu harus kuat."

__ADS_1


mengingat dirinya sedang hamil Qia pun hanya bisa menangis. sebenarnya Qia ingin sekali memberikan kejutan untuk Suaminya tapi sayang sekali bahwa Suaminya telah meninggalkan dirinya.


__ADS_2