
Daniel pun menghubungi Tante Vera dan mengatakan Bella sudah sadar atau belum dan Tante vera pun menjawab bahwa dia sudah sadar dan sekarang dia baik-baik saja.
Daniel pun melajukan mobilnya dan pergi ke rumah sakit kembali. sebelum dia datang ke rumah sakit Daniel terlebih dahulu membelikan buah-buahan untuk Bella. Setelah membeli buah-buahan Daniel pun masuk ke dalam mobil dan melajukan mobilnya kembali.
Daniel sudah masuk ke dalam rumah sakit disana dia melihat Bella dalam kondisi yang sudah sehat.
Daniel pun masuk ke dalam ruang rawat Bella. lalu Daniel pun menyerahkan Buah-buahan yang baru dia beli kepada Bella.
"bagaimana keadaanmu" ucap Daniel.
"aku baik-baik saja" ucap Bella.
"apa kamu sudah mengingat tentang kejadian tadi malam" ucap Daniel.
"aku hanya ingat ketika aku sedang bekerja tiba-tiba ada petugas kebakaran dia menyemprotkan sesuatu ke ruanganku ketika aku menghirupnya aku langsung pingsan."ucap Bella.
"apa kamu melihat dengan jelas wajahnya.
"aku tidak melihatnya dengan jelas.
Daniel pun kini mengupas buah apel lalu menyuapi Bella ibunya Bella yang melihatnya pun hanya bisa tersenyum.
"Daniel kapan sidang om Edwin dilaksanakan" ucap Bella.
"apa kamu sudah tidak sabar ingin melihat Edwin masuk penjara" ucap Daniel.
omongan dari Daniel pun membuat Tante Vera kaget.
"apa? si Edwin akan masuk penjara" ucap Vera.
"iya benar sekali Bu karena dia adalah orang yang telah membunuh ayah." ucap Bella.
"jadi benar bahwa dia lah yang telah membunuh Suamiku" ucap Vera.
"terus bagaimana dengan perusahaan Suamiku" ucap Vera.
"tenang bu perusahaannya sudah ada ditangan kita" ucap Bella.
"jadi perusahaan Aston sudah menjadi milik kita lagi" ucap Vera.
__ADS_1
"benar bu perusahaan ayah sudah menjadi milik kita tapi ibu harus berterimakasih kepada Kak Daniel karena dialah yang membantu kita merebut perusahaan Aston Grup dari Om Edwin"
"Jadi Daniel yang membantu kita"
"iya bu Daniel yang telah membeli perusahaan ayah kemudian dia menyerahkan perusahaannya kepadaku tapi aku menolaknya" ucap Bella
"kenapa kamu menolaknya bukankah kamu ingin sekali bekerja di Aston Grup." ucap Vera.
"itu dulu bu tapi sekarang tidak aku sekarang sangat nyaman bekerja di perusahaanku dan Aston Grup aku serahkan kepada ibu" ucap Bella.
"tapi aku tidak pantas untuk bekerja di Aston Grup" ucap Vera.
"ibu harus menerima perusahaan itu mungkin perusahaan itu adalah hadiah terakhir ayah untuk ibu makannya ibu harus bisa menjaganya" ucap Bella.
"Tenang tante aku bisa membantu tante" ucap Daniel.
"iya Bu Kak Daniel pasti akan membantu Ibu" ucap Bella.
"baiklah Tante nanti setelah Bella sembuh kita akan pergi ke perusahaan Aston Grup." ucap Daniel.
"baiklah aku setuju dan aku akan membuktikan bahwa aku bisa membuat perusahaan Aston maju lagi." ucap Vera.
kini mereka bertiga pergi ke tempat persidangan. sampailah mereka di tempat persidangan tersebut.
didalam Persidangan tersebut mereka melihat Edwin, Toni, Farah dan Linda yang sedang di sidang. Edwin dan Farah di jatuhi hukuman karena telah melakukan pembunuhan berencana . sementara itu Toni dan Linda di jatuhi hukuman karena telah melakukan tindak pidana pencucian uang.
Kini mereka pun harus mengakui kesalahannya Edwin dan Farah di penjara seumur hidup atau hukuman mati. sementara itu Toni dan Linda di Penjara 15 tahun dan denda sekitar 700 juta.
Kini mereka berempat pun mendekam di penjara. ketika Edwin akan dibawa ke penjara di melihat Vera dan di dalam hatinya dia ingin sekali menghancurkan Vera.
Singkat Cerita mereka sidang pun selesai kini Daniel Bella dan Tante Vera keluar dari persidangan tersebut. Daniel tiba-tiba mendapat pesan dari Angel.
"bos aku sudah menangkap Diana"
"baik aku akan segera kesana"
Daniel pun menyuruh Bella untuk pulang dengan ibunya sementara itu Daniel pergi ke tempat Angel. Kini Daniel telah sampai di tempat dimana Angel menahan pelaku kebakaran tersebut.
Daniel pun menyuruh Angel untuk membangunkan Wanita yang bernama Diana.
__ADS_1
Angel pun langsung menyiram Air ke Tubuh diana seketika itu Diana langsung terbangun.
"dimana ini kenapa aku bisa berada disini" ucap Diana.
"kamu tidak perlu tahu kamu sekarang berada di mana yang lebih penting kenapa kamu membakar ruangan kantor Bella" ucap Daniel.
"Siapa kamu kenapa kamu mengenal Wanita itu?" ucap Diana.
"kamu tidak perlu tahu siapa saya yang lebih penting kamu harus tahu akibatnya karena telah melukai orang yang aku cintai" ucap Daniel.
"oh ya aku dengar kamu dulunya adalah Sahabatnya Bella tapi Laki-laki yang di sukai kamu justru menyukai Bella. apa kamu tahu bahwa Bella telah lama Putus dengan Laki-laki itu!" ucap Daniel.
"terus dimana Andra Sekarang" ucap Diana.
"Andra telah menikah dengan sepupunya Bella dan sekarang dia ada di penjara ternyata orang yang kamu sukai sekarang berada di penjara dan orang yang kamu sukai juga ternyata dia tukang selingkuh" ucap Daniel.
"Kenapa dia bisa masuk penjara" ucap Diana.
"dia terlibat dalam kasus penipuan dan dia di penjara selama 12 tahun." ucap Daniel.
"tidak mungkin dia tidak mungkin melakukan penipuan aku tidak percaya" ucap Diana.
"kenapa kamu masih terobsesi dengannya dia itu seorang penipu dan dia telah membuat Bella kecewa." ucap Daniel.
"kamu sebenarnya siapa kenapa kamu membantu Bella." ucap Diana
"sudah ku bilang kamu tidak perlu tahu siapa saya karena siapapun yang berani menganggu dia akan aku buat menderita" ucap Daniel.
"jangan-jangan bunuh aku aku akan menuruti semua perkataanmu yang lebih penting kamu jangan membunuhmu" ucap Diana.
"tenang aku tidak akan membunuhmu aku hanya ingin bertanya siapa dalang di balik semua ini" ucap Daniel.
"maksudmu aku di suruh orang lain untuk menghancurkan perusahaan Bella" ucap Diana.
"tepat sekali kamu tidak mungkin melakukan semua itu kalau bukan ada orang yang telah mennyuruhmu" ucap Daniel.
"aku melakukannya sendiri tidak ada yang memaksaku" ucap Diana.
"oh jadi kamu tidak mau mengakuinya jika kamu tidak ingin berkata siapa dalang di balik semua ini aku tidak segan-segan untuk membunuhmu" ucap Daniel yang membuat Diana ketakutan.
__ADS_1
"