Kemilau Cinta Di Langit Jingga

Kemilau Cinta Di Langit Jingga
15


__ADS_3

Siang kini berganti malam, bulan kembali muncul menemani perjalan mereka menuju istana, Han Xian terus fokus memacu kudanya sementara juan duduk diam sambil seketika menyandarkan tubuhnya ke Han Xian  ketika tubuhnya merasa lelah.


“Aku rasa kita harus berhenti, kau pasti lelah karena memacu kuda seharian” Usul  juan Ling sambil memandang Han Xian yang terus fokus  memacu kudanya


Kuda ini sudah berjalan di waktu yang sangat lama, Juan Ling tau jika kuda ini sangat kelelahan


Han Xian masih diam dan tak memiliki niat untuk menjawab namun menambah kecepatan lari kuda,


“Hey, apakah kau dengar aku, kuda ini sudah kelelahan" Juan Ling mengingatkan, kuda adalah hewan kuat, ia tak pernah meragukan hal itu, hanya saja perjalan yang di lalui sudah sangat jauh dan malah tetap memaksa kuda malang ini


Bukan menjawab Han Xian semakin mempercepat laju kudanya, semakin cepat semakin baik, dengan begitu luka ini bisa di obati dengan tepat


"Kau, sungguh kau benar-benar tidak mempedulikan aku, lihatlah, aku tidak bisa berpegangan dengan tali ini lagi, lukaku kembali berdarah” Ucap Juan Ling pelan


Han Xian seketika menarik kuat tali pengontrol jalan kudanya


“Aaaaa” Teriak Juan Ling sambil memegang erat tangan Han Xian, kuda ini sangat mengerikan, penunggangnya juga sangat mengerikan


Karena kuda mengangkat kedua kaki bagian depannya, mengerikan memang, sebagai seorang gadis di tempatkan dalam posisi seperti ini benar benar membuatnya ketakutan


“Jangan berteriak seperti itu” Ucap Han Xian yang bergerak turun dari kuda dan mengulurkan tangan agar juan bisa berpegangan saat turun dari kuda


“Sangat aneh rasanya bila seorang raja sepertimu bersikap seperti ini“ Ucap juan Ling sambil menggapai tangan Han Xian


Mereka berada dalam stuasi buruk berkali kali, melewati begitu banyak bahaya dan mempertaruhkan nyawa


“Beristirahatlah sebentar, aku akan membawa kuda ke pinggir sungai, kau beristirahatlah di bawah pohon, kita hanya berhenti sebentar saja" Ucap Han Xian tanpa melihat kearah Juan Ling


Juan Ling begitu lelehan dan sangat memaksa kuda untuk beristirahat, Han Xia hanya bisa memberikan Juan Ling sedikit waktu untuk beristirahat


“Apa semua raja di kerajaan daratan ini sebaik dia memperlakukan orang yang baru dikenalinya, apa dia tidak takut kalau aku mencuri kesempatan untuk membunuhnya” Ucap Juan Ling sambil memegang lengannya yang terasa sakit

__ADS_1


Han Xian sangat tidak waspada pada dirinya, semua orang memiliki kewaspadaan pada sekitar, Juan Ling di kenal sebagai mahluk dingin dan kejam, apakah tidak takut jika hal buruk terjadi


"Huh, akan lebih baik jika semua raja di sisi begitu baik" Juan Ling berucap sembari menyandarkan tubuhnya ke pohon


Melangkah kepinggir sungai tak jauh dari tempat Juan Ling beristirahat, Han Xian  melangkah menyusuri sungai sambil melihat derasnya air yang mengalir di temani dengan nyanyian jangkrik yang memekakkan telinga


Juan Ling mengambil seruling yang ia letakkan di ikat pinggangnya dan perlahan meniupnya, lantunan irama dari seruling Juan Ling memberikan kehangatan pada suasana hutan yang dingin


Jangkrik tak lagi bernyanyi, hutan seakan menikmati suara merdu itu, bersama dengan dedaunan dari ranting yang bergoyang alunan nada menembus keheningan malam.


“Kau” Ucap Juan Ling seketika kaget melihat Han Xian sudah berada di sampingnya


“Kenapa kau terkejut, apa yang kau pikirkan” Ucap Han Xian sambil duduk di samping Juan


“Kau muncul dengan sangat tiba-tiba, tentu saja aku terkejut” Ucap Juan Ling dengan anda


“Kemarikan tanganmu” Ucap Han Xian


Sambil menadahkan tangannya Juan dengan cepat menyembunyikan tangannya yang kembali berdarah


Han Xian dengan segera memaksa, ia memegang kedua tangan Juan Ling lalu menarinya


Dengan lembut Han Xian meletakkan dedaunan yang sudah ia hancurkan sebagai obat pengering di luka gadis malang ini


“Raja apa kau ini, sangat tidak sopan sekali melakukan sesuatu sesukamu pada orang lain” Ucap Juan Ling memprotes


Sejak bertemu raja ini sangat semena mena, memperlakukannya dengan begitu tak baik, membuat kesal saja


“Aku tidak memperlakukan semua orang sama, apakah kau percaya jika aku hanaya melakukan ini padamu saja” Ucap Han Xian


“Memalukan sekali, kau fikir aku aku gadis apa?, kau sangat semena mena pada ku, pertama kau mengulurkan pedang mu dan bahkan hampir  membunuhku lalu kau seenaknya memeluk ku memperlakukan ku seperti gadis lemah yang tak berdaya dan sekarang kau juga bersikap tidak sopan padaku” Ucap Juan Ling sambil berusaha melepaskan genggaman Han Xian pada pergelangan tangannya

__ADS_1


“Hmz, kedua tanganku berarah, bagaimana bisa aku membersihkan diriku, malam ini sepertinya aku akan menghabisi malam dengan tubuh yang kotor” Ucap Juan Ling lagi


Han Xian perlahan merebahkan tubuhnya di samping Juan Ling setelah selesai meletakkan tanaman pengering luka di tangan Juan Ling


“Oh iya, bagaimana jika kau memandikan aku, lukaku tidak bisa terkena air, aku juga tidak ingin tidur seperti ini” Ucap Juan Ling dengan nada mengejek


Pria ini sangat suka bermain dengannya, awalnya ia berfikir bisa mempermainkan Han Xian, mengingat tempramen dan sikap dingin Han Xian membuatnya ingin bermain, tapi siapa yang menyangka Han Xian membalikan keadaan


Han Xian menatapnya dan berdiri dari tempatnya, gadis ini apakah sedang mempermainkannya?


“Ayo pergi’ Ucap Han Xian sambil melangkah duluan untuk menjemput kudanya yang ia tinggal di pinggir sungai,


Juan ling menyandarkan tubuhnya berpura-pura tidur karena tubuhnya memang sangat kelelahan


Han Xian menarik kudanya hingga menghampiri Juan Ling yang sudah menutup matanya, Han Xian dengan cepat menarik tangan Juan Ling yang baru saja di obatinya


“Aaa, kau ini sangat suka sekali memaksa, kau egois sekali, aku sangat kelelahan aku ingin beristirahat, lagi pula belum setuju untuk ikut dengan mu dan aku juga tidak tau kau akan membawaku kemana, aku rasa aku bisa tinggal disini saja” Juan Ling sambil membelakangi Han Xian


Han Xian menarik kedua angan juan dan menggenggamnya,


”aaaa, itu sakit sekali, kau ini, bisakah sedikit berperasaan, kau menyakiti ku bodoh" Ucap juan Ling sedikit berteriak dengan rasa sakitnya


“Jika hal seperti ini saja membuatmu kesakitan, bagaimana bisa kau percaya kalau kau akan selamat di hutan ini, sekarang naiklah”


“Kalau tidak?” Ucap Juan Ling menantang


Han Xian tak berbicara hanya langsung mengangkat tubuh juan ke atas kuda dan memaksanya untuk diam di sana Han Xian  pun menyusul Juan Ling duduk di atas kuda.


”Ini benar-benar keterlaluan, kau memaksaku” Ucap Juan lagi


Han Xian  tidak menghiraukannya

__ADS_1


“Hiya, hiyya" Han Xian memacu kudanya menembus hutan yang gelap


Perjalanan yang di tempuhnya cukup jauh sehingga saat pajar Han Xian baru bisa sampai di istananya, Han Xian  perlahan menghentikan kudanya, Han Xian melihat Juan Ling  sedang tidur sambil menyandarkan  tubuhnya


__ADS_2