
“Bagaimana lukamu” Ucap Han Xian sambil membuka selimut yang menutupi tubuh Juan Ling,
Merasa terganggu Juan Ling perlahan membuka matanya, ia melihat Han Xian telah berada di sampingnya dan sedang menempelkan obat pengering pada luka yang berada di telapak tangannya
Juan Ling perlahan bangun dan duduk disamping Han Xian, kepalanya masih terasa pusing dan wajahnya menjadi pucat, ia tak menyangka jika luka ini membuatnya begitu tak berdaya
Ia sudah mengalami begitu banyak luka dan rasa sakit selama ini, tapi baru kali ini ia merasa kewalahan, ia merasa benar benar kesulitan menghadapinya
Juan Ling hanya tertunduk diam melihat Han Xian menggenggam tangannya mengoleskan luka dengan begitu lembut, dalam beberapa waktu ini Han Xian memperlakukannya dengan sedikit aneh,
Apakah hal ini akan membuatnya menjadi salah faham dan menyalah artikan sikap Han Xian, tidak, ia tidak boleh memikirkan itu, kebaikan Han Xian hanya sebatas balas budi, benar hanya balas budi
Han Xian tersenyum kecil menatap dalam wajah Juan Ling yang tertunduk menatap lukanya yang saat ini sedang di obati olehnya
“Tubuhmu sangat panas, sepertinya luka yang berada di tanganmu bukan luka biasa, luka ini membuat mu menjadi lemas, dan lihatlah wajah mu sangat pucat” Ucap Han Xian yang memulai pembicaraan
Luka ini seharunya bisa sembuh dalam beberapa waktu, asal menggunakan obat, tapi setelah terakhir kali malah menjadi semakin mengkhawatirkan
Luka ini di dapatkan saat kejadian di jurang, jika di hitung lagi sudah sekitar 1 Minggu dan bahkan luka ini belum menujukan tanda untuk mengering
“Kau benar, luka ku ini memang bukan luka biasa, tapi kau tidak perlu khawatir, aku sudah terbiasa terluka seperti ini, ia akan sembuh seiring waktu” Ucap Juan Ling ringan
Luka ini tak akan sembuh dalam waktu singkat, jika di obati pun bukan sembarang orang yang bisa mengobatinya
“Kau bersikeras untuk memelihara luka seperti ini sepanjang waktu, tanpa mengobatinya, apakah kau benar sangat suka terluka, umumnya gadis sangat suka dengan tubuh yang mulus tapi kamu malah ingin tetap terluka” Ucap Han Xian dengan nada mengejek
__ADS_1
Luka ini membuat Juan Ling demam selama beberapa hari, bukan itu saja Juan Ling bahkan menjadi begitu lemah, Han Xian merasa luka ini di sebabkan olehnya jika bukan karena membantu Han Xian Juan Ling tak akan terluka seperti ini
Juan Ling kembali menundukkan pandangannya, siapa yang suka terluka siapa yang tidak suka memiliki tubuh yang mulus dan indah?, Ia adalah seorang gadis biasa
Han Xian menarik tangan Juan Ling turun dari ranjangnya, hal ini membuat Juan Ling menjadi begitu terkejut
“Hey kau mau apa, sebentar kau lembut kemudian kembali kasar, kau tidak lihat aku seperti ini, apa yang ingin kau lakukan padaku, kau bisa melihat jika aku sakit” Ucap Juan Ling terkejut saat Han Xian yang seketika berubah menjadi kasar
“Ayo, aku akan membawamu ke tabib istana” Ucap Han Xian dengan nada kesal, gadis ini sangat keras kepala, ia bersikeras menyimpan luka
“Tidak perlu, sudah ku katakan lukaku akan baik-baik saja” Juan Ling menarik tanganya dengan cepat, luka ini bukan luka yang bisa di lihat oleh sembarang orang
Jika sampai luka ini di ketahui maka orang lain akan tau apa penyebab luka ini dan bahkan ia akan kembali di kejar dan kembali di buru,
Ia tak takut jika kembali di kejar, tapi, hal ini akan menarik perhatian para kesatria menyerang istana dan hanya akan membuat istana menjadi kacau dan akan lebih banyak orang yang terluka karenanya
Gadis ini benar benar, ia sangat menyebalkan, bisakah sekali saja menjadi gadis yang patuh, menjadi gadis yang penurut, Han Xian ingin mengobati luka itu agar Juan Ling bisa beraktivitas dengan nyaman
“Sia sia saja, aku sudah mengatakan jika ini buka luka biasa dan bukan luka yang bisa dilihat oleh sembarang orang, luka seperti ini bagaimana tabib bisa mengobatinya" Juan Ling berucap kesal
Ia sudah mengatakan jika ini bukan luka biasa, dan luka ini bukan luka yang bisa di sembuhkan dengan begitu pelan
“Jika dia tidak bisa maka aku akan mendatangkan seluruh tabib terbaik di kota ini untuk mengobati mu, kau akan sembuh, jangan bersikeras seperti ini, aku akan bertanggung jawab pada mu” Ucap Han Xian bersikeras
Luka ini adalah luka yang tak biasa, bagai mana mungkin, pasti ada tabib yang mampu mengobati ini, di negri ini pasti ada tabib yang mampu mengobatinya
__ADS_1
“Tetap saja itu sia-sia, luka ini tidak akan sembuh, kau hanya melakukan hal yang sia sia, jangan bersikeras" Ucap Juan Ling dengan nada ringan,
Bahkan tabib di ujung dunia pun ia tak akan bersedia, ia tak bersedia membiarkan tabib tabib itu
“Apa maksudmu” Ucap Han Xian berucap semakin kesal
Gadis ini, benar benar bersikeras tak ingin berobat, ia tak akan merasa keberatan jika harus mendatangkan tabib dari ujung dunia, asal luka itu sembuh ia akan melakukanya, demi menebus rasa bersalah yang ada di dalam dirinya sendiri
Ia tak akan bisa menjadi tenang jika luka ini tak di obati, ia tak akan bisa bernafas tenang jika melihat keadaan gadis yang seperti ini
“Aku tidak akan menyembuhkan luka ini sia sia saja kau memaksa" Juan Ling mengambil keputusan
"Kenapa?, Setidaknya kau harus memiliki alasan untuk itu"
"Luka ini akan sembuh sendiri, meskipun pada akhirnya ia sembuh, aku tidak ingin bekas luka ini hilang, aku ingin goresan ini tetap ada dalam kedua tanganku agar aku bisa menjadi semakin kuat untuk menggenggamnya” Ucap Juan Ling dengan anda dengan nada pelan
Ia bersikeras untuk bertahan dan ia sudah mengambil keputusan, siapa pun tak bisa menggoyahkan keputusan yang ia buat
“Kau ini berkata apa?” Han Xian semakin tak habis fikir dengan pemikiran gadis ini
“Aku tidak ingin mengobati luka ini” Juan berucap dengan tegas
“Kenapa?, Kau pasti memiliki alasan, jika tak di katakan maka hanya akan membiarkan ku selalu merasa bersalah” Han Xian berucap, jikapun tak ingin di obati apa alasannya, mengapa begitu aneh
“Mungkin kau tidak tau tapi aku tau jika akan ada hal tak mengenakan yang akan terjadi, aku tidak bisa membiarkan para tabib untuk melihat luka ini, jika ada yang melihatnya maka mereka akan tau penyebab luka ini, aku tidak ingin semua orang tau penyebabnya, aku tidak ingin membahayakan mu” Ucap Juan Ling lagi
__ADS_1
"Huh, baiklah, jika demikian, kau harus beristirahat lebih banyak" Ucap Han Xian kembali duduk di atas ranjang
"Baiklah" Juan Ling kembali merebahkan tubuhnya dan Han Xian membantu menyelimutinya