
"Yang mulia" Kedua gadis yang sedang berbincang menekukkan lututnya dengan lembut sebagai sapaan pada pria yang sedang berada di hadapan mereka ini
"Juan, kau keluar lagi?" Han Xian yang baru datang langsung menegur Juan Ling yang sangat sulit untuk di minta beristirahat, ia sudah mengatakan berkali kali, tubuh Juan Ling tak bisa sembuh total secara mudah, setidaknya memerlukan waktu tiga sampai empat bulan, namun Juan Ling bahkan bersikeras untuk berada diluar pengawasnya
"Ah, jika demikian saya tak akan menganggu, yang mulia, putri, saya mohon diri" Setelahnya Juan Ling bergerak meninggalkan tempatnya
Ia terus melangkah maju tampa melihat kebelakang, ternyata sangat tak nyaman, sebelumnya ia baik baik saja, namun saat berada dalam stuasi seperti ini malah terasa sedikit sedih
"Yang mulia"
"Putri, sudah sangat larut kembalilah ke kediaman jangan berkeliaran di luar" Han Xian berucap dan setelahnya berbalik mengikuti langkah Juan Ling yang sudah pergi lebih dahulu
"Ternyata dia, pantas saja yang mulia menyukainya, ia cukup menyenangkan" Putri Mu berucap dengan nada pelan
__ADS_1
Juan Ling memang gadis yang memiliki aura positif dan daya tarik yang kuat, bahkan ia yang merupakan seorang gadis saja merasakan apa lagi Han Xian yang merupakan seorang pria
"Yang mulia, jelas jelas dia gadis penggoda, lihatlah, raja bahkan mengejarnya begitu saja, Tampa memperdulikan anda"
"Long Yi, sudah lah, ayo kembali ke kediaman" Murong berucap pelan dan setelahnya melangkah meninggalkan taman begitu saja,
Dibandingkan dengan Juan Ling ia mengaku kalah, lagi pula dari tatapan Juan Ling ia tau jika Juan Ling bukan orang yang harus ia waspadai, ia sudah mendengar banyak hal tentang gadis incaran sang raja ini, sebelum datang ia sudah mencari tau beberapa hal tentang Han ini dan benar saja, ia sudah memiliki gadis yang ia cintai, Murong tak merasa keberatan sedikitpun.
Disisi lain Juan Ling melangkah kembali ke kediamannya namun siapa yang menyangka jika kesialan menimpa dirinya, ia menginjak ujung hanfunya sendiri hingga
"Nona, siapapun bantu nona ku" Teriak Ji Li dengan begitu panik, raja selalu menjaga tubuh sang nona namun kali ini malah ceroboh hingga menjadi seperti ini
"Juan" Tampa banyak bicara Han Xian segera melompat ke dalam air, namun sayang Juan Ling sudah tak bisa bertahan lagi, tubuhnya sudah melemas dan sudah sepenuhnya kehilangan kesadarannya
__ADS_1
"Tabib, segera panggil tabib" Han Xian berteriak sembari menggendong Juan Ling menuju kediaman ya
"Aku tak merasa lega jika aku tak ada dalam pengawasan ku dan lihatlah apa yang terjadi, aku sudah mengatakan agar kau tetap tinggal kau masih saja keras kepala" Han Xian menggenggam tangan Juan Ling dengan begitu panik,
Disisi lain tabib dan beberapa pelayan lainya hanya diam melihat kecemasan raja mereka, selama ini memang hanya Juan Ling lah yang mampu mengendalikan sang raja Han dan membuat raja Han menjadi panik
"Bagai mana keadaanya?"
"Menjawab yang mulia, keadaan nona Juan baik baik saja"
"Baik baik bagai mana apakah kau buta?, ia tak sadarkan diri, kau mengatakan ini baik baik saja?"
"Yang mulia, air yang masuk dalam tubuh nona Juan juga sudah di keluarkan, saat ini ia pingsan karena kelelahan dan kehabisan oksigen" Si tabib memberikan pengertian, Han Xian hanya diam sembari menggenggam erat tangan kecil Juan Ling
__ADS_1
Merasa sudah tak dibutuhkan lagi sang tabib dan yang lainya melangkah mundur membiarkan raja Han sendiri bersama Juan Ling