Kemilau Cinta Di Langit Jingga

Kemilau Cinta Di Langit Jingga
37


__ADS_3

Waktu demi waktu berlalu, mentari masih bersinar terang di siang hari dan bulan masih memberikan cahaya di malam hari, langit malam masih gelap dan anginnya pun masih terus memberikan kesejukan yang terkadang menusuk tulang,


Juan Ling perlahan sembuh, ia sudah tidak lagi terkapar di ranjangnya dengan tubuh kaku dan kulit pucat kini wajahnya sudah bersinar kembali, pandangannya masih memberikan cahaya dan tubuhnya pun sudah mulai terbiasa dengan gerakan-gerakan ilmu pedang terus di pelajari nya.


Han Xian seketika datang ke taman belakang istana dan terus memandang Juan Ling dari kejauhan, bunga sakura berkembang dan warna salamnya terlihat indah menghiasi sekitaran istana,


“Yang mulia” Ucap penasehat Yun dari belakang


“Bagaimana keadaanya sekarang”


“Sudah membaik yang mulia, tubuhnya pun sudah kembali seperti semula, luka dan kemapuanya sudah kembali seperti sedia kala" Penasehat Yun berucap pelan, ia sudah merawat Juan Ling sedari insiden pedang Hua jin dan tubuh yang tiba tiba di serang demam hingga membuat semua orang cemas selama beberapa waktu belakangan


“Kenapa yang mulia, memperlakukan nona Juan begitu istimewa di tengah kemegahan dan keramaian istana ini" Penasehat Yun berucap pelan


“Karena aku tau kau juga memperlakukannya dengan sangat istimewa di istanaku ini” Han Xian menjawab ringan, sejak awal ia juga sudah melihat bagai mana perlakuan penasehat Yun pada Juan Ling


Penasehat Yun bukan orang yang mudah di dekati namun Juan Ling bahkan langsung membuat penasehat Yun menjadi segan


“Yang mulia, hamba hanya berusaha untuk mengobati lukanya”


“Tidak perlu gugup penasehat Yun, aku tidak akan menghukum mu karena kau bertindak lancang mengobatinya aku berterimakasih padamu, karena sudah memberiku waktu untuk kembali melihatnya seperti ini, ini seperti mimpi bagiku” Ucap Han xian


“ Terima kasih yang mulia”


“Aku akan memberikan kadipaten di bagian timur padamu, itu semua sebagai hadiah karena kau sudah mengobati dia, jika kau butuh sesuatu katakan saja”

__ADS_1


“Yang mulia, hamba tidak mengharapkan hadiah atas pertolongan hamba pada nona Juan”


“Aku tau itu, kau mengenalinya kan,”


“ Yang mulia”


“Tidak perlu sungkan, aku telah mengetahui segalanya, jangan tutupi apapun lagi dari ku”


“Ampuni hamba yang mulia”


“Sudah lah, bagaimanapun aku berhutang padamu, aku harus memberimu hadiah, terima saja hadiah itu“ Paksa Han Xian.


“Sekarang kumpulkan para mentri petinggi di aula istana, ada beberapa hal tentang negeri ini yang ingin ku sampaikan pada kalian.”


Penasehat Yun berjalan cepat memenuhi perintah sang raja untuk mengumpulkan para mentri Mentri


“ hey yang mulia, yang mulia, hey” Ucap Juan Ling sambil mengejar Han xian yang baru terlihat olehnya.


Merasa di panggil Han Xian menghentikan langkahnya dan meminta para prajurit untuk meninggalkannya


"Ada apa” Ucap Han Xian tanpa menoleh kearahnya,


“Ada apa yang mulia mendatangi tempat ku ini”


“Tidak apa-apa”

__ADS_1


“lalu apa yang mulia lakukan disini”


“Hanya menjemput penasehat Yun"


“Aku tau kau ingin menemui aku tapi malah bersikap seperti itu,” Ucap Juan dengan suara kecil


"Sudah ku katakan pada mu agar tak banyak berkeliaran, lihatlah, kau membuat semua orang panik dan repot"


“Kau mencemaskan ku? yang mulia raja, yang mulia raja, yang mulia raja, sudah ku katakan berkali kali aku baik baik saja meskipun terluka hanya jatuh ke air lagi pula itu bukan kemauan ku sendiri” Juan Ling berucap pelan namun Han Xian terus melangkah saja meninggalkannya hal ini membuatnya kesal


“Han Xian kukatakan berhenti di sana” Juan Ling berucap dengan nada penuh kesal, ia hanya ingin melihat Han Xian lebih lama lagi saja


Saat ini keadaanya sudah pulih dan Han Xian juga baik baik saja, kepergiannya dari istana adalah hal yang pasti namun apa salahnya jika menginginkan waktu lebih banyak, anggap saja ini sebagai keinginan terakhirnya, karena Juan Ling berharap di masa depan mereka tak akan bertemu lagi


"Kau ini benar benar aneh, kau suka sekali marah pada ku, sudah ku katakan aku baik baik saja, aku juga bukan gadis yang harus di awasi dan selalu di khawatirkan"


"Lihatlah setelah lepas dari pengawasan ada berapa banyak hal buruk terjadi pada mu, Juan ku mohon, berhentilah bertingkah, jaga diri mu dengan baik maka itu akan membuat ku tenang"


"Tak ada yang bisa lari dari sebuah musibah, aku baik baik saja, kau memarahi ku setelah aku sembuh, bahkan tak datang saat aku sadar, sebenarnya kau ini menganggap ku apa?, kadang kau sangat peduli padaku tapi terkadang kau juga sangat dingin padaku, kau ingin menemui ku kan, aku selalu ada waktu untukmu, bisa kah kau menemui ku dan berani berkata jujur kalau kau sangat peduli padaku” Ucap juan Ling sambil mendekati tubuh Han xian yang berdiri tegap di hadapannya


“Aku peduli padamu bahkan bukan itu saja aku juga menyukai, mencintai dan sangat menginginkan mu ” Ucap Han xian pelan.


“Kau selalu saja berbohong lagi kan?, jangan mengatakan hal seperti ini, hal seperti ini sangat tidak baik jika di dengar orang luar"


"Jika kau tak percaya maka kau bisa menganggapnya sebagai bualan, namun ucapan seorang raja adalah kebenaran, kita akhiri sampai di sini Aku akan menemui mu nanti setelah mata hari tenggelam, jika kau mau maka tunggulah aku disini” Ucap Han Xian pelan dan setelahnya kembali meneruskan langkah meninggalkan Juan Ling

__ADS_1


__ADS_2