KESALAHAN DAN RAHASIANYA

KESALAHAN DAN RAHASIANYA
Tes


__ADS_3

Disisi lain, Raya memberikan minum kepada Hans. Namun, Hans tak merespon dan merebut air yang tengah di minum oleh Alice


"Hans, kan gue belum selesai" ujar Alice sembari cemberut. Namun, Hans tak menghiraukan nya lalu menghabisi air di botol Alice


"nih, Udah gak butuh lagi" ujar Hans sembari memberikan botol minum yang telah kosong dan duduk di kursi nya


disisi lain, nay merasa ada yang aneh dengan tubuhnya dan mulai memberanikan diri untuk memakai tespect yang telah ia beli secara diam-diam


Setelah menunggu selama lima menit. muncul dua garis di tespect tersebut yang berarti positif. Naya yang Shock mendapati hasilnya pun hanya bisa menangis tersedu-sedu sembari memotret hasilnya untuk di kirim ke Darren


Darren yang mendapati isi pesan tersebut segera meminta Nay untuk bertemu di belakang sekolah


"Serius ini hasilnya" ujar Darren yang tak percaya


"Iya, Aku udah coba 3 tespect yang berbeda dan hasilnya sama!! gimana dong" ujar Naya yang panik sembari menangis

__ADS_1


"Tenang nay, kita cari jalan keluarnya!!" ujar Darren sembari memegang kedua pundak Nay.


Tak lama, Lonceng sekolah berdering yang mengharuskan semua murid berkumpul


"Ayo, kita kumpul dulu!! oh ya, untuk tespect ini sembunyikan disini dulu! takutnya ada razia" ujar Darren sembari mengambil tespect di tangan nay dan menguburnya. tanpa di sadari bahwa Alice tengah menguping pembicaraan Naya bersama Darren dari balik tembok!


singkat cerita, Semua murid telah berkumpul di lapangan sekolah.


"Ada apa sih? katanya penting" ujar Raya mengemerutu


"Auk!! dah lah tunggu aja" ujar Noni sembari berkipas


"siapa? siapa ya?" ujar para siswa dan siswi yang berisik


"Diam dulu!! harap tenang semuanya" ujar pak Ilham yang membuat para murid terdiam

__ADS_1


"Salah satu murid menemukan kotak tespect ini di dalam kotak sampah di toilet wanita! Jadi, pihak sekolah akan menyiapkan tespect untuk kalian para siswi. diharapkan untuk besok, semua nya harus masuk semua ya! bagi yang izin dengan alasan apapun itu akan menjadi tersangka" Tambah pak Ilham yang membuat Naya tertegun


Darren berusaha untuk menenangkan Naya dengan menggenggam tangan nya. Namun, Naya menepis tangan Darren dan menjauh darinya sembari menenangkan diri


"Lo kenapa? jangan bilang tespect itu punya Lo?" celetuk Hans yang memperhatikan Naya seperti sedang ketakutan


"oh my god!! serius Naya haha! pak emh.." ujar Raya hendak memangil guru. Namun, Hans menutup mulutnya


"ih, kenapa sih Hans?" ujar raya sembari melepaskan tangan Hans


"Ada apa itu?" ujar pak Ilham yang melihat raya tengah ribut


"Si Naya ha.." ujar raya sembari mengangkat satu tangannya "Haus pak!! tadi abis dihukum belum minum air putih" Ujar Hans mencela perkataan Raya


"Apaan sih Hans! bilang aja kalo Naya itu sebenarnya emm.." ujar raya yang kembali ditutup oleh Hans

__ADS_1


"Lo diam atau Lo tau akibat nya!!" ujar Hans sembari berbisik di telinga raya


Naya yang tak tau harus berbuat apa hanya diam mematung dan pasrah apa yang akan terjadi pada dirinya nanti. Sedangkan, Darren perlahan meninggalkan perkumpulan murid dan pulang ke rumah nya


__ADS_2