KESALAHAN DAN RAHASIANYA

KESALAHAN DAN RAHASIANYA
Kuis


__ADS_3

"Sebuah lampu dilairi arus listrik 0,8 A, jika muatan elektron adalah, maka jumlah elektron yang mengalir selama 1 jam adalah .....


A. 1,8 X 10^12


B. 2 X 10^19


C. 1,2 X 10^19


D. 5,0 X 10^18


E. 7,9 X 10^16


Waktu menjawab 2 menit dari sekarang" ujar ibu Fina dan para murid yang tersisa segera bergegas mencari jawabannya


Setelah dua menit kemudian. ibu Fina meniup peluit yang menandakan waktu habis


"Jawabannya A. 1,8 X 10^12" ujar ibu Fina dan beberapa murid yang salah pun bergabung dengan mereka yang telah salah menjawab di awalan. Hanya tersisa 7 murid yang masih lanjut ke kuis berikutnya


"Suatu konduktor dilewati nuatan listrik 2,4 C dalam waktu 2 menit kuat arus listrik yang terjadi adalah .....


A. 10 mA


B. 20 mA


C. 30 mA


D. 40 mA


E. 50 mA


Waktu menjawab 2 menit dan Dimulai dari sekarang" ujar ibu Fina sembari menekan tombol timer dan para murid yang tersisa segera mencari jawabannya


"Tumben Hans bisa jawab kuis dengan benar! biasanya kuis pertama langsung berdiri disini" ujar Alice sembari memperhatikan Hans yang fokus dengan soalnya


"Mungkin ucapan dia kemarin yang mau mengalahkan Raya gak main-main. dia serius banget jawab soal dari buk Fina. gak kayak biasanya" ujar Sisil sembari berkipas


"Hans kece banget! udah ganteng, pinter lagi. ugh, cocok banget sama Naya" ujar Maya sembari merebahkan kepalanya di pundak Sisil

__ADS_1


"Yang dibelakang diam" tegas ibu Fina yang membuat Sisil dan Maya terdiam


Tak lama, Waktu menjawab kuis pun telah usai. ibu Fina segera meniup peluit nya dan mengumumkan jawabannya. Kini Tersisa Hans, Naya dan Raya yang masih lanjut ke tahap berikutnya


"Arus listrik dengan kuat arus 0,32 A mengalir melalui suatu penghantar selama 10 sekon. Muatan listrik yang megalir pada penghantar tersebut adalah... waktu menjawab dua menit dimulai dari sekarang" ujar ibu Fina sembari memencet tombol timer dan mereka pun segera mencari jawabannya


"Menurut Lo siapa juara nya" ujar Sisil sembari berbisik


"Entahlah, mereka hebat banget bisa bertahan sampai ke tahap ini" ujar Maya dengan tegang menunggu jawaban ibu Fina


"Waktu selesai!! jawabannya 3,2 C" ujar ibu Fina dan raya yang kurang teliti pun akhirnya kalah. dengan kesal ia pun berjalan ke belakang sembari melirik Naya dengan kesal


"Ciee yang kalah haha" ujar Sisil sembari merangkul tangan Alice. mendengar ejekan dari Sisil. raya pun hendak menyerang Nya. Namun, ditahan oleh Noni


"Jangan Ray!! ntar kita kena skors kalo buat keributan disini" ujar Noni sembari berbisik dan menahan raya.


Disisi lain, Hans melihat ke kiri dan kanan untuk melihat murid yang masih bertahan dan melihat hanya dia dan Naya yang tersisa


"Kalo Lo mau gue bisa ngalah" ujar Hans sembari melirik Naya


"Gak perlu!! kita berkompetisi aja. yang kalah dapat hukuman" ujar Naya sembari bersiap untuk menjawab soal berikutnya


Disisi lain, Raya menatap Naya dengan kesal sembari menggenggam rok nya dengan kencang. Sisil yang menyadari hal tersebut pun menertawakan nya


"Ada yang panas nih!!" ujar Sisil sembari berkipas


"Sialan!! kalo gini ceritanya gue bisa kegeser dari juara 1!! nggak, ini gak boleh terjadi" ujar Raya di dalam hati


"Waktu habis!! Jawabannya 880 Ohm dan jawaban yang benar adalah Naya." ujar ibu Fina sembari menekan tombol timer untuk menghentikan waktunya.


Hans yang merasa kalah pun hanya bisa menepak meja. sedangkan Naya yang menang pun tertawa puas


"Semuanya kembali ke kursi masing-masing" ujar ibu Fina sembari duduk ke Kursi nya.


"Raya. Kali ini kamu kalah di kuis ibu! biasanya kamu yang selalu menjadi pemenangnya. kamu harus lebih giat belajar agar peringkat mu tidak turun! ibu perhatikan nilai Naya dan Hans semangkin hari semangkin bagus. jangan sampai kamu kalah dengan mereka" Tambah ibu Fina yang membuat raya semangkin kesal


"Kalo mama tau hal ini bisa gawat!! Nggak boleh! mama gak boleh tau" ujar raya bergemerutu sembari menundukkan kepalanya

__ADS_1


Singkat cerita, Waktu istirahat pun tiba. Naya yang tengah hamil pun menginginkan Hans untuk mengunakan bando Hello Kitty sembari menari. ia pun menghampiri Hans dan memaksa nya menuruti keinginan nya.


"Hah!! gila Lo ya! Ogah" ujar Hans sembari menutupi kepalanya


"Ayolah Hans!! Lima menit aja" ujar Naya sembari memasang wajah sedih


"Nggak ah!! Bisa hancur reputasi gue" ujar Hans


"Gusy!!" ujar Naya sembari menepuk tangannya untuk memberi kode ke temannya


"Let's go!!" ujar teman Naya yang mengerti kode dari nya.Sisil pun bergerak cepat memegang tangan kanan Hans. sedangkan Maya memegang tangan kiri dan Alice menahan tubuh Hans agar tak memberontak. Dengan cepat, Naya memasangkan bando Hello Kitty di atas kepala Hans


"Kiyowo..." ujar Naya yang puas sembari memegang kedua pipi Hans


"Udahkan!!" ujar Hans yang kesal dan hendak melepaskan bando tersebut. Namun, ditahan oleh Naya


"ehh belum!! Lo harus nari di lapangan dulu" ujar Naya sembari menyengir


"Apa!! nggak! nggak mau" ujar Hans sembari melepaskan bando di atas kepalanya dan pergi dari kelas dengan buru-buru. Namun, Alice menutup pintu kelas dengan cepat


"Buka Al!!" ujar Hans dengan panik


"Nggak mau!! Nari dulu" ujar Alice sembari tertawa kecil


"Lo gila ya! bisa-bisa hancur reputasi gue" ujar Hans


"Bodo amat!! udah turutin aja! katanya suka sama Naya. ya itung-itung PDKT lah" ujar Alice sembari mengedipkan satu matanya


"Dih, gak lucu ah" ujar Hans yang masih berusaha untuk membuka pintu. Namun, Alice berdiri di depan pintu untuk menghalangi langkah Hans


"Hans!! Tara..." ujar Sisil sembari menunjukkan gaun yang terbuat dari alas meja guru


"Apa lagi tuh!! jangan bilang gue di suruh pake itu" ujar Hans semangkin Panik


"Iya dong!! biar tambah kiyowo" ujar Naya sembari memegang bando Hello Kitty dan bersiap untuk memasangkan di kepalanya


"Please jangan nay!! Gue rela Lo suruh apa aja asal jangan keinginan Lo yang aneh itu" ujar Hans sembari melangkah mundur.

__ADS_1


"Gak mau!! Mau nya ini" ujar Naya sembari berlaga imut


"Sialan!! Papa tolong" ujar Hans sembari menutupi wajahnya mengunakan kedua telapak tangannya karena pasrah saat Naya semangkin dekat untuk memasangkan bando tersebut.


__ADS_2