
"Om,Tante sama mama ngapain ya?" ujar Alice yang Bingung melihat tingkah laku orang tuanya
"Ntah, Dari pada Lo nganggur mending pijetin gue" ujar Hans sembari menyodorkan tangannya
"Dih, Ogah" ujar Alice menepis tangan Hans
Disisi lain, Rere membawa Stella dan bara ke taman rumah sakit
"Kenapa sih?" ujar Stella yang bingung
"Kasih mereka waktu berdua. siapa tau tumbuh benih suka" ujar Rere dengan santai. Stella pun hanya tertawa kecil karena mengerti maksud Rere
"ini udah gak zaman Siti Nurbaya ya!! Kalian kan udah janji kalo gak maksa mereka" ujar Bara
"iya, gak maksa. tapi kan harus kasih waktu berdua biar bisa tumbuh rasa bar! Hans itu jomblo sejak lahir loh. siapa tau nanti bisa pacaran sama Alice" ujar Rere
"Ya terserah deh. Aku ngurus administrasi dulu" ujar bara sembari pergi meninggalkan Rere dan stella yang sibuk ngerumpi
Disisi lain, Naya telah kembali kerumahnya membawa barang yang disuruh ibunya. sedangkan Darren menunggu Naya di cafe
"Kok lama banget nay?" ujar Arum ibu Naya sembari menyambut barang yang dibawa Naya
__ADS_1
"Maaf mah, tadi di jalan Naya ketemu orang pingsan. jadi bawa dia kerumah sakit dulu" ujar Naya sembari masuk ke kamar nya.
Tak lama, Naya keluar mengunakan dress cantik menghampiri ibunya yang tengah memasak
"Mah, Naya pamit pergi bareng temen-temen ya" ujar Naya sembari tersenyum
"Siapa aja? Ada cowok nya gak" ujar Arum sembari memasukkan air ke dalam masakannya
"Sama sisi dan maya. gak ada cowok kok! boleh ya" ujar Naya membujuk ibu nya
"Mau kemana sih? ini udah jam 9 malam loh. gak besok aja kan libur" ujar Arum sembari berbalik menghadap putrinya
"Hmm, Soalnya sekalian Naya mau ngerjain tugas kelompok juga. disuruh bikin kerajinan tangan dan Kumpul nya harus besok. soalnya Naya lupa kalo ada tugas" ujar Naya sembari tersenyum paksa
"Oh itu, iya mah. harusnya tadi pagi cuma karena lupa. jadi guru kasih waktu sampai besok. udah ya, Naya pergi dulu" ujar Naya berlari pergi keluar rumah.
"Ada-ada aja anak zaman sekarang" ujar Arum sembari melanjutkan masaknya
Singkat cerita, Naya telah sampai ke cafe dimana Darren menunggu
"Maaf ya, Kamu nunggunya lama" ujar Naya sembari duduk
__ADS_1
"Iya gapapa Nay" ujar Darren sembari tersenyum dan menggenggam tangan Naya
Setelah beberapa jam makan malam bersama. Darren mengajak Nay ke taman bermain yang sangat ramai. Mereka pun bermain permainan sehingga tertawa dan berbahagia bersama.
Karena hujan, Nay dan Darren mampir ke rumah nya untuk berteduh dan mengeringkan pakaiannya.
"Kan hujan! kamu sih gak mau pake mobil" ujar Darren sembari memberikan handuk ke Naya
"Ya kan gak tau kalo bakal hujan! lagian pake motor itu asik tau" ujar Naya sembari tertawa kecil
"Eh, bentar ya. aku bikin teh Hangat dulu biar gak masuk angin" ujar Darren sembari pergi ke Dapur meninggalkan Naya di kamar nya
"Ternyata Darren waktu kecil lucu juga ya" ujar Naya sembari duduk di ranjang memegang bingkai foto.
Naya tertawa kecil sembari memotret foto Darren mengunakan handphonenya.
"Nay, ini teh nya" ujar Darren yang baru kembali dari dapur dan melihat Naya tengah memotret foto kecilnya
"Nay, jangan ih. malu" Tambah Darren menghampiri Nay sembari berusaha untuk merebut handphone Nay
"Biarin, Lucu tau haha" ujar Nay yang memberontak mengamankan handphonenya.
__ADS_1
"Ih, malu tau" ujar Darren sembari tertawa kecil dan berusaha mengambil handphone Naya
Tak lama, Darren dan Naya berhenti memperebutkan handphonenya. Darren membelai rambut Naya dengan lembut dan perlahan mencium bibir Nay