
Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang, akhirnya rombongan tiba di Taiwan pukul 4 sore waktu setempat.
''Wah...ternyata lagi musim gugur ya? sejuk nya'' suara Intan di tengah perjalanan menuju ke Penginapan yang sudah bekerja sama dengan mereka.
''Intan! sini!'' tegur Dani.
''Apa?''
''Kau bisa diam tidak! dari tadi mengoceh yang tak penting, dasar norak!'' maki Dani.
Intan hanya membalas dengan melototi Dani karena mendapat kan kode dari Ria untuk tidak berisik.
''Baiklah teman teman...,kita sedang dalam perjalanan menuju tempat untuk kalian akan menginap selama di sini. Besok pagi jam 9 setelah sarapan kita akan memulai perjalanan , dan titik kumpul adalah di lobi hotel tempat Saya, Intan dan Dani menginap. Tidak jauh dari tempat kalian, oke? semua paham?!'' ucap Ria di sela sela perjalanan.
''Paham Mbak!'' jawab mereka serentak.
''Terimakasih'' kata Ria seraya bertepuk tangan.
Suasana keceriaan di dalam Bus yang di tumpangi mereka membuat perjalanan yang cukup memakan waktu ini terlewati dengan cepat.
***
Sementara Yi sao dan Siau xin sudah berada di sebuah Hotel, bersama Ken dan 1 baby sister Lily untuk menemani Siau xin selama Yi sao dan Ken menemui klan.
''Sayang, nanti kau harus menurut pada Bibi Lily ya'' nasihat Yi sao pada putri nya.
__ADS_1
Siau xin menganggukan kepalanya ''Papa jangan telalu lama'' pinta nya polos.
''Tentu sayang'' jawab Yi sao di sertai ciuman di kening putri nya.
''Nanti, kau ajak dia bermain air di kolam renang di seberang Hotel yang ada penginapan itu, tunggu aku di sana'' ucap Yi sao pada Lily.
''Baik Tuan'' jawab Lily.
Yi sao merasakan perasaan yang aneh, entah kenapa hati nya begitu berdebar tak menentu.
***
Rombongan Tour PT. Travel Bintang telah sampai di penginapan yang di janjikan.
''Baiklah teman teman, ini adalah tempat kalian menginap, dan hotel di seberang sana tempat kami akan menginap. Kalau kalian ada perlu apa apa bisa menghubungi Dani, nomornya tertera di masing masing kartu pengenal PT. Travel Bintang. Oke?'' suara Intan.
Lalu Intan menghampiri Ria yang sedang mengobrol dengan Dani.
''Dani kau antar kan mereka dulu, dan jangan lupa suruh mereka untuk membaca buku petunjuk dan peta yang kita beri'' ucap Ria.
''Baik mbak''
''Jangan lupa untuk bersikap ramah, dan hati hati'' tambah Ria.
Dani hanya menganggukan kepala dan segera melaksanakan tugas yang di berikan.
__ADS_1
''Mbak Ria'' sapa Intan dengan wajah cengar cengir kuda.
''Apa?''
''Nanti kita sekamar ya?'' tanya Intan penuh harap.
''Tidak!'' jawab cuek Ria.
Intan langsung kecewa dan menekuk wajah nya.
''Kita tunggu Dani di sini saja'' ajak Ria menuju kursi taman mengarah ke kolam renang.
Bertepatan saat Ria akan duduk, ia melihat seorang anak kecil menangis karena terjatuh.
Dengan sigap Ria menghampiri nya.
''Hai...,kamu kenapa?'' tanya Ria tentu nya dengan bahasa Mandarin.
Anak itu terus saja menangis.
''Jangan nangis ayo ikut Bibi, kita beli es cream'' ajak Ria ramah.
Anak perempuan itu menurunkan tangan nya yang tadi di gunakan untuk mengusap mata nya.
Anak perempuan itu memandangi Ria yang tersenyum ramah, dan dengan seksama melihat ada lesung pipi yang sama dengan nya.
__ADS_1
Anak perempuan itu tersenyum ramah memperlihat kan lesung pipi nya.