
Sementara Ken masih terpaku menatap punggung seorang Ta Laupan (Bos besar) dari perusahaan yang ternama di Negara nya.
Pria yang dulu terkenal bengis, kejam, dan tegas di dunia mafia kini sudah berubah menjadi Pria yang menyedihkan dan tak berdaya karena cinta.
Yi sou berjalan menuju sebuah kamar.
Kamar putri nya tercinta yang sedang tertidur lelap, kamar yang di hiasi penuh dengan ornamen Princess Elsa di padu dengan cat dinding bertema salju.
Yi sou menatap lekat wajah putri nya dan tersenyum kecil, ia kemudian mengelus pipi dan mencium kening putri kecilnya itu.
''Siao Xin, kau benar benar sangat mirip dengan Ibu mu. Dia sangat ceria dan pemberani sama seperti mu, andai Papa bisa mengendalikan keadaan saat itu pasti saat ini kita akan hidup bahagia, maaf kan Papa nak...maafkan Papa yang sudah membuat mu jauh dari Ibu mu'' ucap Yi sou lirih penuh rasa penyesalan.
Di Indonesia
Di sebuh kamar kos an khusus wanita di lantai 2, dengan luas 5×4 persegi seorang wanita yang baru saja selesai membersihkan diri, berjalan menghampiri meja kerja kecil nya di pojok kamar yang menghadap keluar jendela.
Ria mengeluarkan sebuah map dari tas kerja nya, berniat untuk menulis kan rekomendasi pariwisata paket untuk bulan depan. Ketika ia membuka map, ia menemukan sebuah brosur tour ke Taiwan yang di jadwal kan 3 minggu lagi keberangkatan.
''Kenapa? kenapa harus ke Taiwan?'' ucap nya pada diri sendiri.
__ADS_1
Pikiran nya menerawang jauh, ada rasa sesak dalam hati nya, sungguh teramat sangat perih. Tanpa sengaja ia menjatuhkan kertas itu dan terlihat sebuah tulisan pesan pada balik brosur.
Aku tidak tau alasan mu, dan aku tidak mau memaksa mu. Ku mohon sekali ini ikutlah...
Robi
Setelah membaca tulisan itu Ria menghela nafas panjang dan menutup mata nya.
''Akan kah aku harus kembali?'' lirih nya.
Flashback On by Ria.
Ria berpikir ia harus bekerja untuk membantu Ibu Susi mempertahan kan Panti Asuhan ini.
Malam semakin larut dan Ria masih sibuk mencari lowongan pekerjaan dari berbagai majalah dan koran.
''Ria..., kenapa belum tidur?'' tegur salah satu perawat di Panti.
Ria masih dengan kesibukan nya.
__ADS_1
''Ria mau cari kerja Bu...'' jawab Ria.
''Kerja?''
''Iya Bu..., maaf Ria mendengar percakapan di ruang rapat pagi tadi. Ria pengen bantu Ibu Susi dan adik adik di sini'' ucap Ria dengan wajah sedih dan khawatir.
''Ibu, juga mau cari kerja dan membantu Ibu Susi. Tapi apa daya di usia Ibu sekarang mungkin hanya bisa mengambil upah cucian''
''Apa ada pekerjaan yang bisa mendapat kan gaji besar di Negara kita?''
''Susah nak..., jika kita tidak memiliki keterampilan yang memadai. Apalagi dengan hanya bermodal Ijazah SMA'' ucap perawat.
Ria terdiam memikirkan apa yang di katakan sang Ibu perawat. Memang benar susah sekali mendapatkan pekerjaan yang layak di Negara ini.
Jika ingin jadi PNS saja harus melalui ujian dan tes beberapa kali, lain lagi untuk orang yang sedikit mampu 'membeli jabatan' pasti dengan mudah mendapatkan nya dengan bantuan 'orang dalam' bukan rahasia umum lagi.
Bersambung...
Sebagai Dani
__ADS_1