Kisah Cinta Ria

Kisah Cinta Ria
18


__ADS_3

''Apa yang tidak bisa'' tanya Yi sao tak mengerti, yang kini juga sudah terlentang di samping Ya ni.


''Mereka sudah tidak di dunia ini kak'' ucap Ya ni memejamkan mata nya.


Yi sao tertegun mendengar ucapan Ya ni.


''Maaf'' ucap Yi sao.


Ya ni membuka mata nya '' Tidak apa apa'' jawab nya kemudian memalingkan wajah menatap Yi sao yang tepat berada di sampingnya.


Ya ni tersenyum manis saat menatap wajah tampan Yi sao.


''Jadi Kakak Orang Jepang ya?'' tanya Ya ni.


''Bu...bukan'' jawab Yi sao grogi.


Ya ni menajamkan pandangan nya menyusuri setiap lekuk wajah tampan Yi sao.


Yi sao semakin merasakan debaran tak menentu di hati nya, apa lagi di saat seperti ini wajah mereka hanya berjarak 3 jari saja.


''Kakak ganteng juga ya!'' ucap Ya ni dengan polos nya dan memalingkan wajah kembali menatap langit.


''Lalu kenapa Orang Tua Kakak bisa di Jepang?'' tanya Ya ni.

__ADS_1


''.....'' tidak ada jawaban.


Yi sao terlihat linglung memikirkan sesuatu.


Ada apa dengan ku, hampir saja aku mencium nya. Oh Tuhan, kenapa jantung ku berdebar keras seperti ini. Gumam nya dalam hati.


''Kakak?'' panggil Ya ni lagi.


''......'' tidak ada jawaban, Yi sao masih terlihat bingung mengendalikan debaran hati nya.


''Kakak kenapa? muka kakak terlihat merah?'' tanya Ya ni menempelkan punggung tangan nya ke kening Yi sao ''Tidak demam'' ucapnya.


''Hehehe ti...tidak apa apa'' jawab Yi sao kikuk.


Yi sao menyambut tangan Ya ni.


Ya ni tersenyum ramah.


Mereka berjalan beriringan meninggalkan balkon, dan kembali ke kamar masing masing.


***


Pagi hari nya Yi sao masih tertidur saat Ya ni datang mengunjungi nya.

__ADS_1


Di dalam ruangan itu juga ada Suster yang baru saja meletakan obat yang harus di makan Yi sao pagi ini.


''Ya ni...ada apa?'' tanya Suster saat melihat Ya ni masuk ke ruangan Yi sao.


''Eh...Mbak, aku datang untuk melihat dia'' jawab Ya ni tersenyum.


''Oh..., jadi dia teman atau pacar mu?'' goda Suster.


''Hahaha...,mana ada aku pacar! dia teman ku sumpah! tapi ngomong ngomong dia ganteng juga ya mbak'' kata Ya ni dengan senyum kuda.


''Huh...kamu ya udah tau cowok ganteng ternyata!'' ucap Suster sambil berlalu ''jaga teman mu baik baik'' kata nya lagi.


Ya ni tersenyum mengiyakan.


Tanpa di sadari Yi sao mendengar kata kata Ya ni, ada rasa bahagia menyelimuti hati nya.


Entahlah apa yang membuat Yi sao merasa berbeda saat menatap wajah Ya ni, padahal Yi sao sebelum nya juga tidak pernah ambil pusing atas pujian wanita wanita yang pernah mencoba mendekati nya. Tapi Ya ni berbeda ada yang membuat Yi sao merasa nyaman saat ia bisa melihat wajah Ya ni. Ah...apakah dia telah jatuh cinta?


Yi sao yang di kenal sebagai pemuda tampan bersifat dingin, misterius dan juga sadis terhadap musuh musuh nya, ternyata bisa merasakan cinta pada pandangan pertama. Sungguh menggelikan!


Li Yi Sao yang berasal dari keluarga sangat terpandang, jelas sebuah Pernikahan Politik pasti sudah di rencanakan oleh ke dua Orang tuanya yang juga menjunjung tinggi adat istiadat yang mengistimewakan anak Laki laki terutama Ibu nya.


Yi sao juga menjadi seorang pemimpin di dunia lain yang gelap. Bisnis narkotika, penyelundupan senjata api, dan meretas bank, semua di lakukan nya dengan sempurna. Jadi wajar saja jika ada masa di mana para geng gelap lain nya merasa tersaingi maka bentrokan pun akan terjadi.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2