
Hari-hari Aliandra disibukkan oleh pekerjaan yang dibuat-buat oleh Zayn. Banyak perintah-perintah Zayn yang tidak masuk akal bagi Aliandra untuk dilakukannya. Namun, karena sudah 3 minggu Aliandra selalu bersama dengan Zayn ia merasa terbiasa dengan hal-hal yang selalu mengejutkannya setiap hari.
Pagi ini Aliandra kembali melajukan mobilnya ke kantor Zayn.
Setelah tiba di ruangan Zayn, Aliandra melihat pria itu begitu sibuk dengan berkas-berkasnya dan nada bicaranya pun terdengar serius dengan Celvin.
Aliandra hanya memperhatikan kedua makhluk aneh itu menurutnya tanpa berniat untuk bertanya.
Merasa diperhatikan, Zayn menoleh ke arah Aliandra dan spontan Aliandra menjadi kikuk karena tertangkap basah sedang memperhatikan pria itu.
"Sudah puas memandangi wajah tampanku?" Zayn berkata sambil mengangkat satu alisnya.
Celvin yang mendengar itu langsung terbatuk dan menahan tawa. Bagaimana tidak, jika ia tertawa bisa-bisa ia di tendang keluar oleh Zayn dan akan menjadi gembel diluar sana karena kehidupan Celvin memang bergantung dari gajinya sebagai sekretaris Zayn.
"Kau terlalu percaya diri mengatakan itu" ucap Aliandra.
"Lalu apa yang kau lihat jika bukan wajah tampanku yang mempesona ini?" Zayn berucap dengan senyum jahilnya.
"Tidak ada, aku hanya tidak pernah melihat kau begitu sibuk seperti pagi ini" Aliandra menjawab dengan jujur.
" Aku ada meeting diluar kota selama 2 hari " Zayn menjawab rasa penasaran Aliandra yang sedari tadi.
"Benarkah? kenapa tidak lebih lama saja?" Aliandra sangat gembira mendengar pernyataan itu.
"Kenapa?" Apa kau pikir kau bisa libur ketika aku keluar kota?" tanya Zayn.
__ADS_1
Mendengar pertanyaan itu Aliandra langsung memelas karena ia tahu itu artinya ia akan tetap masuk kantor meskipun lelaki tak punya hati itu tidak ada.
"Ya setidaknya 2 hari kedepan aku tidak bertemu denganmu dan melakukan pekerjaan yang absurd darimu" jawab Aliandra dengan senyum semangatnya.
"Aku harap kau tidak merindukanku" ucap Zayn mengejek.
"Apa? siapa juga yang akan merindukan orang tak punya hati sepertimu?" Aliandra menjawab dengan bibir yang dimajukan.
"Ya ya terserah dirimu saja. Aku sudah menitipkan list pekerjaan yang harus kau kerjakan selama aku keluar kota pada Nora" Setelah mengatakan itu Zayn melangkah keluar ruangan diikuti dengan Celvin yang membawa beberapa berkas dan menjinjing tas laptop dibelakangnya.
Aliandra hanya berdecak kesal dengan ucapan Zayn yang terakhir, bagaimana bisa Zayn sudah mempersiapkan list pekerjaan untuknya.
Tak lama kemudian Aliandra beranjak keluar ruangan untuk menemui Nora.
"Mbak, sedang apa? Kelihatannya sibuk sekali." ucap Aliandra ketika bertemu dengan Nora.
"Benarkah?" Aliandra bertanya dengan perasaan cemas karena ia juga kebagian tugas oleh Zayn.
"Tentu saja. Pak Zayn menitipkan ini untukmu" Nora menyerahkan satu amplop coklat pada Aliandra.
Dengan perasaan cemas Aliandra menerima amplop itu. Setelah mengambilnya Aliandra kembali ke ruangan Zayn untuk membaca list tersebut
"Apa!! Bagaimana bisa aku melakukan semua pekerjaan ini dalam waktu 2 hari saja?" Aliandra tampak putus asa setelah membaca list pekerjaan yang diberikan oleh Zayn untuknya.
Tapi tak ada yang bisa ia lakukan selain berusaha untuk mengerjakan semua pekerjaan tersebut dengan cepat.
__ADS_1
"Pertama, susun buku-buku yang ada di rak sesuai dengan kelompoknya" Aliandra membaca perintah pertama.
Oh Tuhan, apa aku bisa menyelesaikannya? buku-buku disini sangatlah banyak. Aliandra menghela nafas dalam dan dengan gontai menuju rak buku yang terletak di sudut kanan ruangan itu.
Jam sudah menunjukkan pukul 13.00 dan Aliandra sama sekali belum makan apapun atau hanya sekedar minum. Ia ingin cepat-cepat menyelesaikan tugasnya karena masih banyak pekerjaan yang menunggu untuk di kerjakan.
"Yeay!! Akhirnya selesai" Aliandra berteriak kegirangan dan merasa puas dengan apa yang telah dilakukannya. Sekarang semua terlihat tampak lebih rapi.
Aliandra langsung keluar ruangan untuk makan siang di kantin, karena warga di dalam perutnya sudah demo minta makan dari tadi.
Setelah makan Aliandra kembali ke ruangan Zayn untuk mengerjakan tugas-tugas lainnya.
Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 17.00. Aliandra memilih untuk pulang terlebih dahulu dan melanjutkan pekerjaannya besok.
.
.
.
Bersambung...
Maaf ya readers karena up nya lama sekali. Author ganti hp dan lupa login pake akun yang mana. Dan Alhamdulillah setelah dicoba-coba berulang kali akhirnya Author ketemu lagi sama akunnya. hehe
Semoga kalian tetap ngikutin cerita aku dan semoga belum lupa gimana alur ceritanya. Insyaallah Author akan Up secepat yang Author bisa, karena juga nggak gampang bikin cerita meskipun cuma ngarang. Ngarangpun tetap harus berfikir supaya alurnya nggak berantakan dan menjadi cerita yang menarik untuk kalian baca
__ADS_1
Terimakasih buat yang tetap setia nungguin upnya.
please like, comment and vote ya readers.😘😘😘