Kisah Cinta Yang Tak Disengaja

Kisah Cinta Yang Tak Disengaja
#07 Bertemu (Lagi)


__ADS_3

"Sayang, ayo buruan! mama nggak enak kalo sampai telat" teriak ibu Aliandra dari lantai bawah.


"iya ma aku ke bawah sekarang" balas Aliandra.


Aliandra tampak sangat cantik dengan dress berwarna navy dan dandanan naturalnya. Aliandra memang tidak suka berdandan terlalu berlebihan. Namun hal itu malah membuatnya terlihat makin cantik dengan gaya natural look nya.


Tanpa berlama lama mereka langsung masuk ke dalam mobil. tampak pak Ahmad sudah duduk di bangku depan siap menginjakkan pedal gasnya.


Selama diperjalanan, Aliandra hanya melihat keluar jendela melihat kendaraan yang sedang berlalu lalang.


Sesampainya mereka di restaurant yang mereka tuju. Pak Ahmad langsung membukakan pintu untuk kedua wanita yang merupakan majikannya itu.


"Kau harus bersikap manis nanti, jangan sampai berlaku tidak sopan kepada mereka" ucap ibu Aliandra serius kepada putrinya.


"Baik ma" ketus Aliandra


Dari kejauhan Aliandra melihat Zayn yang juga berada di restaurant tersebut. wajahnya menjadi pias seketika saat pandangan mereka beradu.


" Ma, kita ke meja yang pojok sana aja yuk" ajak Aliandra pada ibunya karena langkah ibunya seperti semakin mendekat dengan meja Zayn.


" Kamu ini gimana sih, jelas jelas mereka sudah duduk disana menunggu kita" jawab ibu Aliandra dengan mengarahkan pandangan ke meja Zayn.


Apa! Apa yang mama maksud teman papa adalah pak hermawan itu? sempit sekali dunia ini.


Langkah Aliandra menjadi sangat pelan, ia begitu kesal dan takut dengan tatapan Zayn yang dari tadi terus menatapnya sinis.


"Maaf ya pak Hermawan sudah menunggu. di perjalanan tadi sangat macet, jadi kami terlambat" ucap ibu Aliandra dengan masih berdiri.


"Tidak apa apa, kami juga baru saja datang kok" jawab pak Hermawan sambil mempersilakan Aliandra dan ibunya duduk.


"Ini Aliandra ya?" sapa pak Hermawan kepada Aliandra


Aliandra hanya mengangguk sambil tersenyum manis kepada pak Hermawan.


"Dulu saya terakhir melihatmu masih digendong oleh ibumu di pemakaman ayahmu" ucap pak Hermawan sambil tertawa

__ADS_1


"iya sudah lama sekali kita tidak bertemu, bahkan Zayn sudah tumbuh menjadi dewasa dan tampan seperti ini" timpal ibu Aliandra


" Tante bisa saja, Aku rasa tante terlalu berlebihan dalam memujiku" jawab Zayn dengan senyuman hangatnya


pria ini kalau tersenyum sangat tampan sekali. ucap Aliandra dalam hati


"Kenapa kalian tidak berkenalan, ayo cepat berkenalan" ucap ibu Aliandra kepada putrinya


Aliandra tidak ingin ibunya tau tentang masalah nya dengan Zayn. ia pun segera mengulurkan tangan kepada Zayn dengan terpaksa.


"Aku Aliandra" ucap Aliandra menunggu Zayn membalas jabatan tangannya.


"Zayn" jawab Zayn singkat tanpa menjabat tangan Aliandra.


Aliandra langsung menarik tangannya kembali sambil mengepalkan jemarinya menahan kesal.


Pak Hermawan langsung memelototi anaknya itu karena sudah bersikap tidak sopan. Namun Zayn sama sekali tidak peduli dengan tatapan itu.


Kemudian Pak Hermawan dan bu Desvalina berbicara masalah kerja sama yang akan mereka jalin. Pak Hermawan akan menjadi supplier tetap di perusahaan ibunya Aliandra.


Saat orang tua mereka tengah mengobrol Zayn menarik tangan Aliandra dengan paksa mengajak Aliandra menjauh dari orangtuanya.


"Apa kau tidak bisa lembut sedikit kepada wanita?" Aliandra tidak menjawab perkataan Zayn, ia malah sibuk mengelus tangannya yang memerah karena di pegang sangat erat oleh Zayn.


"jangan banyak bicara, berlebihan sekali" ucap Zayn ketus


" Kalau aku menceritakan kepada mamaku memangnya kenapa? apa kau takut akan di marahi oleh ayahmu? Aliandra menepiskan senyuman liciknya.


"Hey apa kau sebodoh itu? jika kau menceritakannya pada ibumu, aku akan menghancurkan hidupmu dan keluargamu" jawab Zayn sambil menatap tajam ke wajah Aliandra


" Apa semudah itu kau menghancurkan keluargaku?" tanya Aliandra sambil gemetar


" tentu saja, aku akan meminta ayahku untuk membatalkan kerja sama dengan ibumu, dan kau pasti tau apa yang akan terjadi. Hidupmu dan keluarga mu akan hancur dalam sekejap" Zayn tersenyum sinis kepada Aliandra


Aliandra langsung menelan ludahnya dengan kasar dan begitu gemetar mendengar perkataan Zayn barusan.

__ADS_1


Setelah mereka selesai bicara, mereka kembali lagi ke meja orangtua mereka tadi.


" Kalian darimana saja?" tanya Pak Hermawan kepada Zayn


"kami hanya mengobrol sambil mencari udara segar, iya kan?" ucap Zayn sambil menyunggingkan senyumnya kepada Aliandra.


" Eeh i iya om " jawab Aliandra gugup


"baguslah kalau kalian mau saling mengenal satu sama lain" pak Hermawan tersenyum lega


" Yasudah, karena sudah hampir larut, ayo kita pulang. Besokkan harus kerja dan kamu Aliandra harus kuliah juga" ucap ibu Aliandra mengakhiri pertemuan dengan pak Hermawan.


"Iya bu. kebetulan saya juga tidak bisa berlama lama karena masih banyak file yang harus saya tandatangani" jawab pak Hermawan.


Merekapun kembali ke mobil masing-masing.


didalam mobil tidak ada percakapan apapun. kemudian tiba tiba ibu Aliandra bicara


"Aliandra, ibu dan pak Hermawan memiliki niat baik untuk masa depanmu dan Zayn" ucap ibu Aliandra mengalihkan pandangan nya ke putrinya.


"Apa itu ma?" tanya Aliandra penasaran.


"Nanti kau akan tau sendiri" jawab ibu Aliandra sambil tersenyum lebar


"Mama jangan membuat ku penasaran" rengek Aliandra


" sekarang kau fokus saja pada kuliahmu " jawab ibu Aliandra sambil memeluk bahu anaknya


"Baiklah ma, mama punya hutang penjelasan padaku" ucap Aliandra sedikit kesal.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung..


Jangan lupa Like, Comment dan Vote nya yaa readers.


__ADS_2