Kisah Cinta Yang Tak Disengaja

Kisah Cinta Yang Tak Disengaja
#06 Bertemu


__ADS_3

Setelah perkuliahan selesai, Aliandra pun menanyakan kembali perihal kemarin yang tak sempat dijawab oleh Fiona.


"Fio, kau belum menjawab pertanyaanku kemarin" ucap Aliandra sambil memasukkan bukunya ke dalam tas.


"pertanyaan yang mana?" tanya Fiona sambil mengingat ingat kembali.


"tentang pria yang kita temui di kantin kemarin" jawab Aliandra memutar bola matanya.


"Oh iya, aku kemarin belum sempat menjawabnya kau sudah mau pulang" Fiona teringat kembali.


"dia itu Zayn anaknya pak Hermawan"


sambung Fiona.


"Pak Hermawan siapa?" tanya Aliandra sambil menerka nerka dalam hatinya.


"Kau ini sungguh tidak tau?" Fiona


"yang nama Hermawan kan banyak Fio." ketus Aliandra


"Huh! pak Hermawan orang yang nomor satu di kota kita itu" jawab Fiona sedikit kesal karena sahabatnya benar benar tidak mengenal pria kemarin.


"Apa! kau tidak sedang bercandakan?" tanya Aliandra memastikan.


"Apa kau lihat aku sedang bercanda?" Fiona semakin kesal.


Matilah aku, aku sudah berurusan dengannya, dia pasti bisa menghancurkan hidupku dengan mudah. pikir Aliandra dalam hati


"Kenapa kau tidak mengatakannya dari kemarin?" Aliandra menggerutu kepada Fiona karena tidak memberitahukannya sejak awal.

__ADS_1


"Aku kan sudah mengingatkanmu kemarin, kau saja yang tidak mau mendengarku" ucap Fiona tak mau disalahkan.


"sudahlah, Aku mau menemuinya dikantin dulu" Aliandra tak ingin berlama lama membahas pria itu.


"ada apa? bukannya kemarin dia bilang jangan menemuinya lagi?" ucap Fiona mengingatkan sahabatnya itu.


Kemudian Aliandra pun menceritakan semua kejadian tadi pagi kepada Fiona.


"Ya ampun Aliandra kenapa kau bisa membuat masalah lagi dengan Zayn?" tanya Fiona sambil menepuk jidatnya


"Entah lah, aku tidak tau kenapa aku harus bertemu lagi dengannya" ucap Aliandra memelas.


"yasudah, aku mau menemuinya dulu" Aliandra pun meninggalkan Fiona dan berjalan ke kantin.


*Di kantin


apa! dia sudah disini ternyata. Apa dia benar benar tidak ada kerjaan selain ini?


"Kau benar benar ingin main main denganku ya?" tanya Zayn dengan tatapan tajam


"Ti tidak, Aku tadi ada urusan sebentar, makanya aku terlambat menemuimu" Aliandra mencoba memberi alasan.


"Kau orang yang pertama kali membuat ku menunggu" ucap Zayn dengan sangat geram melihat ke arah Aliandra.


" Maafkan aku, aku tidak akan mengulanginya" lirih Aliandra


"kau pikir kata maafmu bisa mengganti waktuku yang sangat berharga?" Zayn memukul meja hingga membuat Aliandra terkejut.


"Maaf" Aliandra mencoba menahan geram dan juga perasaan sedihnya. karena ia tidak pernah dibentak oleh siapapun sebelumnya.

__ADS_1


"Aku tidak akan memaafkanmu" Zayn mengalihkan pandangannya ke sembarang arah.


" kalau kau tidak mau ya sudah. Aku sudah mencoba meminta maaf tapi kau tidak mau " Aliandra menjawab dengan nada kesal sambil berdiri hendak meninggalkan Zayn.


"Kalau kau pergi tanpa mendapat maaf dariku, aku akan menghancurkan hidupmu" ketus Zayn.


Aliandra pun langsung menghentikan langkahnya dan balik duduk di bangkunya tadi.


"Lalu apa yang harus aku lakukan untuk mendapat maaf darimu?" tanya Aliandra gemetar.


Zayn tersenyum sinis melihat ke arah Aliandra.


"Kau harus mengikuti semua perintahku" jawab Zayn dengan enteng.


"Apa! yang benar saja, ayolah jangan bercanda" Aliandra kaget mendengar apa yang dikatakan Zayn.


"Yasudah kalau kau tidak mau, Aku tidak akan memaksa" jawab Zayn tersenyum sinis.


"Ba baik lah, aku akan menerima syarat darimu" ucap Aliandra terpaksa.


"Baik, hari ini aku akan memberikanmu kebebasan, peraturanku akan berlaku besok" Zayn pun berlalu meninggalkan Aliandra.


Dasar laki laki tidak punya hati. mentang mentang kau punya banyak uang kau seeanaknya saja terhadap orang lain. gerutu Aliandra dalam hati


.


.


.

__ADS_1


Bersambung...


Jangan Lupa Like, Comment dan Votenya ya readers.


__ADS_2