
Sesampainya dirumah, Aliandra dan ibunya langsung masuk kamar masing-masing karena jam memang sudah sangat larut.
Apa rencana ibu dan pak Hermawan? kenapa aku jadi penasaran begini
Setibanya di kamar, Aliandra langsung masuk kamar mandi untuk mencuci muka dan mengganti dressnya dengan piyama teddy bear yang berwarna coklat.
Aliandra langsung menuju kasur dan merenggangkan otot otot nya
"Rasanya aku lelah sekali" ucap Aliandra sambil menatap langit langit kamarnya. tidak lama kemudian ia pun tidur dengan lelapnya.
-----
-----
Jam sudah menunjukkan pukul 07.00 pagi tapi Aliandra sama sekali belum membuka matanya akibat rasa lelah kemarin. Saat ia merasakan panas mulai memasuki kamarnya dari celah celah ventilasi kamarnya ia pun mulai membuka mata dan menyipitkan matanya seketika untuk menyesuaikan pencahayaan yang masuk ke matanya.
"Aku akan menghabiskan waktu dirumah saja hari ini, daripada harus bertemu laki laki tak punya hati itu, bahkan aku lupa namanya" ucap Aliandra sambil terkekeh
"Nak Aliandra, sarapannya udah siap, nyonya juga sudah menunggu di meja makan" ucap wanita paruh baya yang sudah lama bekerja dirumahnya itu.
"baik bi, aku mau cuci muka dulu dan segeran ke bawah" balas Aliandra sambil merapikan tempat tidurnya.
Setelah membersihkan tempat tidur Aliandra langsung masuk ke kamar mandi. Selang beberapa menit ia sudah keluar dan berjalan menuruni anak tangga.
"Good morning ma" Aliandra memeluk ibunya
"Morning sayang, ayo duduk kita sarapan dulu" ucap ibu Aliandra sembari menciup kening anaknya itu.
Saat makan, Aliandra kembali teringat tentang ucapan ibunya semalam.
"Ma, apa sih rencana mama sama pak Hermawan?" tanya Aliandra menyembunyikan rasa penasaran nya.
"cepat habiskan makanannya, jangan banyak tanya" ucap ibu Aliandra sambil masih menyendok sarapannya.
Apa susahnya sih tinggal bilang juga. Gerutu Aliandra dalam hati tanpa menjawab ucapan ibunya.
ibu Aliandra melihat ekspresi anaknya yang kesal karena tidak mendapatkan jawaban kemudian tersenyum tipis.
Tiba tiba suara hp Aliandra berbunyi memecahkan keheningan.
Siapa sih yang menelpon, mengganggu saja. sambil meninggalkan meja makan
"Aliandra habiskan sarapannya" teriak ibu Aliandra.
Aliandra hanya mengisyaratkan kata tunggu sebentar dengan tangannya.
(Halo?) ~ Aliandra
__ADS_1
(Hei kau dimana? hari ini kau harus menepati janjimu) ~ Zayn
Mendengar suara itu Aliandra sudah bisa menebak siapa yang berbicara di seberang sana
(Aku dirumah, hari ini aku libur jadi aku tidak akan kemana mana) ~ Aliandra
(Baiklah, aku akan menelpon ayahku) ~ Zayn
Mendengar kata itu Aliandra langsung pucat dan segera mencegat Zayn untuk menelpon ayahnya
(Jangan! aku akan menemuimu nanti) ~ Aliandra
(Temui aku jam 9 di Cafe depan kampus) ~ Zayn
(Baiklah) ~ Aliandra
telepon terputus, Aliandra menggerutu kesal dengan sikap Zayn yang seenaknya itu.
sekarangkan jam 8.30, bagaimana aku bisa sampai disana sebelum jam 9. Dasar lelaki tak punya hati. bertindak sesukanya saja. bla bla bla. Aliandra tak berhenti menggerutu sambil masuk kembali ke rumah.
Aliandra langsung menghabiskan sarapannya dengan buru buru. Ibu Aliandra yang melihat itu langsung menegurnya.
"Aliandra jangan buru buru makannya." tegur ibu Aliandra
"Aku sedang buru buru Ma. Aku lupa ada kuliah pengganti hari ini jam 9" Aliandra berbohong.
Aliandra turun dan menemui ibunya duduk di depan tv lalu berpamitan untuk pergi.
Karena hari ini adalah hari minggu maka Aliandra megemudikan mobilnya sendiri karena pak Ahmad tidak masuk kerja di hari libur.
"Sial 10 menit lagi" Aliandra memukul stir mobilnya sambil terus melaju kencang.
----
----
Tampak laki laki yang menelponnya tadi sudah duduk di salah satu meja di cafe tersebut. Aliandra langsung bergegas menghampirinya sambil merapikan sedikit rambut dan baju nya.
" Maaf aku terlambat" ucap Aliandra dan duduk didepan pria itu.
"Kau sudah dua kali membuatku menunggumu" Zayn menatap tajam ke arah Aliandra "Kau benar benar ingin bermain denganku sepertinya" sambung Zayn sambil tersenyum sinis
Aliandra mengepalkan tangannya di bawah meja menahan ketakutan. Iapun mulai gemetar.
"Tapi kau baru saja menelponku, tidak mungkin aku kesini dengan menggunakan piyama tidurku kan?" Aliandra tertawa di buat buat untuk menghilangkan sedikit ketakutannya.
"Kenapa tidak?" Zayn menjawab dengan santai
__ADS_1
"Apa kau sudah gila?" Aliandra membelalakkan matanya karena kesal
"Lagian seharusnya sebagai seorang gadis kau sudah mandi saat itu" ucap Zayn memperhatikan Aliandra
"Ternyata kau gadis yang jorok" Zayn tertawa
Aliandra sangat kesal mendengar perkataan Zayn tentang dirinya.
"Kau benar benar tidak bisa menjaga mulutmu itu, ku pikir anak pak Hermawan yang terkenal itu punya hati dan lisan yang terdidik. ternyata aku salah besar" ucap Aliandra menatap Zayn
"Untuk apa aku harus berbicara dan bersikap baik pada orang yang hampir menghilangkan nyawaku" jawab Zayn
"Hei aku sudah meminta maaf waktu itu, lagian itu juga hampir, tidak benar benar menghilangkan nyawamu" protes Aliandra
"Tadinya aku berniat baik untuk mengurangi masa hukumanmu menjadi seminggu saja, tapi setelah mendengar ucapanmu aku berubah pikiran untuk menambah masa hukumanmu menjadi 1 bulan" ucap Zayn penuh kemenangan
"Apa? kau tidak bisa seenaknya seperti itu padaku" protes Aliandra
"Terserah, Aku tidak akan merubah ucapan ku" jawab Zayn dengan santai. "Sekarang ayo ikut denganku" Zayn melangkah pergi meninggalkan Cafe itu dengan diikuti oleh Aliandra.
"Hei tapi aku belum memesan apa apa sama sekali" ucap Aliandra
"Bukan urusanku" ketus Zayn
Zayn pun masuk kedalam mobilnya yang terparkir didepan cafe diikuti oleh Aliandra dan ia duduk di bangku belakang.
"Hei kau pikir aku ini supirmu?" Zayn menyipitkan matanya ke arah Aliandra.
Aliandra pun mengerti maksud Zayn dan berpindah duduk di bangku depan.
menyebalkan sekali. ucap Aliandra dalam hati.
Note :
Aliandra meninggalkan mobilnya di depan cafe karena Zayn memintanya untuk satu mobil dengan Zayn.
.
.
.
Bersambung...
Hello para readers, salam kenal yaaa,
oiya, Aku minta like dan comment dari kalian untuk kemajuan cerita ini kedepannya. Kalian boleh memberikan kritik atau saran dengan bahasa yang baik tentunya. like dan comment dari kalian sangat berpengaruh terhadap kemajuan cerita ini. terimakasih semuanya. Semoga kalian suka dengan cerita dan alurnya.
__ADS_1