Kisah Cinta Yang Tak Disengaja

Kisah Cinta Yang Tak Disengaja
#04 Kesal


__ADS_3

"Fiona lepasin tangan aku, capek tau lari lari" ucap Aliandra menggerutu


akhirnya Fiona melepaskan tangan Aliandra setelah tiba di parkiran mobil.


"Kamu gila ya Al" ucap Fiona sambil mengatur nafas.


"Hah? Gila? maksud kamu apa sih fio?" kebingungan


"berani beraninya kamu cari masalah sama mereka"


"Loh yang cari masalah itu siapa? bukannya mereka duluan" jawab Aliandra tidak terima jika dirinya disalahkan.


" Aliandraku sayang, jadi kamu beneran nggak kenal sama mereka?" balik bertanya


"Nggak, aku nggak pernah tuh ketemu mereka sebelumnya" jawab jujur


"emang mereka siapa?" tanya Aliandra penasaran


Saat hendak menjawab pertanyaan Aliandra, tiba tiba terdengar suara handphone Aliandra berbunyi. dengan cepat Aliandra mengangkat telponnya.


"iya ma, aku pulang sekarang ya" ucap Aliandra di telpon.


setelah mematikan ponselnya..


"Fio, aku balik dulu ya. Mama aku dirumah nungguin" ucap Aliandra sambil berjalan ke arah mobilnya.


"yaudah, aku juga mau pulang kok."


mereka lupa dengan pertanyaan Aliandra tadi.


eeh tadi Fiona kan belum menjawab pertanyaan ku. gumam Aliandra dalam hati. besok aku akan menanyakannya kembali. penasaran siapa sih mereka.

__ADS_1


Mobil Aliandra sudah memasuki gerbang rumahnya, terlihat ibu Aliandra sudah menunggu di depan pintu.


Aliandra segera keluar dari mobil dan melambaikan tangannya ke arah mamanya.


"Mamaaaa!! Kangen banget sama mama." Aliandra langsung memeluk hangat ibunya.


"iya sayang, mama juga kangen banget sama anak mama" membalas pelukan Aliandra dan mengecup kening anaknya itu.


"Ayo kita masuk ma, aku mau cerita ke mama" sambil menarik lengan ibunya untuk duduk di sofa.


Setelah mereka duduk di sofa, bi inah langsung meletakkan cemilan dan minuman di meja tanpa disuruh.


"Silahkan dimakan nyonya dan nona." ucap bi inah sopan sambil menganggukkan sedikit kepalanya.


"Terimakasih ya bi" ucap Aliandra dengan senyum.


Setelah mengangguk, bi inah langsung beranjak ke dapur dengan membawa nampan yang berisi cemilan dan minuman tadi.


"iya ma, tadi waktu aku dan Fiona lagi makan di kantin kampus tiba tiba aja ada segerombolan laki laki yang memakai jas mengusir semua yang ada di kantin" jelas Aliandra kesal.


"loh? memangnya mereka siapa sayang?" tanya ibu Aliandra


"Aku juga nggak tau ma, tadi tanya ke Fiona tapi belum sempat dijawab mama nelfon, jadi lupa deh." ucap Aliandra menyesal karena melupakan pertanyaan nya tadi.


"Yaudah, nggak usah cemberut gitu ih. kan anak mama bisa makan dirumah" ibu Aliandra mencoba menenangkan anaknya.


"iya sih ma, tapi kan tetap saja tidak enak. lagi enak enaknya makan, malah diusir" Aliandra kembali mengerucutkan bibirnya.


"udah nggak usah dipikirin sayang, sekarang anak mama pasti lapar. ayo kita makan malam dulu" ucap ibu Aliandra kembali menenangkan hati anaknya.


"iya ma, aku lapar sekali" rengek Aliandra manja.

__ADS_1


"yaudah, yok kita ke meja makan, pasti bi inah sudah menyiapkan makan malam"


Aliandra hanya menganggukkan kepalanya sambil mengikuti ibunya ke meja makan.


"Waaah, inikan masakan favoritku." Aliandra langsung menggeser kursi dan duduk


"iya sayang, mama sengaja masakin ini buat kamu." ucap ibu Aliandra ketika melihat anaknya begitu senang.


"makasih ma, mama benar benar tau kesukaanku" ucap Aliandra sambil menyendokkan nasi ke piringnya.


"iya dong, masa mama nggak tau apa aja kesukaan anak mama"


Saat makan, tak ada yang bersuara hanya bunyi sendok yang beradu dengan piring saja yang terdengar.


"Ma, Dira kapan libur sekolahnya? aku merindukan gadis kecil itu" ucap Aliandra setelah acara makan malam selesai.


"Dira bulan depan baru ujian sayang, mungkin 2 bulan lagi dia sudah libur" timpal ibu Aliandra.


.


ket:


Dira sedang meneruskan sekolahnya di luar negeri, jadi hanya pulang sesekali saja ke rumah orang tuanya.


.


.


.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2