Konflik Rumah Tangga Menghadapi Mertua Dan Ipar Jahat

Konflik Rumah Tangga Menghadapi Mertua Dan Ipar Jahat
11.


__ADS_3

"Ah,, dia adalah Bibi yang selalu bekerja di apartemen ku untuk membersihkan, jadi hari ini dia yang akan membersihkan rumah. Dia juga bisa pergi ke pasar jadi nanti setelah membersihkan baru dia akan pergi ke pasar berbelanja. Ibu tinggal menulis nis belanjaan yang akan dibelinya Lalu nanti dia--"


"Cukup!" Sela Siska, "kau menghambur-hamburkan uang untuk hal-hal tidak berguna seperti itu, Jadi sekarang cepat suruh dia pergi dari sini sebelum kita membayar uang untuk membiayainya, dan kau yang harus mengerjakan pekerjaan rumah tangga!!!" Teriak Siska pada Cecilia lalu perempuan itu segera berbalik untuk menghampiri perempuan paruh baya yang sudah mulai membersihkan dapur.


... * * * ...


Setelah tiba di dapur, ia langsung menatap perempuan itu sambil berkata, "Sudah hentikan Apa yang kau kerjakan, karena kami membatalkan pesanan jasa yang sudah dilakukan oleh menantuku!!!"


"Eh?" Sang Bibi langsung terkejut dan menatap Siska serta Cecilia yang berjalan ke arah mereka.


"Hah,, ibu, itu tidak bisa dibatalkan karena dia dinaungi oleh sebuah perusahaan yang mengharuskan setiap orang yang memanggil jasanya harus menandatangani kontrak. Aku juga sudah membayar semuanya untuk satu minggu ke depan, dan dia akan terus datang selama satu minggu. Kalau kita membatalkannya maka uang kita tidak akan dikembalikan sepesar pun." Tegas Cecilia langsung membuat Sang Perempuan paruh baya begitu terkejut.

__ADS_1


Dia sama sekali tidak dinaungi oleh perusahaan manapun, dia bahkan belum diberitahu oleh Sisilia bahwa dia harus bekerja selama satu minggu, jadi dia terbengong di tempatnya sembari menatap Cecilia yang tampak tak bercanda.


Sementara Siska yang mendengar ucapan Cecilia, perempuan itu langsung mengepal erat tangannya sambil berkata, "kau menghambur-hamburkan uang sebanyak itu, padahal kau bisa melakukan pekerjaan rumah sendirian? Kalau kau menyia-nyiakan uang suamimu seperti itu padahal kau bisa mengerjakan semua pekerjaan yang dilakukan oleh bibi ini, maka kau tidak ada berguna menikah dengan putraku!!!"


Cecilia yang mendengar itu kemudian tersenyum dan berkata, "ibu, kalau aku tidak berguna menaikan dengan Putra Ibu, maka dari awal Putra Ibu tidak akan menikahiku. Dan juga, kalau ibu berpikir bahwa aku yang harus mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga di tempat ini, maka Apakah Ibu tidak berpikir bahwa suatu saat jika Putri Ibu menikah dia juga akan diperlakukan sama???"


"Kau!! Berani sekali kau membantah orang tua!!! Putriku tidak akan pernah diperlakukan seperti itu, karena ketika dia menikah, dia akan menghasilkan uangnya sendiri tidak seperti kau yang hanya tahu tidur setiap hari!!!!" Bentak Siska.


Bibi yang mendengar itu langsung terkejut di tempatnya karena selama dia bekerja untuk Cecilia dia mengetahui perempuan itu memang selalu berada di kamar, namun dia tidak berada di kamar untuk tidur tetapi mengerjakan sesuatu yang menghasilkan uang.


"Baiklah Bu, kalau itu pikiran ibu maka silakan berbicara dengan suamiku untuk menceraikanku. Tetapi selama aku menjadi istrinya, aku tidak akan pernah mengerjakan pekerjaan rumah tangga selama aku masih bisa menyewa seseorang untuk mengerjakannya untukku!!

__ADS_1


"Kalau Ibu tidak suka, Ibu juga bisa memberitahu Putra ibu untuk berhenti memberiku uang saku!!!" Kata Cecilia lalu perempuan itu segera pergi meninggalkan Ibu mertuanya karena dia tidak mau lagi berdebat.


Siska yang melihat itu merasa sangat marah, jadi dia mengambil salah satu gelas terdekatnya lalu melemparkannya ke lantai hingga pecah.


Setelah dia melihat kaca yang berserakan di lantai dia baru menyadari bahwa gelas yang baru saja ia lemparkan itu ialah gelas yang menjadi hadiah putranya ketika pria itu pergi ke Paris untuk urusan pekerjaan.


"Astaga,, gelas seharga 50 dolar!!!!" Perempuan itu memijat keningnya yang terasa ingin pecah lalu dia berjalan dari sana sembari menggerutu marah dalam hatinya.


Sang Bibi yang melihat itu hanya bisa merasa kesal.


'Dasar mertua aneh, menantu baik, cantik dan mandiri seperti Nona Cecilia kok di kasari!!' gerutu sang bibi dalam hati.

__ADS_1


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!


__ADS_2