Konflik Rumah Tangga Menghadapi Mertua Dan Ipar Jahat

Konflik Rumah Tangga Menghadapi Mertua Dan Ipar Jahat
31.


__ADS_3

Andika memegang tangan istrinya dengan lembut dan merasa begitu khawatir pada istrinya.


"Hah,,, Bagaimana ceritanya dia bisa jatuh ke kolam renang? Bagaimana caranya Dia berjalan sehingga bisa terpeleset?" Ucap Andika sembari menghela nafas.


Cecilia yang mendengar itu merasa sangat kesal dalam hatinya jadi dia langsung mengerjakan matanya dan kemudian membuka matanya secara perlahan.


💥💥💥


"Sayang!!!" Ucap Andika langsung bersemangat menatap istrinya.


"Hm," jawab Cecilia dengan singkat sembari menatap suaminya yang langsung mendekat ke arahnya dan mendaratkan ciuman di bibirnya.


Maka mau tidak mau Cecilia tersenyum pada pria itu agar pria tersebut tidak terlalu khawatir.

__ADS_1


Siska yang melihat itu langsung menggertakan giginya jadi dia menatap putranya sambil berkata, "cepat pergi panggil dokter, dia harus diperiksa lagi setelah sadar!!!"


Mendengar itu, Andika langsung menganggukkan kepalanya lalu dia perlahan melepaskan tangan istrinya dan berlari keluar dari ruangan.


Saat itulah Siska memanfaatkan keadaan dengan cara menatap perempuan yang terbaring di tempat tidur sambil berkata, "jangan sampai kau menceritakan apa yang terjadi pada suamimu, kalau tidak ibu akan membuat suamimu memilih antara Ibu dan istrinya. Dan kau jelas tahu yang mana yang akan dipilih oleh seorang anak, Tentu saja dia harus menghormati ibunya karena menghormati ibunya adalah salah satu hukum yang wajib untuk memasuki surga!!!"


Cecilia yang mendengar itu hanya bisa menganggukkan kepalanya dengan pelan tapi tentu saja dalam hatinya dia tidak mengiyakan ucapan ibunya.


'Ibu mertua ini hanya tahu kalau orang tua harus dihormati supaya bisa masuk surga, tapi dia lupa juga kalau seorang lelaki yang telah menikah diperintahkan untuk meninggalkan Ayah dan Ibunya dan bersatu dengan istrinya, dan pernikahan Kristen tak bisa bercerai kecuali meninggal Ataukah ibu mertua ini menginginkan salah satu diantara kami meninggal?!!' ucap Cecilia dalam hati lalu perempuan itu kembali memejamkan matanya karena dia tidak mau melihat wajah mertuanya yang selalu membuatnya kesal.


"Baik Bu," jawab Cecilia tanpa membuka matanya.


Setelah mendengar jawaban menantunya maka Siska menjadi lebih tenang jadi dia kemudian membongkar barang-barang yang dibawa oleh Andika lalu menyusunnya ke dalam lemari.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian Andika bersama dokter kemudian memasuki ruangan dan dilakukan pemeriksaan singkat terhadap Cecilia lalu diputuskan bahwa Cecilia akan dirawat di rumah sakit selama beberapa hari untuk memantau kondisi perempuan itu.


Siska dan Andika langsung berterima kasih pada dokter lalu membiarkan dokter meninggalkan ruangan sementara Andika langsung menemani istrinya.


"Sayang, kalau kau merasa sakit katakan padaku supaya Jika ada hal yang bisa kulakukan maka aku akan melakukannya untukmu." Ucap Andika memperhatikan istrinya dan merasa sedih ketika dia melihat tangan perempuan itu telah di gips.


"Aku baik-baik saja, cuma punggungku terasa sakit karena terlalu lama berbaring." Ucap Cecilia langsung membuat Andika mengatur ranjang perempuan itu agar Cecilia bisa duduk bersandar.


"Apa sekarang kau merasa lebih baik?" Tanya Andika langsung dianggap oleh Sisilia.


"Iya, tapi aku merasa lapar." Kata Cecilia langsung membuat Andika tersenyum lalu pria itu kemudian melihat ke arah adiknya.


"Pergilah beli makanan untuk kita semua." Ucap Andika langsung diangkuti oleh Dinda jadi perempuan itu langsung berdiri mendekati kakaknya dan mengambil uang dari pria itu.

__ADS_1


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!


__ADS_2