
Akhirnya, satu minggu telah berlalu dan selama satu minggu itu dijalani Cecilia dengan terus tinggal di apartemennya pada siang hari dan barulah kembali ke rumah pada sore hari ketika suaminya berada di rumah.
Hal itu terus membuat Siska menjadi sangat kesal karena tidak ada yang mengerjakan pekerjaan rumah dan tidak ada pula yang memasak untuk mereka.
Dan seperti pada malam hari ini, dia terpaksa memesan makanan dari luar karena tadi siang hujan sepanjang hari hingga membuatnya tidak bisa pergi ke pasar untuk berbelanja.
Perempuan itu melihat struk belanjaannya dengan penuh rasa kesal karena pengeluaran yang membengkak sejak pembantu mereka tidak ada di rumah dan terlebih menantunya juga tidak pernah tinggal di rumah.
Clek!
Pintu rumah tiba-tiba terbuka jadi Siska langsung berlari ke depan rumah dan melihat bahwa yang datang adalah putranya dan menantunya.
"Kalian sudah kembali ke rumah, cepatlah masuk membersihkan tubuh kalian lalu kita makan malam bersama." Ucap perempuan itu langsung dianggap oleh dua orang yang masuk ke rumah.
Cecilia dan Andika langsung pergi ke kamar mereka dan mandi bersama.
__ADS_1
"Sudah satu minggu sejak pembantu di rumah ini pulang kampung, kalau begitu besok sudah ada pembantu lagi." Ucap Cecilia yang sebenarnya melihat bahwa rumah Mereka tampak lebih kotor semenjak pembantu tidak ada, terlihat jelas bahwa rumah mereka tidak di bersihkan secara teratur dan jendela juga tidak sering dibersihkan membuat jendela kini dipenuhi debu.
"Ahh iya, nanti akan ku tanyakan pada ibu. Kalau pembantu itu tidak kembali dari kampung maka kita menyewa pembantu yang lain saja." Ucap Andika langsung diangguki oleh Cecilia lalu mereka dengan cepat mengakhiri acara mandi mereka.
Cecilia kemudian duduk di depan meja rias dan melihat alat make upnya kini kembali lagi menghilang.
'Perempuan itu benar-benar aneh, padahal aku sudah menggunakan bedak itu, lipstik itu juga sudah kugunakan, tapi dia masih saja mengambilnya.' ucap Cecilia dalam hati yang merasa kesal.
Apakah perempuan itu tidak jijik menggunakan bekas orang lain?
"Ada apa dengan wajahmu?" Tanya Andika ketika Dia tiba di belakang istrinya untuk membantu perempuan itu mengeringkan rambutnya namun dia malah melihat wajah perempuan itu tampak kesal.
"Kenapa barang-barangmu banyak yang menghilang apakah kau menyimpannya di tempat lain?" Tanya Andika yang sebenarnya si dari seminggu yang lalu dia melihat banyak barang-barang yang hilang di atas meja rias Tetapi dia tidak terlalu memperdulikannya karena berpikir bahwa istrinya menyimpannya di tempat lain.
Namun hari ini dia tidak tahan untuk bertanya sebab ketika barang-barang itu hilang dia kembali lagi melihat barang-barang baru yang diletakkan di atas meja rias dan hal itu terus terulang setiap hari.
__ADS_1
"Ahh,, tidak hilang, tapi aku membuangnya karena sudah tidak cocok lagi denganku," ucap Cecilia langsung membuat Andika mengerutkan keningnya dengan jawaban istrinya.
"Lotion yang ada di mejamu itu, tiga hari yang lalu menghilang dari mejamu lalu keesokan harinya aku melihat sudah ada lagi yang baru. Dan sekarang botol itu kembali baru lagi, Apakah itu disebut membuang?" Tanya Andika langsung membuat Cecilia terkejut karena ternyata suaminya menyadari hal itu.
"Ahhh,,, itu,," Cecilia kebingungan harus menjawab apa.
"Ada apa?" Tanya Andika yang mulai heran dengan istrinya.
"Ah,,, itu, aku hanya membawanya keluar untuk digunakan di luar, tapi aku tak sengaja meninggalkannya di toilet umum jadi harus memberi yang baru lagi." Ucap Cecilia berbohong.
Bagaimanapun, dia masih ingin memberi kesempatan pada ibu mertua dan iparnya, namun terakhir pada keesokan harinya atau jawaban Ibu mertuanya nanti tentang pembantu mereka.
"Hal itu terjadi pada semua alat make up? Haruskah kita ke dokter dan memeriksakanmu?" Tanya Andika yang mulai khawatir dengan istrinya Jika saja perempuan itu mengalami suatu gangguan yang membuatnya lupa akan barang-barangnya hingga hal itu terus terulang setiap hari.
Cecilia yang mendengar itu langsung menggelengkan kepalanya, "Jangan khawatir, aku baik-baik saja." Ucap Cecilia tidak bisa meredakan kecemasan Andika di hatinya karena dia Tentu saja sangat cemas dengan keganjilan keganjilan yang dialami oleh istrinya.
__ADS_1
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!