Konflik Rumah Tangga Menghadapi Mertua Dan Ipar Jahat

Konflik Rumah Tangga Menghadapi Mertua Dan Ipar Jahat
36.


__ADS_3

Setelah 1 minggu kembali berlalu, Cecilia dan Andika sudah pindah ke sebuah apartemen baru yang letaknya lebih dekat dengan kantor Andika Jadi mereka tinggal di sana tanpa ada gangguan dari siapapun yang berniat buruk pada Cecilia.


"Bagaimana kabar junior???" Ucap Andika yang baru saja bangun pagi dan langsung mencium istrinya dengan tangan pria itu mengelus perut istrinya.


"Tenang saja, dia baik-baik saja." Kata Cecilia membalas ciuman suaminya.


Mereka menikmati pagi hari mereka selama beberapa menit terus berbaring di ranjang lalu kemudian keduanya turun dari ranjang dengan Andika yang langsung mandi sementara Cecilia yang membuat sarapan untuk suaminya.


Setelah sarapan selesai Cecilia kemudian mengantar suaminya ke depan pintu agar pria itu pergi bekerja.


Cecilia memandangi pagi yang suaminya lalu perempuan itu kembali ke dalam kamar dan dia kemudian mengambil ipad-nya, ia pergi ke balkon untuk memulai pekerjaannya.


Beberapa saat kemudian bel apartemen berbunyi jadi Cecilia pergi membukanya dan melihat bahwa ternyata yang datang adalah ibu mertuanya dan adik iparnya.


"Ibu, adik ipar," ucap Cecilia tersenyum langsung berpelukan dengan ibu mertuanya lalu mereka masuk ke dalam rumah dengan ibu mertuanya yang langsung pergi ke dapur meletakkan beberapa makanan yang ia bawakan untuk menantunya.


"Pembantu baru yang kau carikan untuk ibu membuat semua ini, katanya ini bisa tahan selama satu minggu jadi kau bisa menjadikannya olahan praktis untuk makananmu dan suamimu." Ucap Siska langsung diangguki oleh Cecilia.


"Baik Bu," ucap Cecilia lalu dia kembali menatap ke arah adik iparnya yang membawa sebuah paper bag besar.

__ADS_1


"Kakak ipar," ucap perempuan itu dengan wajah yang sedikit tertekan.


"Hm?" Ucap Cecilia sembari mengambil cemilan dari bawah meja lalu meletakkannya di meja agar bisa dimakan oleh adik iparnya.


"Ini,, ini adalah semua barang-barang kakak ipar yang pernah ku ambil. Beberapa yang lain sudah habis, jadi aku tidak bisa mengembalikannya." Ucap Dinda dengan rasa bersalahnya dan juga takut kalau kakak iparnya akan memarahinya.


Namun kau mah dia tetap harus mengembalikan semua barang-barang itu atau kalau tidak kakaknya bisa memarahinya dan jajannya juga tidak akan ia dapatkan lagi dari kakaknya.


"Kau bisa mengambil semua itu kok, kakak tidak akan memarahimu. Tapi lain kali kalau kau membutuhkan sesuatu jangan sungkan mengatakannya padaku, aku pasti akan memberikannya kalau kau memintanya." Ucap Cecilia langsung membuat Dinda mengerjapkan matanya karena tak percaya dengan apa yang baru saja dikatakan oleh kakak iparnya.


"Itu,, kakak ipar benar-benar memaafkanku dan tidak akan mengambil semua barang-barang ini kembali?" Tanya Dinda dengan begitu antusias langsung membuat Cecilia menganggukkan kepalanya.


"Woh,,, kakak ipar, ini adalah barang branded yang diincar oleh semua temanku!!! Tapi, apakah kakak ipar tidak memboroskan uang Kakak ku dengan membeli ini? Harganya setara dengan setengah dari gaji Kakakku dalam satu bulan." Ucap Dinda yang kini merasa tidak bisa menerima hadiah tersebut.


Dia takut kalau sampai kakaknya mengetahuinya lalu dia kembali dimarahi oleh pria itu.


Cecilia menggelengkan kepalanya, "aku tidak membeli itu, itu dikirimkan oleh salah satu penggemar ku." Ucap Cecilia langsung membuat Dinda melototkan matanya karena tak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Cecilia.


Barang itu tidak dibeli, melainkan dihadiahkan pada Cecilia secara cuma-cuma!!!

__ADS_1


Siska yang mendengar itu juga merasa heran jadi dia langsung mendekati kedua orang itu sembari membawa jus yang telah Ia bawa lalu dia berkata, "Bagaimana bisa ada orang yang memberikan hadiah seperti itu?"


Cecilia tersenyum, "Dia adalah orang yang sangat menggemari komik yang kubuat, jadi dia menghadiahkan itu sebagai rasa terima kasihnya karena sudah terhibur dengan komik yang kubuat." Ucap Cecilia langsung mengejutkan dua orang di depannya karena tak percaya bahwa ternyata selama ini Cecilia membuat komik dan bahkan komiknya bisa menghasilkan uang.


Bahkan mendapatkan hadiah gratis dari penggemar!!!


Bahkan, barang yang dihadiahkan itu bukan barang murahan melainkan sebuah tas limited edition.


Maka mulai hari itu, sang ibu mertua dan juga adik ipar bersikap baik sekali pada Cecilia dan Cecilia pun menyambut mereka dengan hangat karena tentunya berdamai adalah pilihan yang lebih baik daripada menyimpan sebuah dendam yang akan menyakiti hati seumur hidup.


Cecilia menjalani hari-harinya dengan baik sembari menunggu kelahiran buah hatinya bersama dengan suaminya yang selalu menjaganya.


...TAMAT...


Terima kasih atas dukungan kalian dalam novel ini, semoga kalian puas dengan hasil akhirnya dan semoga kalian tetap setia mengikuti karya-karya otor yang selanjutnya.


Otor mencintai kalian semua... Jangan lupa balas cinta otor dengan mendukung karya other lewat like comment dan favorit dari kalian....


Jangan lupa juga untuk memfollow otor supaya kita bisa saling follow dan saling komunikasi di aplikasi ini!!

__ADS_1


💕💕💕💕💕


__ADS_2