
Setelah suaminya selesai mandi dan berpakaian, maka Cecilia dan suaminya kemudian keluar untuk makan malam bersama dengan seluruh keluarga.
Baru saja keluar dan bertemu dengan adik iparnya, Cecilia langsung mencium aroma parfum miliknya yang belum ia buka.
Karena meskipun parfum itu belum ia buka, namun ketika membelinya dia sudah mencium baunya lebih dulu dan dia sangat menyukainya, itu sebabnya Dia sangat menghafal bau parfum itu.
Dinda memperhatikan Cecilia sesaat lalu dia berkata, "Ayo makan malam."
Setelah berbicara pada dua orang itu, Dinda berjalan mendahului mereka ke meja makan dengan Cecilia yang menatap punggungnya.
'Tidak mungkin dia yang mengambil semua barang-barangku yang ada di meja rias, tapi kalau bukan dia, Lalu siapa lagi? Di rumah ini hanya ada Kami berempat saja, karena pembantu sudah pergi dan tadi ketika pembantu pergi aku sempat melihat barang-barangnya masih lengkap.
'Lalu barulah setelah kembali dari pasar barang-barangnya sudah tidak ada lagi, yang artinya bahwa orang yang mengambil barang-barang ku masuk ke kamarku ketika aku sedang pergi pasar,' ucap Cecilia dalam hati kini mengepal kuat tangannya, namun dia tidak ingin membicarakan itu, sebab akan merusak suasana makan malam mereka.
__ADS_1
Ketika tiba di meja makan, Cecilia langsung mencium bau aneh dari makanan-makanan yang ada di meja.
Bagaimanapun, dia yang paling tidak suka dengan kemangi pasti bisa merasakan bau itu meskipun hanya diteteskan sedikit pada makanan.
'Perasaan tadi ketika aku memasak aku tidak menambahkan satupun daun kemangi ke masakan-masakan ini, tapi kenapa sekarang tercium bau kemangi dari masakan-masakan ini?' ucap Cecilia dalam hati sembari menatap Ibu mertuanya yang mana perempuan itu tampak tenang di tempatnya.
Mereka kemudian mulai makan, dengan Sisilia yang berusaha menahan rasa tidak enak pada makanan itu, Tetapi dia tetap memperlihatkan wajah yang tenang bahwa dia baik-baik saja dengan semua makanan yang ia makan.
"Makanan hari ini sangat enak, siapa yang memasaknya?" Tanya Andika langsung membuat Cecilia tersenyum dan ia hendak menjawab bahwa dia yang memasak makanan itu ketika ibu mertuanya lebih dulu berbicara.
Perempuan itu juga memberikan tatapan peringatan pada menantunya agar dia tidak mengatakan apapun, jadi Cecilia hanya diam saja dan tertunduk memakan makanan yang ada di piringnya.
"Keahlian Ibu memasak memang semakin meningkat dari hari ke hari, istriku sangat beruntung bisa mencicipi masakan ibu." Ucap Andika langsung diangguki oleh Cecilia, dan tak lupa pula perempuan itu memperlihatkan senyum di wajahnya.
__ADS_1
Setelah selesai makan malam, Cecilia langsung membereskan semua piring untuk membersihkannya, dan karena Andika ada di sana maka dia langsung membantu istrinya.
Tetapi Siska yang melihat itu langsung mencegah putranya sembari Dia berkata, "biar ibu dan istrimu yang membereskan semuanya, Kau pergilah istirahat karena seharian ini kau sudah lelah mencari nafkah di luar rumah."
"Tidak apa-apa kok Bu, hari ini tidak terlalu banyak pekerjaan, jadi aku hanya santai-santai saja di kantor." Ucap Andika hendak terus membantu istrinya ketika Siska malah mengambil ahli pekerjaan dan melototi putranya.
"Pergilah beristirahat, lagi pula ibu dan istrimu tidak melakukan apapun hari ini kami hanya duduk-duduk saja di rumah." Ucap Siska akhirnya membuat Andika menganggukkan kepalanya lalu pria itu segera kembali ke kamar.
Sementara itu, Siska yang melihat kepergian putranya langsung mencuci tangannya lalu dia menatap Cecilia sambil berkata, "Cepat selesaikan semua pekerjaan ini Lalu setelah itu kau harus menyetrika semua pakaian yang sudah dicuci, dan besok pagi bangun cepat-cepat untuk membersihkan rumah lalu menyiapkan sarapan. Dan kau tidak boleh mengatakan apapun pada suamimu atau nanti Ibu akan mengusirmu dari rumah ini!!!"
Setelah berbicara, Siska langsung pergi meninggalkan Cecilia yang mana saat itu Cecilia menghela nafas dengan kasar sembari menggertakan giginya.
'Aku akan tahan sebentar, tapi kalau dia terus bersikap seperti ini ketika pembantu sudah kembali dari kampung, maka aku tidak akan bisa menahannya lagi,' ucap Cecilia dalam hati dengan cepat menyelesaikan pekerjaannya supaya dia bisa cepat-cepat pergi untuk beristirahat.
__ADS_1
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!