Konflik Rumah Tangga Menghadapi Mertua Dan Ipar Jahat

Konflik Rumah Tangga Menghadapi Mertua Dan Ipar Jahat
30.


__ADS_3

Setelah putranya meninggalkan rumah sakit, maka Siska berdiri di sana sembari memandangi menantunya, berharap perempuan itu segera sadar.


Sementara Dinda, dia duduk di sofa sembari bermain ponsel, karena sebenarnya tidak terlalu peduli dengan kakak iparnya, dia hanya peduli pada apa yang dimiliki oleh kakak iparnya.


'Semoga kakak ipar baik-baik saja dan dia masih tetap mau tinggal di rumah meskipun dia sudah terjatuh di rumah. Soalnya kalau nanti dia tidak tinggal di rumah lagi, maka aku tidak akan bisa lagi mendapatkan barang-barang branded dan barang-barang mewah dari kakak ipar,' ucap Dinda dalam hati sembari merasa cemas membuka Instagramnya melihat postingan-postingannya tentang barang-barang mewah miliknya.


Namun, setelah 30 menit mereka menunggu perempuan yang terbaring dan dipasangi infus, perempuan itu belum juga sadar jadi Siska menjadi kesal dan menggerutu.


"Mengapa perempuan ini belum sadar juga? Jangan sampai dia baru sadar ketika Andika sudah tiba di sini." Ucap perempuan itu sembari mondar-mandir dengan cemas menatap ke arah pintu.


Kebetulan sekali, saat Siska membelakanginya, ketika itu jugalah Cecilia tersadar lalu dia mendengar ucapan Ibu mertuanya dan merasa amat kesal pada perempuan itu.


Dia menahan rasa sakitnya dan kembali memejamkan matanya seperti tidak terjadi apapun.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian Cecilia mendengar Ibu mertuanya menggerutu, "hah,, Andika sudah pergi selama satu jam, jadi sebentar lagi dia pasti akan datang, tapi perempuan ini belum sadar juga. Jangan sampai nanti dia malah menceritakan penyebab dia terjatuh di tangga."


Dinda yang melihat ibunya menjadi kesal, "Ibu, tenanglah dan duduk menunggu, Lagi pula kalau ibu terus menggerutu seperti itu, sama sekali tidak akan membuat Kakak ipar bangun, malah dia semakin lama pingsannya karena malas mendengar omelan ibu." Ucap Dinda yang juga merasa kesal mendengar ibunya yang terus menggerutu.


"Kau ini!!! Bukannya membantu ibu memikirkan cara supaya kakak ipar mendapat sekarang menggurui ibu!!!" Kesal Siska pada putrinya.


Dinda yang dimarahi hanya bisa menghela nafas lalu beberapa saat kemudian dia menoleh ke arah ranjang melihat kakak iparnya yang masih memejamkan matanya.


"Kalau ibu menggelitik kakak ipar, Apakah dia akan bangun?" Ucap Dinda langsung membuat Siska mengerutkan keningnya, Tetapi dia pikir ide itu ada benarnya juga jadi dia mendekat ke arah menantunya untuk menggelitik perempuan itu.


Tetapi untungnya, Siska baru mengeluarkan tangannya untuk menggelitiknya ketika pintu kamar terbuka memperlihatkan seorang pria yang datang dengan terburu-buru sembari menenteng dua tas besar di tangan kiri dan kanannya.


"Apakah dia sudah sadar?" Tanya Andika meletakkan dua tas besar di tangannya lalu dia langsung mendekat ke arah istrinya untuk melihat perempuan itu.

__ADS_1


Siska sangat terkejut karena putranya sudah kembali sebelum Cecilia tersadar, tetapi perempuan itu tidak memperlihatkan keterkejutan nya, dan dia hanya berkata, "belum, sedari tadi ibu sudah menunggunya tetapi sepertinya belum ada tanda-tanda kalau dia akan sadar." Ucap perempuan itu sembari mengepal erat tangannya.


Andika yang mendengar itu langsung duduk di kursi, lalu Dia memegang tangan istrinya dengan lembut dan merasa begitu khawatir pada istrinya.


"Hah,,, Bagaimana ceritanya dia bisa jatuh ke kolam renang? Bagaimana caranya Dia berjalan sehingga bisa terpeleset?" Ucap Andika sembari menghela nafas.


Cecilia yang mendengar itu merasa sangat kesal dalam hatinya jadi dia langsung mengerjapkan matanya dan kemudian membuka matanya secara perlahan.


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!


Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....

__ADS_1



__ADS_2