
Keesokan harinya, Cecil5 bangun jam 06.00 pagi dan dia mencari ponselnya untuk menghubungi Bu Nisa, namun perempuan itu tidak menemukannya di manapun karena kemarin malam ponselnya disimpan oleh suaminya.
Perempuan itu tidak tega membangunkan suaminya untuk bertanya, jadi Cecilia hanya bisa keluar dari kamar dan dia mulai melarutkan dirinya dalam kesibukannya di dapur.
Setelah semua makanan tersaji di atas meja, Cecilia kemudian pergi ke kamar dan mendapati suaminya sudah selesai berpakaian jadi mereka kemudian keluar untuk sarapan bersama.
Namun, Cecilia langsung mengerutkan keningnya ketika dia tiba di meja makan dan mendapati Ibu mertuanya sudah duduk di sana.
"Lho, Bukankah kemarin malam Ibu bilang ibu pergi ke rumah saudara Ibu?" Tanya Cecilia.
Siska yang mendengar itu langsung menganggukkan kepalanya sambil berkata, "Itu Memang rencana Ibu kemarin malam, tetapi kemarin saat ibu akan berangkat tiba-tiba saja mendapat telepon bahwa acaranya dibatalkan."
Cecilia tidak menanggapi lagi ucapan Ibu mertuanya, namun perempuan itu kemudian mulai menaruh makanan untuk suaminya dan untuk dirinya sendiri.
__ADS_1
Tetapi, betapa kesalnya Cecilia ketika menyadari bahwa makanan yang sudah ia masak kembali diberikan air perasan daun kemangi yang membuat perempuan itu kebingungan.
'Bukankah tadi pagi sebelum memasak aku membuang semua daun kemangi yang ada di dalam kulkas? Tapi mengapa makanan ini masih ada kemanginya?' ucap Lisa dalam hati yang merasa begitu aneh, namun dia menyembunyikan rasa gelisahnya dan hanya memakan semua makanan yang ada di atas meja meski harus dipaksakan.
Setelah selesai sarapan, Cecilia kemudian mengantar suaminya yang hendak pergi ke kantor.
Setelah mengantar suaminya, Sisilia kembali ke dalam rumah dan pergi ke dapur membereskan semua piring-piring yang ada di atas meja.
Dia masih sementara berkeluh dengan cucian piringnya di dapur ketika Siska tiba-tiba saja datang menghampirinya.
"Bukankah asisten rumah tangga akan datang sebentar lagi, jadi biar nanti Bu Nisa saja yang pergi untuk berbelanja," ucap Cecilia yang tentunya tidak mau lagi berbelanja bersama dengan ibu mertuanya, karena tidak mau mengalami nasib yang sial untuk kedua kalinya dengan membawa banyak barang belanjaan di pasar yang begitu becek dan kotor.
Tetapi perempuan itu sangat terkejut ketika Siska malah berkata, "aku sudah memecat pembantu itu dan mengatakan padanya supaya tidak pernah lagi datang kemari, jadi mulai hari ini kau yang akan mengerjakan seluruh pekerjaan rumah!!!"
__ADS_1
"Apa Bu?" Cecilia sangat terkejut, "Bagaimana bisa ibu memecatnya? Kalau begitu aku akan menghubunginya nanti supaya dia kembali lagi bekerja." Ucap Cecilia sembari menghela nafas lega karena untungnya dia membuat kontrak harian jadi bisa diputus dan diperpanjang kapan saja asalkan kedua belah pihak setuju.
Namun kau masih suka tidak terima jadi dia langsung berkata, "pokoknya tidak ada pembantu, mulai sekarang karena kau sudah berada di rumah maka kau yang akan mengerjakan semua pekerjaan rumah!!!! Ini akan menghemat biaya pengeluaran kita dan uang pengeluaran bisa digunakan untuk kebutuhan lainnya!!!"
Setelah berbicara, Siska kemudian meninggalkan Cecilia.
'Hah,, dasar ibu mertua, aku benar-benar tidak paham dengan apa yang ada di pikirannya.' ucap Cecilia dalam hati sembari buru-buru menyelesaikan pekerjaan nya di dapur lalu perempuan itu pergi ke kamarnya untuk mengambil barang-barangnya.
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!
Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....
__ADS_1