Konflik Rumah Tangga Menghadapi Mertua Dan Ipar Jahat

Konflik Rumah Tangga Menghadapi Mertua Dan Ipar Jahat
19.


__ADS_3

Siska yang berada di rumah tidak mengerjakan satupun pekerjaan rumah, karena dia berpikir setelah selesai jam makan siang menantunya akan kembali lalu dia akan menyuruh perempuan itu untuk melakukan semua pekerjaan rumah.


Namun waktu terus berlalu dan sudah mendekati jam pulang kantor hingga membuat perempuan itu akhirnya bangkit berdiri lalu dia menggertakan giginya berjalan ke dapur untuk mulai membereskan semua pekerjaan rumah.


"Hah,, Kenapa perempuan itu belum kembali juga??? Kalau dia tidak kembali maka tidak ada yang mengerjakan semua pekerjaan rumah ini!!!" Kesal perempuan itu mulai mencuci puring sembari berdecak kesal dan sesekali melihat ke arah pintu masuk.


Dia sangat berharap bahwa setiap kali dia menoleh ke sana maka menantunya sudah datang dari sana supaya dialah yang disalahkan nanti kalau putranya kembali dan makan malam belum siap.


Sampai ketika 15 menit sebelum putranya kembali maka Cecilia belum datang juga, jadi perempuan itu akhirnya menjadi begitu cemas karena di dalam kulkas tidak ada persediaan makanan yang akan dia masak untuk makan malam hari itu.


Dan lagi, rumah belum disapu dan di pel, Hal itu membuat Siska menjadi semakin marah lagi pada Cecilia.


Sementara saat itu, Cecilia sudah menunggu di depan apartemennya karena dia berkata pada suaminya agar suaminya menjemputnya di tempat itu.


"Sayang!!!" Ucap Cecilia langsung memasuki mobil ketika mobil suaminya telah tiba.


"Bagaimana pekerjaanmu hari ini?"!tanya Andika.

__ADS_1


"Semuanya berjalan dengan lancar, dan tadi selesai lebih cepat, tapi karena ada beberapa hal yang kutinggalkan di apartemen jadi aku datang ke apartemen untuk mengambilnya." Ucap Cecilia sembari memperlihatkan sebuah paper bag yang ia bawa lalu perempuan itu meletakkannya di bawah kakinya.


Setelah itu, Cecilia duduk sembari tersenyum menunggu mobil mereka tiba di rumah dengan pikiran perempuan itu begitu penasaran atas apa yang akan dilakukan oleh ibu mertuanya ketika dia tiba di rumah.


'Aku tidak percaya bahwa ibu mertuaku akan menyelesaikan semua pekerjaan rumah, apalagi hanya pergi sendirian berbelanja ke pasar.' ucap Cecilia sembari melihat keluar jendela.


Setelah beberapa waktu terus terdiam di mobil, akhirnya mobil mereka tiba di rumah, lalu kedua orang itu segera memasuki rumah Dan disambut oleh Siska yang terlihat begitu bahagia.


Cecilia yang melihat perempuan itu langsung tersenyum lalu dia memperhatikan rumah di mana lantai hanya disapu dan tidak dipel, dia juga melihat jendela ada sedikit debu yang menempel di sana yang artinya bahwa ibu mertuanya tidak membersihkan jendela.


Namun Cecilia tidak terdalam Lalu memperdulikannya lalu mereka akhirnya masuk ke kamar dan mandi bersama.


"Jangan khawatir, Ibu tidak akan mempermasalahkan hal itu." Ucap Andika hanya membuat Cecilia tersenyum karena dia jelas lebih tahu bagaimana sifat asli ibunya ketimbang suaminya sendiri yang merupakan anak kandung Siska.


Setelah selesai berganti pakaian, kedua orang itu kemudian keluar untuk makan malam dan mereka melihat makanan yang ada di meja tampak begitu menggiurkan Jadi mereka duduk di sana dan Cecilia mencoba salah satu makanan.


'Lho,, makanan ini tidak ada daun kemangi.' ucap Cecilia dalam hati yang merasa aneh pada ibu mertuanya.

__ADS_1


Namun dia tidak berkata apapun dan hanya melanjutkan makan malam.


Sampai selesai makan malam barulah kemudian Siska menahan Cecilia agar dia yang mencuci semua piring.


Cecilia tidak terlalu keberatan, karena Ibu mertuanya sudah menyiapkan makanan yang enak hari itu dan terlebih tidak ada daun kemangi di makanannya.


Jadi dia dengan senang hati mencuci piring sampai akhirnya ketika suaminya masuk kamar lalu Siska datang menemuinya dengan raut wajah yang begitu marah.


"Seharian ini kau pergi ke mana saja?!! Tidak ada pekerjaan rumah yang beres, bahkan tidak ada bahan makanan di dapur sehingga aku harus memesan semua makanan ini dari luar!!! Apakah kau tahu berapa uang yang ku gunakan untuk memesan semua makanan ini?!! 300.000!!!


"Bayangkan jika dalam sekali maka aku menghabiskan uang sebanyak 300.000 untuk makanan kita, lalu berapa dalam sebulan?!!!" Bentak Siska memperhatikan perempuan yang tampak tenang mencuci piring di depannya.


"Maafkan aku Bu Tapi aku tidak tahu. Kalau seandainya Ibu menyetujui untuk memanggil Bibi yang kemarin bekerja di sini maka Ibu tidak akan mengeluarkan uang sebanyak itu dalam satu hari." Ucap Cecilia kembali membuat Siska menjadi lebih murka lagi.


Dan karena sudah seharian dia menahan amarahnya maka dia tidak tahan untuk mengulurkan tangannya lalu menarik rambut Cecilia hingga gelas yang ada di tangan Cecilia kemudian terjatuh ke lantai dan pecah berkeping-keping.


@info

__ADS_1


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!


__ADS_2