Ku Pepet Kau Dengan Bismillah

Ku Pepet Kau Dengan Bismillah
10.


__ADS_3

Sampailah dirumah tercinta, aku merebahkan tubuhku diatas kasur sangat nyaman, masih tetap sama tidak ada yang berubah dari rumahnya. Aku hampir 8 bulan meninggalkan rumah tercinta ini dan aku sangat rindu.


Aku mengambil HP yang berada di dalam lemari kemudian membuka grup WA untuk mengasih kabar ke 3 sahabatku.


"Assalamualaikum sahabat shalihah, aku rindu kalian" selang beberapa menit mereka semua menjawab.


"Wa'alaikumussalam Aisyahh" dengan chat yang sama.


" Apa kabar hehehee".


" Alhamdulillah baik, kita VC yuk".


Kami pun vc an bersama bertukar cerita, sambil tertawa bersama sama. Sangking asyiknya waktu sudah menunjukkan jam 03.00 waktunya sholat ashar. Kami pun menyudahi panggilan.


Prov Ali.


"Hemm kenapa akhir2 ini aku tidak bertemu Aisyah, dimana dia? Apa aku tanya ke salah satu teman Aisyah saja tapi kan malu masak iya ustad tanya santri putrinya nanti dikira ada apa2".(gumam ali).


" li ente kenapa kok melamun?" ucap salah satu teman Ali dia adalah.Faris.


" Ehh ente Ris, ane gak papa2 cuma.." aku langsung menutup mulutku takut faris


mengetahui.


" Cuma apa li kok ngengatung, cerita ke ane mungkin ane bisa bantu" jawab Faris.


" Hemmm tapi ente jangan bilang ke siapa2 ane malu".


" Iya li santai aja, emangnya ada masalah apa? ".


" Gini hemm ane mulai dari mana ya, ohh ya ente kenal Aisyah"


" Aisyah putri Abi Zainul dan Umi Salamah ."

__ADS_1


" Ane kagak tau yang ane tau namanya itu Aisyah Zainul Muttaqin ."


" lahh iya Ali kenapa ama dia, ente suka".


" hemm gak tau Ris, ane bingung ama perasaan ane. "


" Pepet dia dengan Bismillah, insya allah semuanya akan berjalan dengan lancar, yang penting usaha, do'a, dan ikhtiar ."


" iyaa sih Rid, tapi ane beberapa hari ini kagak ketemu sama Aisyah kemana dia? ."


" Lahh ente kagak tau kabar, kalau Aisyah sakit dan kemarennya dia 3 hari masuk rumah sakit sekarang sudah ada dirumah nya".


" hah sakit, ane kagak tau kabar nih Ris. Yaudah terimaksih ya."


" Oke sama2.. cepet khitbah kalau ente kagaak mau dia dikhitbah orang lain tuh anak" teriak Faris kepada Ali.


Aku pun berjalan trus dan tidak menggubris apa yang dikatakan faris.


"Kenapa aku baru tau bahwa Aisyah sakit, ahhh aku kan sibuk buat soal ujian. Hemmm.. tapi yang dikatakan faris bener juga kalau gak cepet dikhitbah bakal diambil orang , tapi Aisyah masih 1 SMA apa aku khitbah kalau dia lulus. Istikhara dulu lah minta petunjuk" (gumam hati Ali).


🏡🏡


****


" Abanggggggggggg " dengan nada tinggi.


" Apa sih dek teriak2, suara kamu kedenger tuh ssampair satu komplek" ucap abang.


" Abang ini apa " sambil memperlihatkan surat yang ditangan Aisyah.


****** aku kenapa lupa, haduh payah kamu Dit.


" Jawab bang ini apa. surat buat ustadzah......."

__ADS_1


Belom sempet selesai bicara, Adit langsung menutup mulutnya Aisyah dengan tangannya.


" hustttt jangan kenceng2 dek, nanti Abi dan Umi tau" ucap Adit dengan suara pelan.


Aku pun memincing mataku dengan tanda tanya(?).


" Iya dek abang akan jelasin, ini surat memang mau abang kasih ke utadzah zahra, tapi lupa karena panik ke kamu" ucap Adit.


" Hemmmmm abang suka ke ustadzah Zahra, kenapa gak dikhitbah abang " ucapan spontan


dari Aisyah.


" Maunya sih gitu dek, tapi abang takut ditolak, kan sayang abang kamu yang ganteng ini ditolak ama ustadzah Zahra " ucap abang dengan mukak seperti anak kecil.


" Pepet dia trus bang " jawabku dengan santai.


" hah papet emangnya tembok apa dipepet ?" jawab Adit


Akupun menepuk jidatku karena punya abang yang gak peka banget.


" Bang maksud adek itu pepet dia dengan bismillah bukan pepet yang itu.


Punya abang gak peka ribet banget "


ucapku dengan kesal.


" Lah kamu gak jelas dek, bilangnya pepet ya kan abang mikirnya kesono ".


" Hadehh iya dah bang , yaudah adek mau ketaman males ngomong sama abang yang gak peka2".


"Ehh dek tunggu abang belom selesai bicaranya" teriak Adit


Aku tidak menggubris teriakkan Abangnya, dan aku meninggalkan Abang sendirian dikamar menuju ke taman.

__ADS_1


Punya Abang kok ngeselin banget, dan satu lagi malah gak peka lagi hadehhhh.


__ADS_2