
"Huwek huwekk...."
"Dek kamu kenapa?" sambil memijat tengku sang istri.
"Aku gak papa mas, palingan cuma masuk angin" jawab Aisyah.
"Beneran cuma masuk angin?" Tanya Ali.
"Iya Mas aku gpp, nanti kalau sudah minum obat bakalan sembuh" jawab Aisyah.
Setelah dari kamar mandi mereka langsung melanjutkan sarapannya.
Melihat keadaan Aisyah yang sering mual, Ali mengurungkan niatnya untuk pergi kekantor karena ia khawatir akan keadaan Aisyah yang sering mual.
"Kok belum berangkat?" Tanya Aisyah.
"Mas gak ke kantor dulu dek, Mas khawatir kamu kenapa napa nantinya" jawabnya.
"Adek udah gak papa kok ini udah mendingan"
"Beneran kamu udah mendingan dek, apa kita ke kedokter saja?"
"Beneran Mas adek gak papa, udah ah mas berangkat gih"
Dengan helaan nafas berat Ali pun menuruti Aisyah untk pergi kekantor walupun ia masih cemas dengan keadaannya.
"Yaudah Mas berangkat dulu, kalau ada apa2 cepat telvon mas ya" sambil memcium kening sang istri.
"iya mas" Aisyah pun mencium tangan Ali.
"Assalamu'alaikum" ucap Ali.
"Wa'alaikumussalam mas" jawab Aisyah.
Setelah kepergian Ali, Aisyah mulai merasa mual lagi, ia pun langsung pergi kekamar mandi untuk memuntahkan yang ia rasa, tetapi yang keluar hanya cairan putih biasa, karena penasaran ia menelvon uminya.
tuutt tuttt (suara panggilan masuk)
__ADS_1
"Assalamu'alaikum umi" ucap Aisyah
"Wa'alaikumussalam sayang" jawab Umi
"Umi sama Abi apa kabar?"
"Alhamdulillah kami sehat sayang, kalian gimana kabarnya"
"Alhamdulillah kami sehat juga umi. Hemmm Umi Aisyah mau tanya"
"Tanya apa sayang"
"Begini umi akhir2 ini Aisyah sering mual terus, dan gak suka bau wangi2 an. diminumin obat malah gak sembuh2"
"Hemm coba kamu beli tespack diapotik"
"Buat apa umi?"
"Buat kamu lah sayang, mungkin kamu sedang hamil sekarang"
"Hah... mana mungkin umi" (aku pun terkejut apa yang diucapkan umi "apakah aku beneran hamil, kalau iya ini adalah kado terindah yang aku dapatkan dari mu tuhan"
"Hemm baiklah umi"
"Yaudah umi tutup dulu telvonnya, soalnya abi lagi manggil umi, Wassalamu'alaikum"
"okee umi, wa'alaikumussalam"
tuttt tutt( suara telvon pun terputus"
Aisyah pun pergi ke apotik yang dekat dari rumahnya.
Setelah membeli tespack ia pun mulai menggunakannnya, dan hasilnya positif
"Alhamdulillah ya allah, terimakasih engkau telah memberikan malaikat kecil buat keluarga kecil hamba ini" ia pun menangis karena bisa merasakan apa yang pernah uminya rasakan dulu saat hamil.
"Aku akan kasih ini sebagai kejutan buat Mas" ucap Aisyah.
__ADS_1
Jam 19.00 Ali pun baru sampai dari rumahnya.
"Assalamua'alaikum dek" ucap Ali
"Wa'alaikumussalam Mas" sambil mencium tangan Ali.
" Mas mandi dulu, habis itu makan malam"
ucap Aisyah
"Okkee dek" jawab Ali. "cuppp.." satu ciuman mendarat dipipi Aisyah.
Ali pun turun menuju ke meja makan. Aisyah langsung mengambil nasi untuk Ali beserta lauk pauknya. Mereka pun makan dengan khidmat, setelah selesau mereka langsung menuju kekamarnya.
Aisyah yang sudah merencanakan kejutan buat suaminya. Ia pun langsung memberikannya kepada Ali.
"Apa ini dek?" Tanya Ali.
"Cobak Mas buka" jawab Aisyah.
Ali pun membuka kotak kecil yang diberikan oleh Aisyah.
"hemm ini apa ya dek?, mas gak faham 2 garis biru?" Tanya Ali.
" Mass ini tandanya Adek hamil" ucap Aisyah, yang membuat Ali mematung karena terkejut yang dikatan oleh Aisyah.
"Apa..kamu hamil, beneran gak bohong kan" ucap Ali
"Beneran Mas adek gak bohong, besok kita kedokter buat memastikannya" ucap Aisyah.
"Makasih sayang sudah mengandung anakku ðŸ˜ðŸ˜. Besok mas yang akan mengantar adek" ucap Ali.
"Iya mas. Udah malam kita tidur aja yuk" ucap Aisyah.
"Okee Khumairahku".
Mereka pun tertidur dengan lelap dan menikmati mimpinya masing2.
__ADS_1
Jam 03.00 dini hari mereka pun bangun untuk melaksanakan sholat Tahajud bersama dan dilanjutkan tilawah, karena kebiasaannya mulai menyantri di pondok xxxx mereka tidak bisa meninggalkan kebiasaannya walaupun sudah menikah.
Adzan subuh pun berkumandang mereka pun mengakhiri tilawahnya dan bersiap siap untuk melaksanakan sholat subuh.