Ku Pepet Kau Dengan Bismillah

Ku Pepet Kau Dengan Bismillah
17.


__ADS_3

Keesokan harinya Aisyah pergi ke dapur untuk memasak untuk sarapan pagi yang dibantu oleh Umi.


Setelah semua selesai Aisyah memanggil Ali untuk sarapan bersama, mereka sudah berkumpul di ruang makan dan ini pertama kalinya Ali makan bersama dengan keluarganya Aisyah.


Setelah selesai Ali mengajak Aisyah kekamar untuk berbicara.


"Dek besok kita sudah kembali ke pesantren, tugas mas disana masih banyak, dan kamu juga harus mempersiapkan ujian" ucap Ali sambil tersenyum.


"Hemm baiklah mas, aku akan mengemas baju untuk besok berangkat ke pesantren" jawab Aisyah.


"Hemm dek, apakah kamu terpaksa dengan perjodohan ini?" Tanya Ali, membuat Aisyah terkejut dengan yang diucapkan Ali barusan.


"Jika sudah takdirnya aku berjodoh dengan Mas Ali , apakah aku harus melawan takdir yang sudah di berikan oleh Allah" ucap Aisyah sambil menatap mata Ali.


"Aku takut dek jika kamu tidak menyukai pernikahan ini" ucap Ali dengan nada lemas


"Mas, sebelum adek dijodohkan sama Mas, adek sudah menyukai Mas Ali, saat pertama kali kita bertemu" ucap Aisyah malu2. Ali pun terkejut dengan ucapan Aisyah, berarti mereka sama saling mencintai.


"Mas juga sama sepertimu, saat pertama Mas lihat kamu saat itu hati mas tiba2 bergetar, dan selalu memikirkanmu, tapi mas saat itu ingin mengkhitbahmu saat kamu sudah lulus dipesantren dek, tetapi Allah menyatukan kita terlebih dahulu, skenarionya begitu indah ya dek" Jawab Ali dengan senyumannya.


Aisyah kaget yang diucapkan Ali, bahwa ia juga mencintanya saat pertama kali bertemu sungguh indah rencanamu ya Robb


"Benarkah mas mencintai Aisyah?" Sambil menangis didada Ali. "Terimakasih sudah menjaga Aisyah agar tidak terjerumus dari dosa, terimakasih mas hiks hiks hiks..."


"Iya Dek sudah jangan nangis, Mas juga gak akan rela membuatmu dosa akan cinta mas ke kamu, karena kamu masih belom menjadi istriku saat itu, tetapi sekarang kamu adalah istri sah ku. Jadi tidak ada dosa diantara kita, malah yang ada kita dapat pahala" ujar Ali dengan menaruh tangannya dipipi Aisyah.


***


Keesokan harinya mereka harus berangkat ke pesantren, mereka memilih untuk menaikki kereta yang jalur xxxx, didalam kereta Aisyah tertidur pulas dibahu Ali, karena perjalanan yang lumayan jauh sehingga Ali pun ikut tidur.


Kereta pun berhenti distasiun xxxx, mereka memilih naik taxi untuk sampai dipesantren tidak memerlukan waktu yang lama, mereka pun sampai disana, sebelum masuk ke gerbang Aisyah menyalami tangan sang suami. Ali pun menyium kening Aisyah, Setelah masuk digerbang mereka menjaga jarak dan menyuruh Aisyah untuk masuk terlebih dahulu. Sampai Aisyah berada di kawasan asrama putri. Ali pun langsung melangkah untuk masuk ke Asrama

__ADS_1


"Assalamualaikum Shafira" ucap Aisyah.


"Wa'laikumussalam Aisyahhhh, kamu ya mentang2 sudah nikah..." belum sempat Shafira melanjutkan kalimatnya Aisyah langsung menutup mulutnya dengan tangannya sendiri.


"Husttt jangan kenceng2 Fir, nanti ada yang tau bisa berabe dah" ucap Aisyah agar tidak pernah mengucapkan masalah itu lagi.


"Upsss maaf syah aku lupa, yaudah kamu istirahat dulu gih, nanti aku bangunin kamu saat waktunya sholat subuh" ucap Shafira, smabil membantu Aisyah yang menaruh beberapa bajunya dan tidak lupa ia membawa novel kesayangannya.


Setelah mereka tertidur pulas, dan waktunya sholat subuh Shafira membangunkan Aisyah yang tidurnya sangat nyenyak, sampai Shafira kasihan, tapi ia tidak mau dosa jika tidak membangunkan Aisyah.


"Syah bangun waktunya sholah subuh, syahh ayok bangun" ucap Shafira sambil membangunkan Aisyah yang sangat lelap tidurnya, tidak lama Aisyah pun bangun dan langsung pergi kekamar mandi untuk mensucikan diri. Setelah selesai mereka pergi ke Masjid untuk sholat berjama'ah.


Disekolah Aisyah sudah dikejutkan dengan Fatus yang tiba2 masuk kekelasnya, dan melabraknya.


"Heh lo sok suci jangan suka deket2 dengan ustad Ali ya, dia milik gue dan nantinya dia akan jadi suami gue ingat itu" ujar Fatus dengan mengancam Aisyah.


"Hah gimana mbk jadi suami, iya kalau mau ustad Ali nya, kalau enggak nangis dah tuh hahahahahaaa" Jwab Aisyah dengan tertawa. Padahal ustad Ali sudah sah menjadi suaminya, jadi Aisyah tidak akan memgambil pusing akan ucapan Fatus kepadanya.


"Dasar wanita sok suci lo, berani banget lo ngatain gue kyak gitu" Jawab Fatus dengan ekspresi marah karena tidak terima yang diucapkan Aisyah kepadanya.


Fatus pun pergi dari kelas Aisyah dengan muka penuh amarah karena ucapannya.


"Tunggu saja kamu Aisyah gue akan mempermalukan lo di pesantre, dan membuat lo gak betah disini hahahaa" ucap Fatus dengan senyuman yang licik.


Bel pun sudah berbunyi saatnya pembelajaran di mulai yang akan diajari oleh suaminya sendiri dia Ali.


"Assalamualaikum semuanya" ucap Ali dan tidak lupa melirik Aisyah yang sedang


menatapnya.


Wa'alaikumussalam Ustad" jawab kami serempak.

__ADS_1


Sepertu biasa semua siswi kelas Aisyah ramai dengan datangnya Ali hingga membuat Aisyah ingin mengatainya " bahwa ustad ali sudah punya menikah" tapi ia urungkan karena pernikahannya masih dirahasiakan.


"baik semuanya harap konsentrasi dengan materi yang saya bawakan sekarang, tolong jaga sikap" Ucap Ali dengan tegas, tetapi para santri tidak menghiraukan yang dikatakan Ali tadi, mereka memilih memuji ketampanannya Ali yang membuat Aisyah geram terhadap semuanya. Aisyah yang menahan emosinya karena mendengar ucapan para santri yang selalu cari perhatian kepada suaminya mulai geram.


Brakkkk.. Aisyah memukul mejanya, semua pun melihat Aisyah dengan tanda tanya.


nah lo kenapa syah kok main nggembrak meja?" Ucap salah satu santri.


"Apa kalian tidak dengar yang diucapkan ustad Ali barusan tolong konsentrasi, mulai tadi saya diam tapi kali ini saya tidak akan diam karena kalian semua mengganggu konsentrasi saya dan teman2 yang sedang memahami materi ini, jika kalian tidak mau konsentrasi saya akan melaporkan kalian ke kepala Madrasah mengerti" ucap Aisyah dengan penuh amarah, Mereka pun diam tidak bersuara karena ucapan Aisyah yang membuat mereka memilih diam, dari pada nantinya Aisyah akan melaporkan ke pihak sekolah.


Ali pun tersenyum akan ucapan Aisyah yang bisa membuat para santri diam, dan juga Ali melihat bahwa Aisyah sedang cemburu, ingin rasanya Ali tertawa akan ulah istrinya tetapi dia tidak berani akan itu. Ali pun langsung fokus memberikan materi kepada santrinya.


Sepulang sekolah Aisyah ditabrak oleh Fatus hingga tersungkur ditanah, Aisyah yang melihat ulah Fatus membuat ia geram dengan tingkah lakunya. Aisyah ingin membakas tetapi ia urung kan karena Shafira mencegah nya agar tidak memepepanjang masalah ini.


Setelah sampai dikamar Aisyah langsung pergi ke Kamar mandi untuk membersihkan dirinya yang lengket akibat keringat yang lumayan banyak ditubuhnya, didalam Aisyah berfikir yang akan dilakukan Fatus kepadanya nanti sehingga dia tersadar akan ketukan pintu kamar mandi yang membuatnya cepat 2 selesau karena Shafira mulai tadi menunggunya.


"Syah kok tumben kamu lama dikamar mandi tidak seperti biasanya kamu lama, ada apa hemm?" Ujar Shafira sambil melihat ekspresi Aisyah yang mulai tadi sedang memikirkan sesuatu.


"Nanti aku certia ke kamu Fir, sekarang kamu ceoat mandi gih" Jawab Aisyah yang dibalas anggukan oleh Shafira.


****


Setelah selesai kegiatan Aisyah pun membuka suara ke Shafira yang sedang ia pikirkan mulai tadi.


"Fir aku bingung yang akan aku lakukan untuk mbk Fatus, dia sering mengganggu ku, sampai ia mengancam ingin menghancurkan aku" ucap Aisyah sambil memejamkan matanya.


"Syah kamu yang sabar ya, lambat laun mbak Fatus bakalan sadar kok apa yang dia perbuat, jadi kamu bersabar saja ya. Apa yang ia lakukan ke kamu nantinya, kamu harus tersenyum Syah jangan sampai ia tau bahwa kamu takut dengannya, dan aku akan selalu disampingmu" jawab Shafira sambil memegang tangannya.


"Terimakasih ya Fir, kamu memang sahabat terbaikku, aku beruntung bisa mempunyai sahabat sepertimu" ucap Aisyah sambil memeluk Shafira.


"Iya sama2, yaudah kita belajar dulu yuk habis itu tidur" ujar Shafira sambil melepaskan pelukannya.

__ADS_1


"Okkee"


mereka pun belajar dengan serius sampai lupa waktu untuk tidur, dan al hasil mereka tidur jam 01.00. dan bangun lagi jam 03.00 untuk melaksanakan sholat tahajud berjama'ah.


__ADS_2