Ku Pepet Kau Dengan Bismillah

Ku Pepet Kau Dengan Bismillah
09.


__ADS_3

"Tidak seperti biasanya, badanku terasa sangat lemas apakah aku sakit" (gumaku).


Aisyah berjalan seperti tidak mempunyai urat, penglihatannya mulai buram, kepalanya terasa pusing tiba2 ia terjatuh


Brukkkkk...


"Aisyahhhh" teriak Shafira dibelakangku, dia berlari dengan wajah sangat cemas.


"Syah bangunnn, tolonggggg Aisyah pingsan" teriak Shafira.


Para santri putri yang mendengar teriakan Shafira langsung menghampirinya,kemudian membopong tubuh Aisyah menuju ke ruang UKS.


Sudah 1 jam lebih Aisyah tidak sadarkan diri. Ia terbangun melihat semua ruangan yang saat ini ia berada. Disebelahnya terdapat Shafira dan Ustadzah Zahra yang menemaninya.


"Syah kamu pulang ya badan kamu sangat panas" ucap Shafira.


"Iya dek kamu pulang ya, ustadzah sudah menelvon keluarga kamu" ucao ustadza Zahra.


"Baik ustadzah" ucapku dengan suara serak.


Tidak lama mobil abi pun masuk ke area Pesantren Modern As Salamah. Ternyata Aditya dan umi Fatimah yang menjemput Aisyah. Selesai berpamitan kepada kyai, umi pergi kekamarku dan membawaku pulang.


"Dek ayok bangun, sekarang kita pulang ya" ajak Umi


"Eeehhhh iya Umi" dengan suara yang serak


umi pun memegangiku dibelakang agar tidak terjatuh.


"Syah cepet sembuh ya, dan cepet kembali kesini aku bakalan rindu sama kamu" ucap Shafira.


"Insya allah Fir, do'akan ya agar aku cepet sembuh" jawabku.

__ADS_1


🚗🚗🚗


Didalam mobil aku pun tertidur sangat pulas, karena rasa kantuk yang menyerangi ku sampai tidak sadar aku sudah berada dirumah sakit.


"Eeggggg aku dimana, kenapa semuanya serba putih dan ini kenapa ada infus ditangnku" ucapku dengan kebingungan.


"Assalamualaikum sayang, eh sudah bangun ya" ucap umi sambil berjalan kearahku.


" Wa'alaikumussalam umi, adek dimana ini mi" masih melihat lihat ruangan yang aku tempati.


"Adek lagi dirumah sakit, demam adek tinggi jadi untuk beberapa hari adek harus dirawat


dirumah sakit" ucap Umi.


"Hah perasaan aku berada dimobil kenapa sudah ada disini, apa iya aku berjalan sendiri, atau Umi dan Abang yang menggendong ku ahh sudah lah aku tambah pusing" gumamku dalam hati.


"Dek makan dulu ya habis itu minum obat".


"Iyaa mi".


🏥🏥


Sudah 3 hari aku berada dirumah sakit dan sekarang aku dibolehkan untuk pulang, tetapi tidak boleh untuk kembali kepesantren harus nunggu benar2 sehat.


" Ehhh dek kamu kok bisa sakit sih, padahal kamu tuh jarang banget sakit" ucap abang sambil tertawa.


" Hemm syukuri bang kalau sakit, lagi pula sakit kan menggugurkan dosa, masa abang gak mau" ucapku.


" Ya kalau menggugurkan dosa ya mau lah dek tapi kan sakit itu gak enak. Gak punya nafsu untuk makan, dll huuuuu" jawab Aditya dengan ekspresi wajah seperti anak kecil.


" Hemm, tapi semuanya itu demi menggugurkan dosa bang, ahhh ngomong sama abang lama2 gak selesai2 jadinya malaj tambah berbelit beli " ucapku sambil menghadap ke kaca mobil.

__ADS_1


" Udah kalian berdua gak usah debat trus, hemm gimana kalau kita makan bakso di mang ujang" ucap umi.


" Ayok mi " jawab kami bersamaan.


" Hadehh kalau soal makan garcep banget jawabnya" ucap umi.


Kami pun tertawa bersamaan,


indahnya kalau bisa berkumpul lagi, tetapi abi lagi sibuk jadi rasanya kurang lengkap banget.


Sampailah di tempat bakso mang ujang. Disini memang makanan terfavorit keluargaku karena baksonya yang sangat enak, dan juga ada label halalnya jadi, bagi warga muslim jangan takut untuk mampir kesini.


"Assalamualaikum mang baksonya 4 ya, yang satu dibungkus" ucap umi.


" Wa'alaikumussalam ehh umi salamah sama anak2nya, siap umi" ucap mang ujang


"huwaaaaa baunya sangat menggoda. Aku rindu ama bakso mang ujang" gumamku


3 bakso pun berada dihadapan dan saatnya menyantap bakso mang ujang.


" Dek sambalnya jangan banyak2, kamu baru sembuh loh" ucap abang.


" Iya bang tenang palingan cuma 3 sendok hahahaha".


" Setengah sendok saja dek, abang gak mau kamu sakit lagi, nanti gak ada yang abang jahilin" ucap abang.


"Ehhh busyet jahat banget kamu bang" ucapku.


" Sudah2 makan baksonya, jangan banyak bicara" protes umi.


"Iyaaa mi" jawab kami berdua.

__ADS_1


Mereka pun sudah selesai makan, ekarang tinggal melanjutkan perjalanan kerumah. Jarak dari rumah sakit memang sangat jauh butuh waktu 4 jam sampai dirumah.


Ohh iya Ponpes Modern Assalama berada di jawa tengah sangat jauh dari rumahku butuh waktu hampir 5 jam untuk sampai disana.


__ADS_2