Ku Pepet Kau Dengan Bismillah

Ku Pepet Kau Dengan Bismillah
04.


__ADS_3

Tidak terasa hari dimana siswa kelas 3 melaksanakan berbagai ujian, mulai dari UAS, UNPRAK, dan UN. Seperti inilah suasana siswa kelas 3 saat menghadapi ujian, mulai dari yang belajar sungguh², setengah belajar, dan malas atau hanya pasrah saja, biasanya anak yang malas akan keluar kata " pokok aku lulus" nah padahal nilai itu penting buat lanjut ke SMA/SMK favorit.


🏢🏢


Ujian sudah dilaksanakan dengan sungguh²,sekarang semua siswa tinggal menunggu hasilnya. Dimana semuanya merasa deg² an karena takut akan hasilnya yang tidak memuaskan. Tiba2 guru datang menuju kearah mading untuk menempelkan hasil ujiannya. Semua siswa langsung menggerombol kearah madunh untuk melihat hasilnya, mulai ada yang menangis karena nilainya tidak memuaskan, atau menangis karena hasilnya yang sangat memuaskan entah lah aku gak tau.


Aku menerobos gerombolan siswa, kemudian aku mencari namaku alhamdulillah aku berada diurutan teratas, aku sangat senang nilaiku yang sangat memuaskan. Aku bersyukur kepada mu ya robbi untuk hasil ujian ini, tak terasa air mataku menetes karena terharu akan semua yang diberikan oleh engkau sang pemilik segalanya.


" Aisyah, nama kamu ada diurutan teratas tuh, wahhh hebatnya sahabatku ini" ucap Ayu.


" Alhamdulillah berkat doa, usaha, dan ikhtiar yuk" jawabku.


" Syah ajari aku dong, aku juga kepengin kayak kamu bisa dapat nilai yang sempurna" Adista.


" Dista kamu ingin jadi aku itu salah, sebaiknya jadilah dirimu sendiri, belajarlah yang lebih giat, dan juga tidak lupa dengan do'a dan ikhtiar mu" jawabku.


"Heheheee.. iya syah maaf, ehh nanti SMA nya bareng yuk?" Adista.


" Insya allah aku gak bisa janji" jawabku.


" Ehh iya hayuk, enak tuh kan bisa tambah erat nih persahabatan kita" jawab Novita.

__ADS_1


" Iya Syah ayok lebih seru juga" jawab ayuk.


"Insya allah ya soalnya abi udah ngerencanain aku nanti lulus dari sini kemana" jawabku.


" Yahhh jadi jauhan deh" jawab adista dengan mukak memelasnya.


" Ehhh udah2 dari pada kita bersedih, mending kita ke kantin buat ngisi perut yang keroncongan mulai tadi hehehehee" Novita.


Kita langsung menerebos ke kantin kemudian memesan makanan kesukaan masing2.


Melihat canda kalian aku bakalan sangat rindu, aku harap kalian tidak melupakan aku, begitulun aku pun sebaliknya, teteplah jadi sahabat dunia akhiratku meski kita nantinya berpisah. Gumamku dalam hati.


🌃🌃


tringgg 🕒 alaram berbunyi


Aku bangun tepat jam 03.00 buat sahur. Sebelum sahur aku tidak lupa melaksanakan sholat sepertiga malam ku dimana kebanyakan orang2 terlelap akan mimpinya.


"Assalamualaikum umi abi".


" Wa'alaikumussalam sayang" jawab Umi, Abi dengan kompak.

__ADS_1


" huwaaaa sayur kesukaan adek" aku langsung melahap makanan yang ada di meja.


" Ehemmm do'a dulu dek" tegur abi


" heHeheheee lupa bi,


بسم الله ارحمن ارحيم


نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى.


Artinya: " Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan ramadan tahun ini karena Allah Ta'ala.


Kami sahur dengan hikmat tanpa ada suara.


Bulan Ramadhan adalah bulan suci yang wajib dilaksanakan bagi orang muslim. Bulan suci ramadhan juga bulan pengampunan bagi seorang muslim yang telah melakukan dosa, dimana pintu2 taubat dibukak selebar lebarnya. Maha suci allah yang telah memberikan pengampunan bagi umatnya yang melakukan dosa.


 


Selesai sahur aku melaksanakan muroja'ah sambil menunggu adzan subuh tiba, ayat demi ayat ku lantunkan. Tidak terasa adzan subuh sudah berkumandang.Aku langsung siap2 melaksanakn sholat subuh berjama'ah dengan Umi. Ehh jangan kira Abi gk sholat ya, Abi sholat di masjid kok seperti biasa 5 waktu dihabiskan di masjid oleh Abi.


 

__ADS_1


Kewajiban seorang muslim laki2 adalah dia melaksanakan 5 waktunya di masjid, walaupun masjid jauh maka dia wajib sholat di masjid, walaupun ia merangkak ataupun buta.


“Ada seorang buta menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam lalu berkata, “Wahai Rasulullah, saya tidak memiliki seseorang yang akan menuntunku ke masjid. Apakah ada keringanan bagiku untuk shalat di rumah?“. Maka Rasulullah pun bertanya kepadanya, “Apakah engkau mendengar panggilan shalat (azan)?”. Laki-laki itu menjawab, “Ya”. Beliau bersabda, “Kalau begitu penuhilah panggilan tersebut (hadiri shalat berjamaah)” (HR. Muslim no. 653).


__ADS_2