Ku Pepet Kau Dengan Bismillah

Ku Pepet Kau Dengan Bismillah
19.


__ADS_3

Setelah pergi dari danau Fatus terus bertanya tanya kepada dirinya tentang hubungan Ali dengan Aisyah. Ia ingin menjatuhkan Aisyah di depan para santri karena ia tidak suka jika Aisyah berdekatan dengan Ali, karena hanya dialah yang pantas bersama Ali.


****


Di danau mereka masih bercanda ria, dan jua bernostalgia karena asyik mengobrol ia sampai lupa waktu.


"Mas udah sore nih ayuk pulang, nanti keburu maghrib lagi" ucap Aisyah.


"Iya dek sebentar" Ali pun bangun dari tempat nya kemudian pergi menuju ke parkiran sepeda.Dijalan mereka masih tertawa bersama karena masa lalunya masing2.


Tidak terasa mereka sudah berada digerbang rumah, mereka pun langsung masuk ke dalam rumah kemudian menuju ke kamar untuk membersihkan badanya yang lengket karena keringat.


"Ehem.... gak mau mandi bareng nih" ucap Ali membuat bulu kuduk Aisyah merinding.


"Ehhh Aku kekamar mandi dulu Mas" ucap Aisyah sambil lari ke kamar mandi.


Ali pun tertawa karena tingkah lucunya yang begitu menggemaskan. Ali pun tau sisi Aisyah ia bukan hanya tegas saja tetapi, tingkah lucunya yang membuat Ali semakin mencintainya.


Cklekkk...pintu kamar mandi terbuka


"Mas tolong ambilin bajuku dong di lemari, aku lupa membawanya" ucap Aisyah yang membuka setengah pintu kamar mandi.


Ali pun mengambil baju istrinya kemudian memberikannya. Setelah memberikan baju ke istrinya, ia ingin masuk kekamar mandi tetapi Aisyah langsung menutupnya, sehingga Ali tidak bisa masuk karena kecepatan Aisyah menutup pintu.


Aisyah pun keluar dari kamar mandi. Ali pun langsung masuk kekamar mandi karena ia sudah tidak tahan dengan badannya yang lengket semua.


Adzan maghrib pun berkumandang, mereka pun bersiap siap untuk sholat, seperti biasa Aisyah sholat di rumah, dan Ali ke masjid. Selepas sholat Aisyah pergi ke dapur untuk menyiapkan makan malam, sambil menunggu Ali pulang Aisyah menonton tv sambil menyemil makanan. Tidak lama Ali pun datang.


ceklek...


"Assalamualaikum"


"Wa'alaikumussaalam"


Aku langsung mencium tangan Ali yang dibalas kecupan oleh Ali.

__ADS_1


"Mas ganti baju dulu, habis itu makan malam aku tunggu di meja makan ya" ucap Aisyah.


"Iya dek" Ali pun pergi ke kamarnya untuk berganti baju santai.


Dimeja mereka makan dengan khidmat tanpa ada suara kecuali suara piring dan sendok. Selepas makan mereka langsung menuju ke kamarnya. Aisyah yang sibuk belajar dan Ali sibuk dengan pekerjaannya, karena Ali bukan hanya bekerja di pesantren tetapi ia memiliki usaha tekstil yang lumayan besar di kota XXXX.


****


1 minggu sudah berlalu saatnya para santri kembali ke pesantren untuk menambah ilmu.


"Mass bantuinnn.." ucap Aisyah sambil mengemas baju ke dalam tas.


"Iyaa dek, sini sisanya biar mas saja. Kamu mandi dulu gih" ucap Ali sambil mengambil baju yang ada ditangan Aisyah.


"Okee mas" Aisyah pun pergi ke kekamar mandi.


setelah semuanya selesai mereka pun berangkat ke pesantren yang menempuh waktu 3 jam dari rumah mereka. Sambil menunggu keretanya berhenti Aisyah tertidur dibahu sang suami. Ali pun melihat wajah Aisyah yang sangat nyenyak.


"Masya allah beruntungnya mas bisa mendapatkan kamu dek, Mas sayang sama kamu" ucap Ali sambil mengelus pipi Aisyah yang chubby.


" Mas Aisyah masuk dulu ya, jangan aneh2 kalau sudah beda kamar, awas kalau aneh2" ucap Aisyah sambil mengepal tangannya ke depan mukak Ali.


"Iya iya Mas gak akan aneh2, lagi pula disana kan cowok semua, masak iya mas aneh2" jawab Ali sambil mencubit pipi Aisyah.


"ishhhh ya kan kalau dikantor Mas, pasti kumpul sama ustdazah, disana kan ustadzahnya banyak yang suka sama Mas" ucap Aisyah sambil cemberut.


"Iya Dek, kamu harus percaya sama mas, dihati mas hanya ada kamu ya Khumairahku" jawab Ali.


Pipi Aisyah pun memerah karena ucapan Ali yang memanggilnya dengan kata KHUMAIRAH. "Yaudah Adek masuk dulu, Assalamualaikum ya habibi" ucap Aisyah sambil mencium punggung tangan Ali.


Diperjalanan Aisyah menuju ke kamarnya. Fatus sudah berada didepan pintu kamar Aisyah, ia pun mengernyitkan alisnya " kenapa Mbk Fatus ada disana mau apa dia" gumam Aisyah. Ia pun langsung menuju ke kamarnya yang dihalangi oleh Fatus.


"Stop.. ada hubungan apa lo dengan Ustad Ali hah" ucap Fatus dengan nada lumayan tinggi.


"Maksudny apa ya mbk" elak ku..

__ADS_1


"Hallah.... emangnya gue kagak tau apa saat lo ada di danau" ucap Fatus.


Aisyah pun kaget dengan ucapan Fatus


"kenapa ia bisa tau kalau aku ada didanau" gumam ku.


"Heh jawab malah bengong" ucap Fatus sambil menyentak Aisyah.


"Maaf, mbk mungkin salah orang saya tidak ada disana kan mbk tau kalau rumah saya jauh banget dari sini" jawab Aisyah dengan alasan, ia tidak ingin kalau pernikahannya diketahui oleh orang lain.


"Emangnya gue buta apa gak ngenali lo sama ustad Ali hah" ucap Fatus dengan amarahnya.


"Maaf mbk saya gak ngerti ucapan mbk, saya capek mau masuk dulu. Assalamualaikum" jawab Aisyah sambil membuka pintu kamarnya.


"Ingat ya, sampai lo deketin ustad Ali habis lo ama gue" ucap Fatus dengan ancamnya membuat Aisyah merinding diseluruh tubuhnya.


Fatus pun pergi ke kamar kemudian ia langsung mengobrak abrik kamarnya"Awas saja Lo syah, gue akan buat hidup lo sangat menderita" ucap Fatus dengan amarah, sampai teman kamarnya ketakutan karena ucapan Fatus.


Didalam kamar Aisyah termenung akan ucapan Fatus, ia tidak tau kenapa Fatus sangat membencinya pada hal ia tidak pernah ada masalah dengannya.


"Syah kamu kenapa?...Kok ngelamun kalau ada masalah cerita sama aku, mungkin aku bisa meringankan beban pikiranmu" ucap Shafira sambil memegang tangan Aisyah.


"Fir mbk Fatus ngancam aku, dia ingin menghancurkan aku fir hiks hiks..." jawab Aisyah dengan tangisan. Shafira pun langsung memeluk Aisyah, ia tau bahwa Fatus memang tidak menyukainya saat ia baru masuk di pesantren.


"Syah kamu jangan takut ya masih ada Allah kok yang ngelindungin kamu, dan aku juga akan selalu ada untukmu" ucap Shafira sambil mencoba menengkan Aisyah yang sudah menangis.


"Fir kalau mbk Fatus merencanakan sesuatu yang gak baik aku akan balas dia, biar tau rasanya gimana disakiti" ucap Aisyah dengan wajah memerah karena marah dengan Fatus.


"Syah dengerin aku ya, jika mbk Fatus ngelakuin yang gak baik ke kamu dan kamu membalasnya, itu sama saja kamu dengan disa syah. Kamu harus sabar ini ujian buat kamu, jangan pernah mau melawan seseorang yang sudah mengatai kamu, tapi do'akam dia agar dapat hidayah dari Allah" jawab Fira sambi mengusap air mata Aisyah.


Aisyah pun terdiam karena ucapan Fira dam mencoba untuk mencerna nya.


"Fir makasih ya sudah ngasih nasehat ke aku, kalau kamu tidak ada aku mungkin aku sudah balas dendam ke mbk Fatus, makasih banyak ya" ucap Aisyah sambil tersenyum dan memeluk Shafiran


" Iya sama2 Syah. Kita kan sebagai umat muslim harus saling mengingat kan satu sama lain. Udah tidur yuk udah malam nihhh aku capek banget" ucap Fira dengan dibalas anggukan oleh Aisyah.

__ADS_1


__ADS_2