Ku Temukan Permata Ku Di Kerajaan Kuno

Ku Temukan Permata Ku Di Kerajaan Kuno
opisode 22


__ADS_3

Chapter 28


ketika sang tuan tian ,sedang menahan gemas ,dan rindu pd istri kecilnya, tidak dgn pengawal li ,ia harus jadi kambing hitam tuannya .


di tempat lain ,orang yg membuat onar, malah sedang santainya mengayunkan kaki,di atas ranting pohon dgn mata terpejam.


derap kaki ,di bawah pohon bergema ,tapi tak mampu membuat sang empunya terusik, malah rambut panjang nya yg digulung asal2, jatuh tak terkendali ,membuat derap kaki itu seketika berhenti ,karena tiba2 rambut hitam menyapu indah, berkilau, lembut selembut sutra ,dgn tusuk rambut yg sang unik


berwarna keenasan.



kira2 ini ya gates contohnya

__ADS_1


pemimpin jalan dari sekelompok orang itu, tak lain tak bukan, ialah putra mahkota qin, atau kakak iparnya sendiri ,mereka pun terpaku ,melihat keindahan yg tiba2 menghalangi jalannya ,sambil meneliti kemana asal rambut yg menjuntai itu, mereka menengok keatas.


terpaku ,terkejut ,ternganga ,berbagai ekspresi mereka keluarkan.


tubuh ramping ,muka opal, hidung mancung kecil, bulu mata panjang lentik, bibir merah semerah ceri tipis dan alami, alis kecil tidak terlalu tebal dan tipis melengkung bagai bulan sabit tertutup rapat, kaki jenjang lentik, berayun ,gaun indah dgn selendang sutra sebiru langit ,dipadukan dgn gaun warna putih seputih salju ,dgn tangan yg mungil lentik jadi penyanggah, bagai dewi yg sedang tertidur di atas pohon persik.


gluk


meraka lansung mengalihkan pandangnya, karena yg di bawah menahan sesak, ingin segera dituntaskan.


pengawal bayangan yg dikhuskan menjaga nyonya mereka ,segera bertindak tampa menyentuh sang nyonya, mereka sudah bisa memindahkan tubuh ramping nan mungil itu, ke salah satu pohon, yg menjulang tinggi, dgn dahan yg kokoh ,di dekat sungai yg dang kal yg biasa membawa bencana.


hembusan angin begitu agak tak bisa, lelewati rombongan itu ,hingga tampa sadar, mereka menengok kedepan ,ada yg terasa aneh ,atau terasa ada suatu yg hilang, ya mereka blm sadar ,rambut panjang menyapu ,tergerai indah ,kini sudah tak ada lagi ,dgn sang empunya, dan sekian lama berpikir ,dan tampa sadar terpaku tampa melangkah.

__ADS_1


akhirnya ! mereka baru tersadar, benda yg menghalangi mereka ,sudah tak ada lagi di tempatnya ,mereka tampa sadar menengok keatas pohon itu ,hanya ranting kecil saja yg terlihat, hingga mereka mengira hanya ilusi yg baru saja di saksikannya.


"huffff... ,"mereka dgn serempak menghirup udara.


sambil geleng2 kepala, dan berlalu dari sana, melanjutkan perjalanan menuju tujuannya.


rombongan itu sudah sampai pd sore hari ,di tempat kejadian ,para tabib sudah menangani orang2 yg bisa mereka tangani .


setelah tenda2 terbangun , 2pangeran mahkota berkumpul, dgn pasukan masing2, untuk mengadakan rapat , mendiskusikan jalan keluarnya, tapi sampai mlm tiba, blm ada hasil yg memuaskan ,mlh kalo ada itu hanya sifat sementara, tidak ada yg bisa memberi solusi ,yg menjamin ,dan masuk akal,akhirnya mereka menyerah ,untuk mengisi perut mereka.


ketika 2 pangeran sedang berpikir menguras otaknya, tidak di dlm istana masing2, para menteri mulai saling menjatuh kan ,satu sama lain, huru hara mulai mendominasi, sedangkan, para pemimpinya sedang enak2 memuaskan hawa nafsunya, yg tak pernah puas2nya.


di dlm kediaman phonik, sang permain suri sedang berpikir keras ,menghadapi komplikasi ,dari mentri2yg ingin menjatuh kan putranya.

__ADS_1


"ibunda berharap, kalian berdua walaupun berjauhan ,saling mendukung, satu sama lain, dan saling menyayangi satu sama lain , " ucapnya lirih.


tak terasa air matanya, menetes ,menyapu riasan tebalnya, memperlihatkan keindahan ,pitur asli wajah opal yg imut nanenawan.


__ADS_2