
Chapter:37
tampa aba2 ,tiba2 ,sang putri dgn semberononya, ia duduk tampa alas, dgn baju putihnya yg bersih tampa noda.
semua yg melihatnya melongo ,dan ingin memperotes ,untuk menggunakan alas, namun diurung, karena sang putri tampa basa basi dgn lihai mengupas, dan membagi kecil2 bambu itu dan beberapa di sisihkan dgn ukuran yg di butuhkan.
salah satu karyanya ya gayes taruh saja ada gantungannya untuk di cantel
inilah yg kedua karyanya, yaitu lampu gantung, berbahan semua dari bambu, di rangkai sedemikian rupa ,mampu membuat orang tertarik dari unik kreaktif tersebut.
dan ini karya ketiganya yg mampu membuat orang penasaran
hingga sang putri mengisinya ,dgn tanah yg dicampur, dan menanam bunga yg di kumpul kan sambil merangkai sedemikian rupa,terakhir di hiasi bebatuan kecil menambah kesan menarik.
ini lagi karyanya, hingg mereka semakin kagum ,karena persis seperti guci, yg mahal, hanya orang kerajaan saja yg punya.
__ADS_1
sang pengawal bayangan ,yg melihat itu, mereka tersadar ,ternyata guci yg ada di rumah tuannya ,bukan semuanya terbuat dari bahan2 langka ,dan itu sudah disisihkan dgn rapi sesama bahannya, mereka baru sadar ada juga larangan menukar sembarangan, barang disana ,ternyata !!majikan mereka cukup unik ,dgn karyanya ,sesudah bangun dari tidur panjangya.
dilain tempat ,seseorang sedang memupuk rindu ,yg semakin hari membesar, membuat sang tuan tak tahan, hari2 yg di lalui membangun sebuah benteng yg tak kasat mata ,dgn pormasi yg rumit dan tentu kuat, dan tak lama lagi rumah megah bak hotel berdiri kokoh, dgn halaman luas di lapisan ke 12 hutan seram.
inilah rumah kokoh yg di bangun di lapisan12 hutan suram di lekapi dgn berbagai pasilitas yg lengkap
tangga menuju lantai bawah tanah
taman yg khusus di buat untuk istri tercinta
ruangan usus alat musik
__ADS_1
ini beberapa mainan lampu karya tuan tian sendiri
air mancur taruhlah di tengah2 tamannya ya gayes
ini dulu ya gayes semoga suka
setelah semuanya terasa cukup ,dan hampir selesai, rumah impian yg akan di persembahkan untuk istri tercintanya, bermodelkan monsiun di dunianya dulu, lengkap dgn pasilitas ,perpaduan antara kono dan moderen.
"dan lagi2 ia merasa rindunya, semakin hari epupuk dan tumbuh kokoh ,semakin harinya.
Chapter :38
"huffff ,"suara nafas lega pun terdengar, dari bibir mungil itu,senyum pun terbit ,sampai mata indah itu menyipit telihat .
"ldesa yg dulu, ketika baru sampai disana sangat memperhatinkan, kini sekarang kembali terbangun, dgn indah nya ,karena sang putri mewajibkan seruluh warga desa itu, tak terkecuali ,yg berpengaruh di desa itu, sama rata ,harus saling bahu membahu ,untuk memajukan desa mereka, hingga dgn berkumpul atau tepatnya rapat.
sang putri memberi saran, untuk kerja bakti, setiap sekali dlm seminggu ,dgn di bawah bimbingan para petinggi desa itu ,dan solusi itu bukan diterapkan desa itu saja, namun kalo bisa desa2 lainnya semua orang setuju dgn saran itu.
dan tidak itu saja ia memberi berbagai ide2 untuk diterapkan, yg telah ia pelajari ,dari sang suami ,hingga ia pun membeli beberapa tempat lahan kosong ,dgn bertepatan di pinggir sungai .
sebenarnya warga disana tidak mau dibeli ,karena tanah itu blm ada pemilik nya, namun dgn alasan yg masuk akal, yg di keluarkan sang putri ,mereka pun setuju ,dgn syarat mereka akan membantu sang putri, jika sang putri membutuh kan bantuan mereka.
__ADS_1