Ku Temukan Permata Ku Di Kerajaan Kuno

Ku Temukan Permata Ku Di Kerajaan Kuno
episode 16


__ADS_3

wus...


hah !!!


untung dengan sigap sang pangeran mahkota menangkap pinggang sang adeknya kalau tidak apa dikata bagaimana pun kuatnya kemampuan yang dimiliki jika sedang limbung atau lengah pasti celaka akan menimpanya.


seperti saat ini saking asiknya ia jadi ceroboh karena kewaspadaan pada diri sendiri tak ada karena lengah akhirnya ia terkejut begitu besar hingga ia akan terjatuh di ketinggian namun beberapa waktu ia memejamkan mata dan tak ada yang terasa sakit atau melayang ia pun sedikit demi sedik membuka matanya.


terpampanglah wajah tampan col kakak nya.


"hah! untung tidak jadi nyawaku melayang"dengan hembusan nafas berat dan tertekan.


pangeran mahkota mendengar kata yang keluar dari mulut adek bar barnya hanya geleng kepala tak berdaya.


"apakah kamu baik baik saja?"tanya pangeran mahkota dengan wajah dinginnya aeperti biasa.


"huffffff !nasip nasip punya saudara kaya es kutub "dengan langkah gontai dan wajah tak berdayanya.


berlalu di depan sang gegenya.


di kejauhan sosok melihat kejadian itu merasa benci dan cemburu dengan sosok bar bar yang di sebut mae mae.


sang putri yang merasa ada aura kebencian di tunjukan pada dirinya melirik sedikit dengan kempuan nya saat ini bisa dikatakan lumayan di mata sang suami tercintanya.


"huffff !ada ada saja masih orang seperti itu"berlalu dari sana menuju kediamannya.

__ADS_1


putra mahkota yang mempunya insting tak di bisa diremehkan pun merasa kan nya namun dengan memancing ikan yang lebih besar ia harus bersabar untuk menunggu waktu dimana umpanya tenggelam dan tak muncul2 karena pasti ikannya sudah dapat dan besar.


"hah siapa dalang dibalik kebincian terhadap mae mae kecil ku?"dan berlalu juga dari sana.


orang yang memandang mereka berdua tadi dengan penuh kebencian terutama sang putri merasa di atas awan karena ia mengira dua bersaudara itu tak tau .


sosok itu pun berlalu dari sana menjalankan misi selanjutnya.


"ha ha ha ha rencana ku ternyata tak sia sia masuk istana ini, tunggu kehancuran mu putri terbuang!! aku yang pantas mendapat gelar itu!"dengan kobaran kebencian yang sangat besar.


"sebentar lagi kau akan nangis darah!"teraenyum sinis.


ia tak menyadari kata katanya sudah di rekam tampa jejak sedikit pun oleh pengawal bayangan yang selalu di rugaskan oleh sang tuan muda tian/suami sang putri.


di perbatasan.


"tak tak tak "suara kaki melangkah


"tok tok tok"ketukan pintu.


"masuk !"singkat orang yang ada di dalam ruangan itu.


"hormat hamba tuan muda"membungkuk sedikit.


"katakan"tuan muda tian.

__ADS_1


berbalik .


"saya sudah mendapatkan apa yang tuan suruh"lapor bawan tuan muda tian.


Sambil mengulurkan tangan yang berisi sebuah perekam mini lengkap suara dan orangnya jelas tampa mencari kedua kalinya.


"hem! istirahatlah suruh yang lain juga . yang sudah istirahat penuh suruh menggantikan kelompok mu menjaga istri kecil ku!"sambil kembali pokus dengan pekerjaannya yang akan ia persiapkan ketika waktunya tiba .


"baik tuan muda"berlalu dari ruangan itu.


skip


di lantai 28


ya disini ya gayes penginapannya sudah jadi namun baru 95 persen karena persiapannya belum siap.


kembali pada tingkat 28


lif pun terbuka keluar lah sosok bertubuh tegap dan cukup tampan.


berjalan menuju ruangan tengah tempat biasa mereka berkumpul .


dan ternyata kelompok yang akan menggatiakannya sudah siap siap menjalankan perintah namun tak membuatnya heran karena itu sudah biasa dengan kebiasaan tuannya.


"berisirahatlah dengan tenang 'nyonya kecil pasti aman "berlalu dari hadapan teman sepejuangannya

__ADS_1


__ADS_2