
Chapter 36
tiba2 kain halus melambai2, menutupi wajah tampan, pangeran mahkota kerajaan qin, dgn sigap ,ia mendongak kemana arah kain panjang itu datang.
dan cukup terpaku, dgn pemandangan diatas sana ,tubuh mungil ramping begitu elok ,dgn balutan sutra putih ,kahasnya yg halus, terdapat renda 2 kecil ,membuatnya gelamor,di lengkapi selendang sutra yg panjang, nan halus ?melambai2 ,bak bidadari yg sedang terlelap ,menikmati halusnya semilir angin, walau tampak wajah itu tertutup ,namun tak mengurangi aura kuat yg melelehkan ,untuk semua kaum yg memandangnya ,rambut panjang tergerai indah dgn di selip senggel rambut yg bertahtakan mutiara, yg menjadi aksesoris yg ia pakai.
dgn kaki jenjang yg putih bersinar, disematkan sendal bulu yg halus ,berbentuk kelinci ,hasil karya sang suami tersayang, karena sang putri ,tampa sadar tidak menggantikan sendal yg ia pakai.
itu mampu membuat 2 pangeran itu ,merasa geli melihat sendal imut yg sang putri pakai.
ini ya sendal yg di pakai
dan ini bandonya
__ADS_1
kembali pd cerita :
2 pangeran itu tak mampu lagi menahan geli, hingga tubuh keduanya bergetar,begitupun ,semua orang yg ada disana.
sangat menggemas kan pikir mereka
"bu bu bu ,aku ingin punya seperti yg kakak cantik pakai ,"ucap keras sang anak permpuan kecil .(sambil penuh harap)
saking nyaringnya ,yg lagi enak2 kan mimpi indah ,terbangun karena kaget ,dan paling tidak elitnya ,ia terjun bebas, untung2 pangeran itu cepat tanggap ,dan kompak mengadah tangan mereka ,jadi pantat sang putri ,tidak jadi merasakan kerasnya tanah.
sang putri yg masih menutup mata, merasa aneh ,karena bukan tanah keras ,dan rasa sakit yg dirasakan, namun !tangan kekar ,yg halus, bak bantal dan rasa nyaman yg di dapatkan .
" i am sory ,"ucapnya.sambil mengangkat du jarinya.✌dengan cengengesan.
dan buru2 turun ,dari gendongan, 2 pangeran sekaligus .
kebayangin saja ya gayes
__ADS_1
dua pangeran itu masih dalam keadaan linlung, namun secapat mungkin ,mereka merubah eksperesi nya ,ke wajah mode datarnya.
"hem,"itu saja. yg keluar dari mulut keduanya.
"ayo ibu ibu, bapak2? adek2 manis, semangat untuk maju,"ucap sang putri .
memberi semangat sambil mengangkat ranting kayu kecil.
nah sudah kehabisan obat tu ,si nyonya tian hingga tingkah konyolnya bangkit kembali.
"la la la la ,ayo adek2, sini tolongin kakak cantik,imut ,menggemaskan ,untuk memindahkan kantong yg sudah berisi ini kepinggir,"ajak sang putri .
dgn raut wajah ,yg di perlihatkan menggemaskan mungkin ,eh tak taunya saja, mana ada orang ,yg bisa melihatnya ?kan tertutup kain.
semua anak2 pun berlari mendekat ,dan berkerja sama ,dgn kontrol sang putri ,sambil membantu ,mengangkut kantong2 yg sudah berisi tanah.
ibu2 dan semua yg melihatnya merasa bahagia ,haru jadi satu, ternyata ia tak memberi solusi saja, malah ia lansung terjun menyelesaikannya dgn senang hati.
__ADS_1
pembangunannya sudah hampir selesai ,dgn pentunjuk sang putri ,waktu itu sang putri luang kan, mengumpul anak2 ,untuk membawa potongan2 bambu sisa ,yg di pakai, dan mengumpulkan jadi satu, di dekat sang putri ,setelah potongan2 itu terkupul.
tampa aba2 tiba2.....