
□□□■■■■■■□□□
masih pada bab sebelumnya
"hah bisa bisanya, ia cepat sembuh, ****** itu mengap tidak mati saja?"makinya dalam hati.
"sambil menatap sinis ,ke arah tuan putri mahkota,"
"tuan muda tian ,yang menyadarinya lansung menatap arah orang tak tau malu itu ,dengan sekali perintah, sang pelayan di seret ke penjara bawah tanah ,dengan kasus: tak menghargai tuannya, malah ingin mengusik kebahagian orang lain,"
"bawah pelayan randahan itu ,yang tak diuntung,"suara perintah sang tuan muda tian, menggelegar mengejutkan semua orang disana, sampai suaranya keluar saking keras teriakannya,"
"hingga sang jendral saja, yang sedang melatih anak buahnya pun berlari terbirit birit, dengan pedang ditangannya yang mengkilap itu,"
"sang raja mendengar suara menantunya, pertama kali dengan tekenannya hampir meledak, ia pun mendekatinya, sambil mengelus punggung sang menantu, dan sang putri juga begitu, ia mengeratkan pelukannya sambil mengelus kasih ,sang suami,"
"tariklah auramu nak, nanti ibu mu, dan semua orang tak bersalah tak tahan lagi, dengan auranmu,"nasihat sang mertuanya.
"dan saat itulah, ia sadar ,dan mintak maaf pada semuanya, terutama sang istri ,sambil mengecup mesra sang istri ,dengan cueknya terhadap sekitar,"
"maaf yang mulia ,kelepasan, karena berani2nya pelayan rendahan itu ,menatap istri kecil ku ,dengan tatapan menjijikkan, sedangkan aku saja ,sebagai suami ,tak pernah menatapnya begitu ,"gumamnya.sambil memandang sang istrinya ,dengan pandangan yang entah seberapa bucinnya ia, pada sang istri kecilnya,"
__ADS_1
"sang raja dan sang permainsuri tersenyum, dengan kejujuran sang menantu,"
"dua pangeran itu, yang satunya bahagia, melihat kasih sayang, sang ipar yang diberikan sang adek, maka yang satunya, tersenyum kecut, tampa disadari, namun mata jeli sang tuan tian, tak pernah terpeleset,"
"setelah melihat senyuman pangeran mahkota tetangga itu ,sang tuan tian berkomunikasi lewat telepati ,dengan anak buahnya ,untuk menyelidiki kasus yang berkaitan dengan pangeran mahkota tetangga itu,"
"lo !aku berikanmu tugas, selidiki pangeran mahkota feng ,"perintahnya .lewat telapati.
"baik tuan siap laksanakan,"jawab sebrang dengan tegas.
"hem,waktunya 15 menit dari sekarang,"ucapnya .dengan singkat.
😴 putri.
khe khe khe ,"kekeh sang tuan tian .suara itu mampu menyisir orang. yang medengarnya, karena begitu seksi dan merdu,"
"sang raja dan rombongannya pun kembali ,ke istana utama ,tinggallah pasangan suami istri itu ,karena para pelayan pengawal ,dan juga sang dayang ,disuruh untuk keluar ,dari ruangan itu ,"
"setelah mereka semua keluar, tinggal lah, ia berdua dalam ruangan luas itu,"
"sang tuan muda tian pun ,menaruh sang putri lembut diatas peraduannya ,dan merapikan semua yang tidak rapi kelihatannya,"
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
di penjara bawah tanah
"lepas..."berotak sang pelayan baru.
"lepas kan ,aku tidak bersalah,"ucap nya lagi.
"awas ya ****** ,aku akan membalas mu,"teriaknya .prustasi
"dalam sel, sang pelayan tak lagi bisa membendung amarahnya ,yang kian memuncak,"
"ha ha ha, aku akan merebut suami mu ,putri mahkota sok berkuasa,"tawanya .disela2 perkataannya.
"dan aku akan merebut identitas mu, dari k3dudukan mu,haha ha tawanya bagai orang tak waras saja,"
"ketika sang pelayan, masih dalam kedaan kondisi tak baik2 saja, karena ganguan mental,"
...****************...
"maka di lain ia emosi ,dengan kebodohannya, yang tak menyelidikinya dulu sebelum percaya, pada kata orang,"
__ADS_1